Berita Terkini
Trending Tags

Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • visibility 147
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi alat bantu dengar, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Tren masyarakat membeli alat bantu dengar secara daring semakin marak. Banyak yang berharap solusi instan untuk gangguan pendengaran dengan membeli alat tersebut melalui marketplace, bahkan dengan harga tinggi. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko besar jika dilakukan tanpa konsultasi tenaga medis.

Hal ini ditegaskan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL Subsp.N.O (K), dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dalam kegiatan workshop kesehatan di Kecamatan Kawedanan, Sabtu (19/07/2025).

“Alat bantu dengar bukan barang yang bisa dipakai sembarangan. Harus ada proses uji coba dan penyesuaian kekuatan suara oleh tenaga medis. Ini bukan seperti beli earphone,” jelas dr. Rosa.

Ia menyamakan proses pemilihan alat bantu dengar dengan memilih pakaian. Ukurannya harus pas, dan kenyamanannya wajib diuji langsung bersama pasien.

“Kalau kekuatannya terlalu besar bisa menyakitkan, kalau terlalu kecil tidak akan membantu. Sama seperti memilih baju, harus pas ukurannya. Tidak bisa asal beli lalu langsung dipakai,” lanjutnya.

Menurutnya, baik alat bantu dengar yang dibeli mandiri maupun yang diperoleh dari program pemerintah, tetap membutuhkan penyesuaian teknis. Tahapan ini melibatkan komunikasi dua arah antara pasien dan tenaga medis untuk menyesuaikan pengaturan alat.

“Tenaga medis akan menyesuaikan pengaturan volume sambil memantau respons pasien. Kalau muncul suara mendengung, nyeri, atau tidak nyaman, berarti perlu evaluasi ulang,” ujarnya.

Dr. Rosa juga mengingatkan bahwa penggunaan alat bantu dengar yang tidak sesuai justru dapat memperburuk kondisi pendengaran. “Kalau dipaksakan, bisa memicu iritasi, infeksi, bahkan memperparah kerusakan telinga. Jadi bukan hanya soal bisa mendengar, tapi bagaimana mendengar dengan aman dan benar,” tegasnya.

Dengan meningkatnya akses masyarakat terhadap alat bantu dengar, dr. Rosa mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan tidak tergesa-gesa. Konsultasi medis sebelum membeli adalah langkah penting untuk memastikan alat tersebut benar-benar sesuai dan bermanfaat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia Ngawi – Puluhan rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, mengalami kerusakan setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Senin (2/3/2026) sore. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa menit setelah warga menyaksikan fenomena pusaran angin di langit, yang mereka sebut sebagai Cleret Tahun. Dalam rekaman video milik warga, terlihat pusaran angin berada […]

    Bagikan
  • Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Peristiwa tragis terjadi di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Sungai Bengawan Solo yang memisahkan Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, dengan Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan hanyut terseret arus deras pada Senin siang, (30/06/2025). Korban berinisial D.Tb […]

    Bagikan
  • Puluhan Dosen PNM Ikut Aksi Demonstrasi ke Jakarta Tuntut Pencairan Tukin Bersama ADAKSI

    Puluhan Dosen PNM Ikut Aksi Demonstrasi ke Jakarta Tuntut Pencairan Tukin Bersama ADAKSI

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Puluhan Dosen Politeknik Negeri Madiun (PNM) menggelar aksi tuntutan pencairan tunjangan kinerja bersama  seluruh dosen ASN yang tergabung dalam Aliansi Dosen ASN Kemendiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) Senin (03/02/2025). Mereka bertekad memperjuangkan haknya dengan satu suara menuntut pemerintah segera membayarkan tunjangan kinerja bagi dosen ASN di lingkungan kerja Kemendiktisaintek tahun 2025. Koordinator […]

    Bagikan
  • Kemenhaj Kota Madiun Pantau Situasi Timur Tengah, Harap Biro Umroh Tunda Keberangkatan

    Kemenhaj Kota Madiun Pantau Situasi Timur Tengah, Harap Biro Umroh Tunda Keberangkatan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Situasi kawasan Timur Tengah kian memanas dampak konflik Israel-Amerika dengan Iran. Hal itu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, khususnya umat muslim yang akan ataupun tengah menjalankan ibadah umroh ke Tanah Suci. Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) RI telah memberikan sejumlah himbauan menyikapi situasi konflik tersebut. Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Setelah 17 Tahun Menanti, Juru Parkir dan Pedagang Warung Ini Siap Berangkat Haji

    Setelah 17 Tahun Menanti, Juru Parkir dan Pedagang Warung Ini Siap Berangkat Haji

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harapan Ujud Pranoto dan Sariyati untuk bisa menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci akhirnya terwujud. Setelah mendaftar sejak tahun 2008, pasangan suami istri asal Kelurahan Ngegong, Kota Madiun ini dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada 16 Mei 2025 mendatang. Pasangan ini dikenal sebagai warga sederhana. Ujud sehari-hari bekerja sebagai juru […]

    Bagikan
  • Dugaan Kasus Rasuah Proyek Kolam Renang, Kejari Segera Tetapkan Tersangka 

    Dugaan Kasus Rasuah Proyek Kolam Renang, Kejari Segera Tetapkan Tersangka 

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – 3 Perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun secara bertahap mulai ada penetapan tersangka. Dalam waktu dekat penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun segera menetapkan tersangka kasus dugan rasuah terkait pembangunan dua kolam renang yang mangkrak senilai Rp 1,5 miliar. Pembangunan dua kolam […]

    Bagikan
expand_less