Razia Rutan Ponorogo, 32 Orang Tes Urine, Seluruhnya Negatif Narkoba
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 54 menit yang lalu
- visibility 25
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo menggelar razia gabungan bersama TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN), Selasa (22/9/2026) malam. Razia menyasar seluruh kamar hunian warga binaan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan peredaran barang terlarang.
Karutan Ponorogo M. Agung Nugroho mengatakan, razia dilakukan di seluruh kamar hunian yang saat ini terisi. Dari total 23 kamar, sebanyak 18 kamar ditempati warga binaan dan seluruhnya diperiksa petugas.
“Alhamdulillah semalam kita sisir seluruh kamar hunian. Ada 23 kamar hunian, namun yang terisi ada 18 kamar. Kita sidak dan geledah semuanya. Hasilnya, alhamdulillah tidak ditemukan barang-barang terlarang berupa narkoba maupun handphone.”ujar Agung
Hasilnya, petugas tidak menemukan narkotika maupun handphone. Namun, masih ditemukan sejumlah barang yang dinilai tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian, seperti sendok stainless, piring, gelas, dan paku.Barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk dimusnahkan.
“Namun, ada barang-barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar, berupa piring, gelas, paku, dan lain-lain. Barang-barang tersebut kami sita untuk kemudian dimusnahkan.”tambah Agung
Menurut Agung, sejumlah barang tersebut dilarang bukan semata karena penggunaannya, tetapi karena berpotensi disalahgunakan dan membahayakan keamanan di dalam Rutan.
Untuk peralatan makan, misalnya, warga binaan diperbolehkan menggunakan sendok berbahan plastik. Sementara sendok stainless dinilai berpotensi dimanfaatkan sebagai benda berbahaya. Begitu pula dengan piring yang dapat dipecahkan dan berpotensi digunakan sebagai senjata.
Selain razia kamar, petugas juga melakukan tes urine secara acak. Dari sekitar 190 warga binaan, sebanyak 22 orang menjalani pemeriksaan. Tes tersebut dilakukan oleh BNN dan Satresnarkoba Polres Ponorogo, dengan sasaran yang lebih difokuskan pada warga binaan dengan perkara narkotika.
Sementara itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap 10 pegawai Rutan Ponorogo.Dengan demikian, total terdapat 32 orang yang menjalani tes urine dalam kegiatan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya negatif narkoba.
Agung menyebut razia dan tes urine merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan sekaligus menjaga Rutan Ponorogo tetap aman dan bersih dari narkotika maupun barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan.
“Untuk tes urine juga semalam dilaksanakan secara random oleh pihak BNN dan Satnarkoba Polres Ponorogo. Dari sekitar 190 narapidana, kami sampling 22 narapidana dan tahanan. Kemudian dari petugas ada 10 orang yang kami tes urine. Alhasil semuanya menunjukkan negatif dari narkoba.”kata Agung
Rutan Ponorogo juga akan terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, BNN, dan aparat penegak hukum lainnya melalui kegiatan deteksi dini dan pengawasan secara berkala.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Rutan Ponorogo dalam mewujudkan Zero HALINAR, yakni bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.(Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





