Berita Terkini
Trending Tags

Dugaan Keracunan MBG di SDN Kawedanan 2 Masih Diselidiki, Dinkes Lakukan Tracing ke Belasan Siswa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 231
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dugaan keracunan MBG masih dalam penyelidikan petugas kesehatan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kawedanan 2, Kabupaten Magetan, masih dalam tahap penyelidikan. Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Kawedanan kini melakukan pelacakan terhadap sedikitnya 15 siswa yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, demam, hingga lemas.

Kepala SDN Kawedanan 2, Sugeng Purwanto, menegaskan informasi yang berkembang terkait dugaan keracunan MBG belum dapat dipastikan kebenarannya. Pasalnya, kondisi siswa yang dilaporkan sakit memiliki gejala yang berbeda-beda.

“Anak-anak yang terdata sakit itu keluhannya tidak sama. Ada yang demam, pilek, mual, bahkan ada yang sejak pagi memang sudah mengeluh sakit dari rumah. Jadi belum bisa langsung disimpulkan keracunan MBG,” kata Sugeng, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Kawedanan begitu menerima laporan adanya sejumlah siswa yang tidak masuk sekolah maupun dipulangkan lebih awal karena kondisi kesehatan menurun.

Sugeng berharap masyarakat tidak terpancing isu yang belum terverifikasi dan tetap menjaga situasi sekolah tetap kondusif agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

“Kami ingin suasana tetap tenang dan kondusif. Yang terpenting sekarang adalah kesehatan anak-anak serta menunggu hasil pemeriksaan resmi dari petugas kesehatan,” ujarnya.

Ia juga memastikan pengawasan terhadap makanan dan jajanan di lingkungan sekolah selama ini rutin dilakukan bersama pihak Puskesmas. Pengelola kantin sekolah disebut telah mendapatkan arahan terkait standar keamanan pangan bagi siswa.

“Kalau kantin sekolah selalu kami pantau bersama Puskesmas. Tetapi untuk jajanan di luar lingkungan sekolah memang tidak bisa sepenuhnya kami kontrol,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kawedanan, Siti Maifuroh, mengatakan tim kesehatan kini tengah melakukan screening dan pendataan secara langsung terhadap para siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sumber pasti penyebab sakit yang dialami siswa, termasuk menelusuri kemungkinan keterkaitan dengan menu MBG yang dikonsumsi di sekolah.

“Kami masih mengumpulkan data valid dari masing-masing anak. Karena gejalanya berbeda-beda, kami belum bisa memastikan apakah ini berkaitan dengan MBG atau ada faktor lain,” jelas Siti Maifuroh.

Menurutnya, petugas kesehatan akan mendatangi siswa satu per satu guna menggali riwayat kesehatan, aktivitas, hingga pola konsumsi makanan sebelum muncul gejala. Jika diperlukan, pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan maupun kondisi kesehatan siswa juga akan dilakukan.

“Kami harus memastikan diagnosisnya terlebih dahulu. Bila nanti diperlukan pengambilan sampel atau pemeriksaan lanjutan, tentu akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Dinas Kesehatan juga menekankan bahwa percepatan penanganan menjadi prioritas agar tidak memicu kepanikan di tengah masyarakat. Selain melakukan tracing di SDN Kawedanan 2, petugas juga memantau kemungkinan adanya laporan serupa dari sekolah lain penerima program MBG.

“Kalau memang ada indikasi tertentu, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur. Tapi saat ini kami masih mengumpulkan data valid agar tidak muncul kesimpulan yang prematur,” tambah Siti Maifuroh.

Hingga kini, proses pendataan dan pemeriksaan terhadap siswa masih berlangsung. Pihak Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat menunggu hasil resmi pemeriksaan dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Tindaklanjuti 4 Program Prioritas Presiden RI Prabowo Subianto

    Pemkot Madiun Tindaklanjuti 4 Program Prioritas Presiden RI Prabowo Subianto

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menindaklanjuti empat program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut diantaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih (KMP), serta pengelolaan sampah. Hal itu ditegaskan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun (BP) usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) […]

    Bagikan
  • Panen Raya di Ngawi, Gubernur Khofifah Klaim Jawa Timur Menuju Kedaulatan Pangan

    Panen Raya di Ngawi, Gubernur Khofifah Klaim Jawa Timur Menuju Kedaulatan Pangan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional dalam beberapa tahun terakhir. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, produksi padi pada 2024 sebanyak 9,27 juta ton GKG (Gabah Kering Giling-red) dan produksi beras pada 2024 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 5,35 juta ton. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengklaim […]

    Bagikan
  • Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir ini. Tidak terkecuali dari kalangan akademisi di Kota Madiun yang turut prihatin atas peristiwa tersebut. Selain Maidi, KPK telah menetapkan 2 tersangka lainnya yakni Thariq Megah, Kepala […]

    Bagikan
  • Pasutri Tewas Usai Terseret Truk, Selendang Masuk Gear Jadi Pemicu

    Pasutri Tewas Usai Terseret Truk, Selendang Masuk Gear Jadi Pemicu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Ngrambe KM 34–35, tepatnya di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Rabu (17/09/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Sepasang suami istri meninggal dunia di tempat setelah motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan truk. Korban adalah Sarno (50) dan istrinya Sarweni, warga Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe. […]

    Bagikan
  • KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menggelar rapat pleno terbuka pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) tahun 2025 untuk periode kedua triwulan kedua. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat undang-undang dan PKPU Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur pentingnya pemeliharaan dan pemutakhiran data pemilih secara berkala. Ketua KPU Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

    Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, para penjual bunga untuk kebutuhan ziarah di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan menikmati berkah musiman. Tradisi ziarah makam yang dilakukan warga pada periode ini membuat para pedagang kebanjiran pembeli dari wilayah sekitar hingga desa tetangga. Setiap tahun, permintaan bunga campur, terdiri dari mawar, melati, kenanga, […]

    Bagikan
expand_less