Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

37 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
37 warga binaan dengan kategori risiko tinggi dipindahkan dari sejumlah lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur ke Lapas Super Maksimum Security di Pulau Nusakambangan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 37 warga binaan dengan kategori risiko tinggi dari sejumlah lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur resmi dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Security di Pulau Nusakambangan, Minggu (28/07/2025).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiono, mengungkapkan bahwa seluruh warga binaan tersebut dipindahkan setelah melalui proses asesmen, penyidikan, dan penyelidikan yang menyatakan mereka berpotensi tinggi mengganggu keamanan dan merusak program pembinaan di lapas asal.

“Mereka adalah warga binaan yang dinilai berisiko tinggi, baik karena potensi gangguan keamanan maupun dampak negatif terhadap warga binaan lain. Pemindahan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga ketertiban dan keamanan lapas,” ujar Kadiono.

Pemindahan dilakukan oleh tim gabungan dari pengamanan intelijen dan kepatuhan internal Ditjenpas, bekerja sama dengan Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur dan jajaran Polda Jawa Timur. Adapun warga binaan tersebut berasal dari sejumlah lapas, yaitu Lapas Kelas I Madiun, Lapas Kelas I Surabaya, Lapas Lamongan, dan Lapas Pamekasan. Kadiono menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari program “Zero Halinar” (Handphone, Pungli, dan Narkoba) serta upaya penegakan disiplin di lingkungan pemasyarakatan.

“Siapa pun yang terbukti melanggar tata tertib, termasuk petugas, akan diberi sanksi tegas. Tindakan pelanggaran seperti penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan HP ilegal sangat berdampak buruk bagi sistem pembinaan,” tambahnya.

Kadiono juga menyatakan bahwa pemindahan ini bukan sekadar tindakan hukuman, tetapi juga bagian dari strategi pembinaan khusus bagi warga binaan berisiko tinggi agar mereka dapat berubah ke arah yang lebih positif.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Batu Nusakambangan yang juga Koordinator Wilayah Nusakambangan, Irfan, menjelaskan bahwa 37 warga binaan tersebut akan ditempatkan di beberapa lapas dengan tingkat pengamanan tinggi, seperti Lapas Karang Anyar, Lapas Gladakan, Lapas Ngaseman, dan Lapas Besi.

“Kami akan menerapkan pola pembinaan dan pengamanan sesuai tingkat risiko mereka. Kami juga bekerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Nusakambangan dalam melakukan asesmen perilaku untuk mendukung perubahan sikap para warga binaan,” ujar Irfan.

Ia menambahkan, redistribusi warga binaan ini merupakan bagian dari program akselerasi Kementerian Hukum dan HAM, khususnya di bidang pemasyarakatan, sesuai arahan Menteri Agus Andrianto dan Dirjen Pemasyarakatan, Mashudi.

“Tidak ada yang boleh mencederai marwah Pemasyarakatan,” tegas Irfan.

Hingga saat ini, tercatat hampir 1.100 warga binaan kategori risiko tinggi dari berbagai daerah telah dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Security Nusakambangan. Mereka mayoritas merupakan narapidana kasus narkotika, terorisme, serta pelanggaran berat lainnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun terus berupaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Salah satu terobosan terbaru yang diluncurkan adalah inovasi “Sarapan Pecel” atau Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, yang memungkinkan warga mengurus dokumen kependudukan langsung dari kantor desa. Program ini diperkenalkan beriringan dengan kegiatan Bahana […]

    Bagikan
  • BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan dua sampel kerupuk yang diduga mengandung bahan berbahaya boraks saat melakukan pemeriksaan makanan berbuka puasa di Kabupaten Madiun, Kamis (5/3/2026). Pemeriksaan dilakukan di kawasan Alun-Alun Caruban, tepatnya di sepanjang Jalan MT Haryono, Kecamatan Mejayan, yang menjadi salah satu pusat penjualan takjil selama […]

    Bagikan
  • Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Tim SAR gabungan berhasil menemukan M. Maulana Rifai (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore setelah dua hari proses pencarian dilakukan. Korban yang merupakan santri Pondok Pesantren […]

    Bagikan
  • Long Weekend HUT ke-81 RI, 56.787 Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 7 Madiun

    Long Weekend HUT ke-81 RI, 56.787 Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 7 Madiun

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sebanyak 56.787 pelanggan menggunakan layanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun selama periode 14 hingga 18 Agustus 2026. Jumlah tersebut mencakup penumpang yang berangkat maupun tiba di sejumlah stasiun di wilayah Daop 7 Madiun. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan dari total tersebut, sebanyak 28.482 […]

    Bagikan
  • Kembali Terjadi ! Diduga Keracunan menu MBG, Puluhan Siswa di Mantingan Dilarikan ke Puskemas

    Kembali Terjadi ! Diduga Keracunan menu MBG, Puluhan Siswa di Mantingan Dilarikan ke Puskemas

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Kali ini, puluhan siswa dari berbagai sekolah dan pondok pesantren di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, harus mendapat perawatan medis setelah mengalami gejala keracunan makanan, Kamis (4/12/2025). Mereka diketahui menyantap hidangan MBG sehari sebelumnya, Rabu (03/12/2025). Hingga pukul 12.00 WIB, lebih dari 40 anak […]

    Bagikan
  • Aksi Kilat Maling Spion Mobil di Ponorogo, Korban Merugi Jutaan Rupiah

    Aksi Kilat Maling Spion Mobil di Ponorogo, Korban Merugi Jutaan Rupiah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian spion mobil terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo dan terekam kamera CCTV. Pelaku yang beraksi seorang diri tampak profesional karena hanya menggunakan tangan kosong untuk melepas spion kendaraan dalam waktu singkat. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jaksa Agung, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Dalam rekaman […]

    Bagikan
expand_less