Polres Magetan Siapkan Langkah Tegas Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 16
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Magetan mulai memperketat pengawasan terhadap sejumlah aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum. Fenomena perang sarung, balap lari liar, hingga penggunaan sound horeg menjadi perhatian khusus karena dianggap kerap menciptakan keresahan.
Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, mengatakan bahwa jajarannya sudah menyiapkan langkah antisipasi sejak jauh hari untuk memastikan situasi tetap aman, terutama pada waktu malam hingga menjelang sahur.
Ia menjelaskan, perang sarung dan balap lari liar biasanya mulai muncul pada jam-jam rawan. Aksi tersebut bahkan sering dilakukan di ruas jalan raya sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan keselamatan.
“Bapak Kapolres sudah membahas ini bersama seluruh jajaran. Intinya, kami sepakat melakukan pencegahan supaya kegiatan-kegiatan yang dilarang tidak sampai terjadi,” ungkapnya.
Untuk menekan potensi gangguan, seluruh polsek di bawah Polres Magetan mendapat instruksi untuk meningkatkan patroli rutin. Titik-titik yang kerap dijadikan tempat berkumpul para remaja akan menjadi fokus pemantauan, terutama menjelang waktu sahur.
Selain perang sarung dan balap liar, polisi juga mengawasi kegiatan membangunkan sahur yang dilakukan secara berlebihan, termasuk penggunaan pengeras suara dengan volume tinggi hingga larut malam.
Dodik menegaskan bahwa polisi tidak melarang masyarakat menjalankan tradisi Ramadan, selama dilakukan sewajarnya dan tidak mengganggu ketertiban. Bila ditemukan aktivitas yang meresahkan, petugas akan bertindak sesuai prosedur.
“Kami berharap para orang tua ikut menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang bisa merugikan diri mereka sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, Polres Magetan juga mewaspadai potensi kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadan. Satgas Pangan dilibatkan untuk memantau distribusi dan memastikan harga tetap terkendali.
Menurut Dodik, pengawasan ini penting agar tidak muncul spekulan yang memanfaatkan momen Ramadan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.
“Kami sudah menjalankan langkah antisipasi, termasuk memonitor perkembangan harga kebutuhan pokok bersama Satgas Pangan agar tidak terjadi lonjakan yang melampaui aturan,” tuturnya.
Polres Magetan berharap suasana Ramadan dapat berjalan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menciptakan situasi yang kondusif sepanjang bulan suci.(Kusnanto).
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Kris


