Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Santri Ponpes Al-Hijrah Ngawi Masih Jalani Perawatan Usai Keracunan MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 257
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Santri Ponpes Al-Hijrah tampak masih terkapar lemas di Puskesmas Padas, (15/4/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Sebanyak 30 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hijrah, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, hingga Minggu (15/2/2026) siang masih menjalani perawatan medis akibat dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG). Para pasien tersebar di tiga puskesmas dan satu rumah sakit rujukan.

Puskesmas Padas menjadi fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien terbanyak. Sebanyak 19 santri masih dirawat setelah sebelumnya menangani 36 pasien. Berdasarkan keterangan pihak puskesmas, mayoritas pasien menunjukkan perkembangan positif.

Rencananya, 16 dari 19 pasien dijadwalkan pulang untuk melanjutkan rawat jalan. Sementara itu, tiga pasien lain masih harus mendapatkan observasi lanjutan karena masih mengalami gejala mual dan pusing.

Image Not Found
Dokter memantau kondisi Santri korban keracunan MBG, (15/2/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Puskesmas Kasreman merawat 4 pasien, dari sebelumnya 12 pasien. Puskesmas Ngawi Purba hanya menangani 3 pasien, turun dari 10 pasien sehari sebelumnya dan RSUD dr. Soeroto Ngawi masih merawat 4 pasien, dari total awal 9 pasien.

Orang tua para santri mulai berdatangan ke Ponpes Al-Hijrah sejak Minggu pagi. Namun pihak media tidak diperbolehkan memasuki area pondok. Sejumlah wali santri mengaku lega melihat kondisi anak mereka mulai pulih, meski belum mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.

“Anak saya sudah membaik, jadi saya putuskan untuk membawanya pulang. Soal penyebabnya apa, saya sendiri belum tahu pasti, yang penting kondisinya sudah pulih,” ujar Tutik, salah satu orang tua santri.

Dari pihak medis, Puskesmas Padas memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur. “Dari total 36 pasien awal, kini tinggal 19 yang masih kami tangani. Sebagian besar kondisinya sudah stabil dan 16 pasien rencananya diperbolehkan pulang siang ini. Tiga lainnya tetap kami rawat karena masih ada gejala lanjutan,” jelas Kepala Puskesmas Padas, dr. Zain Ratna Priyanto.

Sementara itu, SPPG Karangtengah Prandon, lokasi yang menyediakan MBG untuk para santri, tampak sepi tanpa aktivitas. Sebelumnya, 67 santri mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan tersebut pada Sabtu (14/2/2026) siang. Hingga kini pihak terkait masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan penyebab keracunan yang menimpa para santri. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah pohon pasang berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Sarangan–Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa hujan berintensitas ringan yang mengguyur wilayah Plaosan […]

    Bagikan
  • Pengumpulan Koper CJH Kota Madiun 2026 Tuntas, 230 Koper Dikirim ke Embarkasi Surabaya

    Pengumpulan Koper CJH Kota Madiun 2026 Tuntas, 230 Koper Dikirim ke Embarkasi Surabaya

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun telah mengumpulkan koper keberangkatan di Asrama Haji pada Minggu (26/4/2026). Seluruh koper dijadwalkan diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya pada siang hari setelah proses pengumpulan selesai. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun, Datik Ardiyah, menyampaikan bahwa proses pengumpulan koper dimulai sejak […]

    Bagikan
  • Dua Desa di Ponorogo Ditetapkan Zona Merah Longsor, Belasan Jiwa Terancam

    Dua Desa di Ponorogo Ditetapkan Zona Merah Longsor, Belasan Jiwa Terancam

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menetapkan dua desa sebagai zona merah rawan tanah longsor. Dua wilayah tersebut yakni Desa Banaran, Kecamatan Pulung, dan Desa Talun, Kecamatan Ngebel. Penetapan status tersebut dilakukan setelah adanya identifikasi dari tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menilai kondisi geografis kedua desa berada […]

    Bagikan
  • Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penunjukan Agus Sugiarto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo memunculkan pertanyaan publik. Apakah ini menjadi awal pembenahan birokrasi, atau sekedar langkah transisi di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih? Seperti diketahui, kursi Sekda sempat kosong setelah Agus Pramono tersandung kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi. Kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut […]

    Bagikan
  • Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Panen kentang di Plaosan, Kabupaten Magetan, yang biasanya membawa harapan besar bagi petani, justru berubah menjadi beban. Supriyono, petani asal Desa Pacalan, hanya bisa pasrah melihat kentang di lahannya mulai membusuk karena tidak kunjung diambil oleh pabrik mitra. “Lahan hampir satu hektare saya terancam sia-sia. Pabrik cuma menyerap sekitar 40 persen […]

    Bagikan
  • PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua kejadian tanah longsor yang terjadi berdekatan di kawasan Wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Kamis (15/1/2026) dan Sabtu (17/1/2026). Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Diana Sasa meminta Pemerintah Kabupaten Magetan mengambil langkah cepat dan terukur untuk menjamin keselamatan warga maupun wisatawan. Menurutnya, kawasan Sarangan memasuki periode rawan bencana seiring tingginya […]

    Bagikan
expand_less