Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 147
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi Guru Honorer dan Staff SPPG, Foto : Gemini Ai

Sinergia | Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ironi justru dirasakan tenaga pendidik di daerah. Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar negeri Kabupaten Madiun mengaku hanya menerima upah Rp. 250 ribu per bulan.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional diketahui akan mengangkat sekitar 32.000 pegawai inti SPPG yang terdiri dari kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan menjadi PPPK guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.

Namun, kebijakan tersebut dinilai bertolak belakang dengan kondisi tenaga pendidik di sekolah negeri. MY, guru PAI berinisial yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan kisah pilunya setelah mengabdi sejak 2021.

“Sekarang bukan disebut guru honorer atau sukwan, tapi relawan. Gaji yang saya terima hanya Rp250 ribu per bulan,” ujar MY kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

MY mengajar selama dua jam per hari atau setara empat jam pelajaran, dengan durasi 30 menit per jam pelajaran. Selain upah pokok tersebut, ia hanya menerima tambahan penghasilan jika terlibat dalam kegiatan di luar kelas.

“Ada tambahan kalau mendampingi siswa outbound, rekreasi, atau lomba,” katanya.

Pendapatan dari mengajar diakui tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Untuk menyambung hidup, MY terpaksa membuka usaha sampingan jual beli suku cadang sepeda motor serta menjadi pelatih hadrah. Ironisnya, MY bukan tenaga pendidik tanpa kualifikasi. 

Ia telah mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan mengantongi Sertifikat Pendidik (Serdik). Meski demikian, statusnya hingga kini masih sebatas relawan tanpa kepastian pengangkatan.

“Saya ikhlas, niatnya ibadah. Apalagi saya berlatar belakang pondok pesantren,” ungkapnya.

Kondisi MY bukan kasus tunggal. Masih terdapat sejumlah tenaga pendidik relawan di sekolah negeri Kabupaten Madiun yang menerima upah jauh dari kata layak.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kabupaten Madiun, Suroso, mengakui persoalan tersebut. Menurutnya, banyak sekolah saat ini mengalami kekurangan guru.

“Mau bagaimana lagi, tenaga mereka sangat dibutuhkan. Anak-anak tetap harus belajar demi kemajuan bangsa,” kata Suroso saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Terkait sumber upah para guru relawan, Suroso menyebut tidak ada anggaran khusus dari pemerintah. Gaji yang diterima para relawan berasal dari patungan para guru di masing-masing sekolah.

“Biasanya guru-guru patungan setiap bulan untuk membantu gaji relawan,” pungkasnya.

Situasi ini kembali memunculkan pertanyaan publik soal keadilan kebijakan pengangkatan ASN, khususnya di sektor pendidikan, di tengah kebutuhan guru yang mendesak di daerah. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Maospati, Dua Tewas dan Tiga Luka

    Dua Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Maospati, Dua Tewas dan Tiga Luka

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Jalur Ngawi–Maospati kembali menelan korban jiwa. Dalam rentang waktu kurang dari tiga jam, dua kecelakaan beruntun terjadi di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Rabu (24/9/2025) malam. Dua orang meninggal dunia di lokasi, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di Jalan Raya […]

    Bagikan
  • Tahun Baru di Kota Madiun, Ini Yang Harus Diperhatikan

    Tahun Baru di Kota Madiun, Ini Yang Harus Diperhatikan

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 2
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kota Madiun menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin menikmati momen Tahun Baru 2025. Terutama dengan gemerlap lampu dan ikon dunia yang ada di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun. Tak ketinggalan, keramaian di Alun-Alun Kota Madiun yang setiap tahunnya menyajikan pesta kembang api. Untuk merayakan pergantian tahun 2024 […]

    Bagikan
  • Aston Madiun Gelar Ajang Kompetisi Perhotelan, Jaring Bakat Generasi Muda

    Aston Madiun Gelar Ajang Kompetisi Perhotelan, Jaring Bakat Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perkembangan kebutuhan industri perhotelan terhadap sumber daya manusia yang tidak hanya terampil secara teori, tetapi juga siap kerja secara praktik. Kali ini, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan fave hotel Madiun menghadirkan ajang kompetisi edukatif, yaitu Bed Making Competition dan Cooking Competition 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen […]

    Bagikan
  • Wisatawan Asal Ponorogo Meninggal Mendadak di Telaga Sarangan

    Wisatawan Asal Ponorogo Meninggal Mendadak di Telaga Sarangan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketenangan lokasi wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, terusik dengan insiden mengejutkan pada Minggu (9/11/2025) siang. Seorang wisatawan asal Ponorogo, Wahyu Eko Apriliyono (34), ditemukan tak sadarkan diri di pinggir jalan kawasan tikungan selatan Hotel Kintamani. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Plaosan, namun nyawanya tak tertolong. Peristiwa itu bermula saat Wahyu datang […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan dengan rutin melakukan servis kendaraan. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor. Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menegaskan bahwa pemerintah daerah turut berkontribusi dalam upaya menyelamatkan generasi mendatang […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Belum Boyongan Ke Muda Graha, Kabag Umum : Mencari Hari Baik

    Bupati Madiun Belum Boyongan Ke Muda Graha, Kabag Umum : Mencari Hari Baik

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ada yang cukup aneh atau janggal terkait hingga hari ini Bupati Madiun Hari Wuryanto ternyata belum juga boyongan ke pendopo Muda Graha. Informasi yang beredar kabarnya belum ready untuk di tempati Bupati berserta keluarga. Kepala Prokopim Pemkab Madiun Toni Eko Prasetyo membenarkan jika Bupati belum stay di Muda Graha. Toni […]

    Bagikan
expand_less