Berita Terkini
Trending Tags

Dugaan Keracunan MBG di SDN Kawedanan 2 Masih Diselidiki, Dinkes Lakukan Tracing ke Belasan Siswa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dugaan keracunan MBG masih dalam penyelidikan petugas kesehatan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kawedanan 2, Kabupaten Magetan, masih dalam tahap penyelidikan. Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Kawedanan kini melakukan pelacakan terhadap sedikitnya 15 siswa yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, demam, hingga lemas.

Kepala SDN Kawedanan 2, Sugeng Purwanto, menegaskan informasi yang berkembang terkait dugaan keracunan MBG belum dapat dipastikan kebenarannya. Pasalnya, kondisi siswa yang dilaporkan sakit memiliki gejala yang berbeda-beda.

“Anak-anak yang terdata sakit itu keluhannya tidak sama. Ada yang demam, pilek, mual, bahkan ada yang sejak pagi memang sudah mengeluh sakit dari rumah. Jadi belum bisa langsung disimpulkan keracunan MBG,” kata Sugeng, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Kawedanan begitu menerima laporan adanya sejumlah siswa yang tidak masuk sekolah maupun dipulangkan lebih awal karena kondisi kesehatan menurun.

Sugeng berharap masyarakat tidak terpancing isu yang belum terverifikasi dan tetap menjaga situasi sekolah tetap kondusif agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

“Kami ingin suasana tetap tenang dan kondusif. Yang terpenting sekarang adalah kesehatan anak-anak serta menunggu hasil pemeriksaan resmi dari petugas kesehatan,” ujarnya.

Ia juga memastikan pengawasan terhadap makanan dan jajanan di lingkungan sekolah selama ini rutin dilakukan bersama pihak Puskesmas. Pengelola kantin sekolah disebut telah mendapatkan arahan terkait standar keamanan pangan bagi siswa.

“Kalau kantin sekolah selalu kami pantau bersama Puskesmas. Tetapi untuk jajanan di luar lingkungan sekolah memang tidak bisa sepenuhnya kami kontrol,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kawedanan, Siti Maifuroh, mengatakan tim kesehatan kini tengah melakukan screening dan pendataan secara langsung terhadap para siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sumber pasti penyebab sakit yang dialami siswa, termasuk menelusuri kemungkinan keterkaitan dengan menu MBG yang dikonsumsi di sekolah.

“Kami masih mengumpulkan data valid dari masing-masing anak. Karena gejalanya berbeda-beda, kami belum bisa memastikan apakah ini berkaitan dengan MBG atau ada faktor lain,” jelas Siti Maifuroh.

Menurutnya, petugas kesehatan akan mendatangi siswa satu per satu guna menggali riwayat kesehatan, aktivitas, hingga pola konsumsi makanan sebelum muncul gejala. Jika diperlukan, pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan maupun kondisi kesehatan siswa juga akan dilakukan.

“Kami harus memastikan diagnosisnya terlebih dahulu. Bila nanti diperlukan pengambilan sampel atau pemeriksaan lanjutan, tentu akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Dinas Kesehatan juga menekankan bahwa percepatan penanganan menjadi prioritas agar tidak memicu kepanikan di tengah masyarakat. Selain melakukan tracing di SDN Kawedanan 2, petugas juga memantau kemungkinan adanya laporan serupa dari sekolah lain penerima program MBG.

“Kalau memang ada indikasi tertentu, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Tapi saat ini kami masih mengumpulkan data valid agar tidak muncul kesimpulan yang prematur,” tambah Siti Maifuroh.

Hingga kini, proses pendataan dan pemeriksaan terhadap siswa masih berlangsung. Pihak Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat menunggu hasil resmi pemeriksaan dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Bihalal Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Jalin Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Jamu

    Halal Bihalal Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Jalin Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Jamu

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Kota Madiun kembali menggelar kegiatan tahunan halal bihalal yang menjadi agenda rutin organisasi tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada sore hari ini dihadiri oleh para pelaku usaha jamu tradisional serta dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi dan sejumlah pemimpin daerah di Kota Madiun. Ketua Asosiasi Rempah Rimpang, […]

    Bagikan
  • Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    Produksi Susu Magetan Merosot, Populasi Sapi Perah Turun Akibat PMK

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Produksi susu sapi perah di Kabupaten Magetan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini berkaitan erat dengan berkurangnya populasi ternak akibat serangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masih muncul hingga awal 2026. Selain jumlah ternak yang menyusut, sapi yang pernah terpapar PMK pun belum pulih sepenuhnya sehingga produktivitas susu […]

    Bagikan
  • Stand Up Komedi Mahasiswa Ponorogo Ricuh Usai Sindir Monumen Reog

    Stand Up Komedi Mahasiswa Ponorogo Ricuh Usai Sindir Monumen Reog

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi stand up comedy yang digelar oleh sekelompok mahasiswa di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo pada Jumat (30/05/2025) berakhir ricuh. Pertunjukan yang awalnya dimaksudkan sebagai bentuk kritik terhadap 100 hari kinerja pemerintah daerah justru memicu kemarahan warga setelah menyinggung proyek Monumen Reog. Salah satu komika dalam penampilannya menyebut monumen yang […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Panggil Pihak Terkait Soal Dugaan Penahanan Ijazah Karyawan

    DPRD Kabupaten Madiun Panggil Pihak Terkait Soal Dugaan Penahanan Ijazah Karyawan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi D DPRD Kabupaten Madiun menjadwalkan pemanggilan terhadap sejumlah pihak guna mengklarifikasi dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi yang berada di Desa Wonoasri Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun terhadap karyawannya. Langkah ini diambil untuk memahami duduk perkara terkait komitmen kontrak kerja yang dikeluhkan oleh pekerja. Ketua Komisi […]

    Bagikan
  • Masa Penahanan Kepala Kesbangpoldagri Kab. Madiun Diperpanjang

    Masa Penahanan Kepala Kesbangpoldagri Kab. Madiun Diperpanjang

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – 20 hari telah terlewati masa penahanan terhadap Mantan Camat Sawahan Mashudi di Lapas Kelas II Madiun. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun pun memperpanjang penahanan tersangka kasus dugaan korupsi tanah tol tersebut.  Perpanjangan penahanan tersebut atas dasar permohonan dari penyidik selaku penuntut umum yang diajukan ke Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) setempat. […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa robohnya bangunan gudang di SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, pada Minggu (12/4/2026) menjadi pengingat serius akan kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Magetan yang masih memprihatinkan. Gudang sekolah yang sudah tua itu ambruk usai diguyur hujan deras, meski tidak menimbulkan korban jiwa. Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) […]

    Bagikan
expand_less