Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 289
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi alat bantu dengar, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Tren masyarakat membeli alat bantu dengar secara daring semakin marak. Banyak yang berharap solusi instan untuk gangguan pendengaran dengan membeli alat tersebut melalui marketplace, bahkan dengan harga tinggi. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko besar jika dilakukan tanpa konsultasi tenaga medis.

Hal ini ditegaskan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL Subsp.N.O (K), dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dalam kegiatan workshop kesehatan di Kecamatan Kawedanan, Sabtu (19/07/2025).

“Alat bantu dengar bukan barang yang bisa dipakai sembarangan. Harus ada proses uji coba dan penyesuaian kekuatan suara oleh tenaga medis. Ini bukan seperti beli earphone,” jelas dr. Rosa.

Ia menyamakan proses pemilihan alat bantu dengar dengan memilih pakaian. Ukurannya harus pas, dan kenyamanannya wajib diuji langsung bersama pasien.

“Kalau kekuatannya terlalu besar bisa menyakitkan, kalau terlalu kecil tidak akan membantu. Sama seperti memilih baju, harus pas ukurannya. Tidak bisa asal beli lalu langsung dipakai,” lanjutnya.

Menurutnya, baik alat bantu dengar yang dibeli mandiri maupun yang diperoleh dari program pemerintah, tetap membutuhkan penyesuaian teknis. Tahapan ini melibatkan komunikasi dua arah antara pasien dan tenaga medis untuk menyesuaikan pengaturan alat.

“Tenaga medis akan menyesuaikan pengaturan volume sambil memantau respons pasien. Kalau muncul suara mendengung, nyeri, atau tidak nyaman, berarti perlu evaluasi ulang,” ujarnya.

Dr. Rosa juga mengingatkan bahwa penggunaan alat bantu dengar yang tidak sesuai justru dapat memperburuk kondisi pendengaran. “Kalau dipaksakan, bisa memicu iritasi, infeksi, bahkan memperparah kerusakan telinga. Jadi bukan hanya soal bisa mendengar, tapi bagaimana mendengar dengan aman dan benar,” tegasnya.

Dengan meningkatnya akses masyarakat terhadap alat bantu dengar, dr. Rosa mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan tidak tergesa-gesa. Konsultasi medis sebelum membeli adalah langkah penting untuk memastikan alat tersebut benar-benar sesuai dan bermanfaat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes-PPKB Lakukan Cek Kesehatan bagi Pemulung dan Petugas Kebersihan

    Dinkes-PPKB Lakukan Cek Kesehatan bagi Pemulung dan Petugas Kebersihan

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) menggelar kegiatan cek kesehatan bagi para petugas kebersihan dan pemulung yang bekerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo maupun di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Madiun, Selasa (30/07/2025). Sebanyak 103 orang mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan […]

    Bagikan
  • Tutup Sementara, SPPG Cinta Anak Klecorejo Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

    Tutup Sementara, SPPG Cinta Anak Klecorejo Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mengambil sikap pasca insiden puluhan anak keracunan usai menyantap nasi goreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (27/11/2025) lalu. Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Anak Klecorejo yang mendistribusikan makanan tersebut sementara waktu ditutup. Penutupan diberlakukan mulai Jumat (28/11/2025) hingga batas waktu yang belum […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Gembleng 30 Anggota Satlinmas, Bekali Kemampuan Ketertiban hingga Pertolongan Darurat

    Satpol PP Madiun Gembleng 30 Anggota Satlinmas, Bekali Kemampuan Ketertiban hingga Pertolongan Darurat

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar pembinaan bagi anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari desa-desa se-Kabupaten Madiun. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026, di Markas Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim di Madiun. Sebanyak 30 anggota Satlinmas mengikuti pembinaan yang […]

    Bagikan
  • Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan resmi meluncurkan inovasi layanan digital berupa aplikasi SI PAK HER (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Hemat, Efektif, dan Responsif). Aplikasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Peluncuran aplikasi tersebut juga diiringi dengan hadirnya layanan […]

    Bagikan
  • Mengenal Lebih Dekat Dengan Pokdarwis Kenongo Sehati Kelurahan Winongo

    Mengenal Lebih Dekat Dengan Pokdarwis Kenongo Sehati Kelurahan Winongo

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun telah terbentuk Kelurahan Wisata atau Kawista dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kenongo Sehati. Salah satu kegiatannya yakni membatik di WMH Batik yang berada di Jalan Gajah Mada Kota Madiun. Ini merupakan gagasan Pemerintah Kota Madiun sebagai upaya untuk menciptakan destinasi wisata di setiap kelurahan. […]

    Bagikan
  • Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun, Dinas Sosial (Dinsos) setempat mulai melakukan pendataan awal calon peserta didik. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan saat pembangunan fisik rampung sesuai target pemerintah pusat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriadi mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program […]

    Bagikan
expand_less