Pemkab Madiun Gelar Pasar Murah di Kare, Warga Berburu Beras dan Minyak Murah
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 107
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Ratusan warga Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun memadati operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun di Kantor Desa Cermo, Kamis (21/5/2026). Warga rela mengantre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat membeli berbagai komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bawang putih hingga cabai rawit dengan harga subsidi.
Salah seorang warga, Monika, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut karena selisih harga yang ditawarkan cukup signifikan dibandingkan harga di pasaran.
“Selisihnya hampir Rp 2 ribu lebih per item. Sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Ini pertama kali saya belanja di pasar murah, syaratnya juga mudah hanya membawa KTP,” ujar Monika.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun, Budi Santoso, mengatakan pasar murah rutin digelar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menekan inflasi daerah menjelang Hari Raya Iduladha.
Menurutnya, pemerintah menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dalam operasi pasar tersebut, di antaranya beras 1,5 ton, gula 900 kilogram, minyak goreng 900 liter, telur 300 kilogram, bawang putih 150 kilogram, dan cabai rawit 10 kilogram.

“Harga yang kami jual sudah mendapat subsidi sekitar Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu per item agar lebih terjangkau bagi masyarakat,” kata Budi.
Dalam pasar murah itu, beras dijual Rp 59.500 per 5 kilogram, minyak goreng Rp 18 ribu per liter, gula Rp 14.500 per kilogram, dan telur ayam Rp 21.500 per kilogram. Sementara bawang putih dijual Rp 10 ribu per 500 gram serta cabai rawit Rp 4.500 per ons.
Budi menjelaskan setiap warga hanya diperbolehkan membeli satu paket sembako menggunakan satu KTP. Paket tersebut berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula 2 kilogram, telur 1 kilogram, bawang putih 500 gram, serta cabai rawit 1 ons.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme warga menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok murah masih cukup tinggi, terutama menjelang Iduladha.
“Sejak pagi warga sudah datang dan mengantre. Kegiatan pasar murah ini akan digelar bergiliran di beberapa kecamatan lainnya di Kabupaten Madiun,” pungkasnya. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





