Berita Terkini
Trending Tags

Dugaan Keracunan MBG di SDN Kawedanan 2 Masih Diselidiki, Dinkes Lakukan Tracing ke Belasan Siswa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 283
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dugaan keracunan MBG masih dalam penyelidikan petugas kesehatan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kawedanan 2, Kabupaten Magetan, masih dalam tahap penyelidikan. Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Kawedanan kini melakukan pelacakan terhadap sedikitnya 15 siswa yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, demam, hingga lemas.

Kepala SDN Kawedanan 2, Sugeng Purwanto, menegaskan informasi yang berkembang terkait dugaan keracunan MBG belum dapat dipastikan kebenarannya. Pasalnya, kondisi siswa yang dilaporkan sakit memiliki gejala yang berbeda-beda.

“Anak-anak yang terdata sakit itu keluhannya tidak sama. Ada yang demam, pilek, mual, bahkan ada yang sejak pagi memang sudah mengeluh sakit dari rumah. Jadi belum bisa langsung disimpulkan keracunan MBG,” kata Sugeng, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Kawedanan begitu menerima laporan adanya sejumlah siswa yang tidak masuk sekolah maupun dipulangkan lebih awal karena kondisi kesehatan menurun.

Sugeng berharap masyarakat tidak terpancing isu yang belum terverifikasi dan tetap menjaga situasi sekolah tetap kondusif agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

“Kami ingin suasana tetap tenang dan kondusif. Yang terpenting sekarang adalah kesehatan anak-anak serta menunggu hasil pemeriksaan resmi dari petugas kesehatan,” ujarnya.

Ia juga memastikan pengawasan terhadap makanan dan jajanan di lingkungan sekolah selama ini rutin dilakukan bersama pihak Puskesmas. Pengelola kantin sekolah disebut telah mendapatkan arahan terkait standar keamanan pangan bagi siswa.

“Kalau kantin sekolah selalu kami pantau bersama Puskesmas. Tetapi untuk jajanan di luar lingkungan sekolah memang tidak bisa sepenuhnya kami kontrol,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kawedanan, Siti Maifuroh, mengatakan tim kesehatan kini tengah melakukan screening dan pendataan secara langsung terhadap para siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sumber pasti penyebab sakit yang dialami siswa, termasuk menelusuri kemungkinan keterkaitan dengan menu MBG yang dikonsumsi di sekolah.

“Kami masih mengumpulkan data valid dari masing-masing anak. Karena gejalanya berbeda-beda, kami belum bisa memastikan apakah ini berkaitan dengan MBG atau ada faktor lain,” jelas Siti Maifuroh.

Menurutnya, petugas kesehatan akan mendatangi siswa satu per satu guna menggali riwayat kesehatan, aktivitas, hingga pola konsumsi makanan sebelum muncul gejala. Jika diperlukan, pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan maupun kondisi kesehatan siswa juga akan dilakukan.

“Kami harus memastikan diagnosisnya terlebih dahulu. Bila nanti diperlukan pengambilan sampel atau pemeriksaan lanjutan, tentu akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Dinas Kesehatan juga menekankan bahwa percepatan penanganan menjadi prioritas agar tidak memicu kepanikan di tengah masyarakat. Selain melakukan tracing di SDN Kawedanan 2, petugas juga memantau kemungkinan adanya laporan serupa dari sekolah lain penerima program MBG.

“Kalau memang ada indikasi tertentu, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Tapi saat ini kami masih mengumpulkan data valid agar tidak muncul kesimpulan yang prematur,” tambah Siti Maifuroh.

Hingga kini, proses pendataan dan pemeriksaan terhadap siswa masih berlangsung. Pihak Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat menunggu hasil resmi pemeriksaan dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uji Kompetensi Eselon II Pemkab Madiun, Seperti Apa Materi Ujian dari Panselda?

    Uji Kompetensi Eselon II Pemkab Madiun, Seperti Apa Materi Ujian dari Panselda?

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar uji kompetensi bagi puluhan pejabat eselon II sebagai bagian dari tahapan rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Sebanyak 27 pejabat turut diundang untuk mengikuti seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi Daerah (Panselda) di salah satu hotel di Kota Madiun, Rabu (30/07/2025). Uji […]

    Bagikan
  • Wujudkan Remaja Berkarakter, Pemkab Madiun Kukuhkan Bunda GenRe di 15 Kecamatan

    Wujudkan Remaja Berkarakter, Pemkab Madiun Kukuhkan Bunda GenRe di 15 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Kabupaten Madiun, resmi mengukuhkan Bunda GenRe (Generasi Berencana) tingkat kecamatan. Pengukuhan tersebut sebagai upaya memperkuat pendampingan dan pembinaan remaja di seluruh wilayah. Pengukuhan ini merupakan amanah dari program nasional Kementerian BKKBN yang menekankan pentingnya peran […]

    Bagikan
  • Miris! 40 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Madiun hingga September 2026

    Miris! 40 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Madiun hingga September 2026

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) mencatat 40 kasus kekerasan dengan 57 korban, terdiri dari 48 anak dan 9 perempuan dewasa. Data tersebut tercatat sejak Januari hingga September 2026. […]

    Bagikan
  • 4 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di KM 621 Tol Madiun Sejumlah Orang Terluka

    4 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di KM 621 Tol Madiun Sejumlah Orang Terluka

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kecelakaan lalu lintas kembali lagi terjadi di wilayah Kabupaten Madiun, kali ini sebanyak empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di ruas Tol Solo–Kertosono Km 621.200, tepatnya di wilayah Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, posisi kendaraan truk bermuatan ayam dan bus berhenti di […]

    Bagikan
  • Hilang Penat, Berlibur di Pemandian Air Panas Masih Alami

    Hilang Penat, Berlibur di Pemandian Air Panas Masih Alami

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jika Anda masih bingung menentukan destinasi libur Lebaran, tak ada salahnya mengunjungi pemandian air panas alami di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Pemandian Tirta Husada di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, ini menawarkan panorama pegunungan yang asri, udara sejuk, dan sensasi berendam di air panas belerang yang dipercaya baik untuk […]

    Bagikan
  • Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas. Dalam waktu kurang dari 30 jam, polisi berhasil menangkap tiga pelaku di sebuah hotel di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka yakni A (53) asal Banten, A K (37), dan A J […]

    Bagikan
expand_less