Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 99
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung DPRD Kab. Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, mengkritisi penanganan kebakaran di wilayahnya yang dinilai belum maksimal. Evaluasi tersebut mengemuka setelah sejumlah insiden kebakaran terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Purwadi menilai, secara kelembagaan, bidang pemadam kebakaran (Damkar) sudah seharusnya berdiri sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) tersendiri dan tidak lagi bergabung dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Sesuai dengan apa yang kita lihat di lapangan, memang Damkar ini idealnya harus berdiri sendiri. Mengingat pentingnya kepentingan masyarakat, Damkar seharusnya menjadi satu OPD atau badan tersendiri, tidak lagi bergabung dengan Satpol PP,” ujar Purwadi, Senin (23/2/2026).

Menurut dia, beban tugas dan tingkat risiko yang dihadapi Damkar membutuhkan perhatian kelembagaan yang lebih serius. Kemandirian struktur dinilai dapat mempercepat pengambilan kebijakan, termasuk dalam penguatan anggaran, pengadaan armada, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dari sisi sarana dan prasarana, Purwadi mengakui kondisi peralatan Damkar saat ini sebagian besar sudah tergolong tua dan belum memenuhi standar operasional ideal. Di sejumlah pos, armada yang tersedia hanya satu hingga dua unit.

“Padahal idealnya satu pos minimal memiliki tiga unit armada. Meskipun anggaran kita terbatas, kami akan tetap mendorong di tahun anggaran depan untuk pengadaan minimal dua unit pemadam kebakaran baru,” kata dia.

Selain armada, persoalan SDM juga menjadi sorotan. Ia menegaskan bahwa Damkar merupakan bidang keahlian khusus yang membutuhkan personel tersertifikasi dan siap siaga.

“Jika satu pos punya dua unit, maka minimal harus ada enam orang personel yang siap dan ahli di sana. Ini bukan pekerjaan umum, ini pekerjaan dengan risiko tinggi yang butuh kompetensi khusus,” ujarnya.

Komisi A DPRD Kabupaten Madiun juga menekankan pentingnya inovasi dalam aspek mitigasi kebencanaan. Menurut Purwadi, edukasi kepada masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah karena respons warga saat terjadi kebakaran kerap diwarnai kepanikan dan minim pengetahuan penanganan awal.

Sosialisasi terkait penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), prosedur evakuasi, hingga pelaporan dini kebakaran dinilai perlu digencarkan secara berkala.

Di sisi lain, DPRD juga mendorong adanya kerja sama lintas wilayah melalui nota kesepahaman (MoU) dengan daerah sekitar, seperti Kota Madiun dan Ponorogo. Kerja sama tersebut dinilai penting, terutama untuk penanganan kebakaran di wilayah perbatasan.

“Tujuannya, jika ada kebakaran di wilayah perbatasan yang lebih dekat dengan pos mereka, mereka bisa langsung membantu tanpa terkendala urusan administrasi wilayah,” kata Purwadi.

Dorongan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem respons cepat dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam kebijakan penanggulangan kebakaran di Kabupaten Madiun.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • 62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Sebanyak 62.543 warga Kabupaten Madiun menerima bantuan pangan (Banpang) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia. Penyaluran dilakukan di Kantor Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kamis (30/10/2025),  Bantuan tersebut berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Sita Puluhan Botol Miras dan Rokok Ilegal Jelang Tahun Baru Islam

    Satpol PP Madiun Sita Puluhan Botol Miras dan Rokok Ilegal Jelang Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H atau bulan Suro, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun menggelar operasi cipta kondisi. Operasi yang berlangsung pada Kamis dini hari (26/06/2025), puluhan botol minuman beralkohol (Minol) berbagai merek serta rokok ilegal berhasil diamankan. Dalam […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Imbau THM Tutup Selama Ramadan

    Pemkab Ponorogo Imbau THM Tutup Selama Ramadan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penikmat hiburan malam di Kabupaten Ponorogo harus menunda aktivitasnya selama bulan suci Ramadan. Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam (THM) menghentikan operasional sementara selama bulan puasa. Kepala Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Eko Edi Suprapto, mengatakan kebijakan tersebut merupakan agenda rutin […]

    Bagikan
  • Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden ambruknya atap ruang kelas IX di SMP Negeri 1 Ngariboyo pada Senin (05/05/2025) lalu memicu sorotan tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan. Rangka plafon yang runtuh itu bukan hanya menandai kerusakan fisik bangunan, tetapi juga menjadi tanda rapuhnya sistem pengawasan infrastruktur pendidikan yang selama […]

    Bagikan
  • Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Manajemen Puskesmas Gantrung kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun membantah adanya pengarahan rujukan berobat ke rumah sakit swasta di kota Madiun kepada pasien peserta BPJS PBID. Bantahan tersebut disampaikan Kepala puskesmas Gantrung drg. Rucama Tunggul Kuswoyo, ketika ditemui di tempat kerjanya pada hari minggu (5/1/2025) kemarin. “Klarifikasi ini atas berita yang beredar. Berita yang […]

    Bagikan
  • Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD 2025–2029. Forum yang digelar pada (21/08/2025) itu mempertemukan Pemkab, DPRD, serta sejumlah pemangku kepentingan, dan menghasilkan kesepakatan strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan jangka menengah. Dalam kesempatan […]

    Bagikan
expand_less