Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 275
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung DPRD Kab. Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, mengkritisi penanganan kebakaran di wilayahnya yang dinilai belum maksimal. Evaluasi tersebut mengemuka setelah sejumlah insiden kebakaran terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Purwadi menilai, secara kelembagaan, bidang pemadam kebakaran (Damkar) sudah seharusnya berdiri sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) tersendiri dan tidak lagi bergabung dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Sesuai dengan apa yang kita lihat di lapangan, memang Damkar ini idealnya harus berdiri sendiri. Mengingat pentingnya kepentingan masyarakat, Damkar seharusnya menjadi satu OPD atau badan tersendiri, tidak lagi bergabung dengan Satpol PP,” ujar Purwadi, Senin (23/2/2026).

Menurut dia, beban tugas dan tingkat risiko yang dihadapi Damkar membutuhkan perhatian kelembagaan yang lebih serius. Kemandirian struktur dinilai dapat mempercepat pengambilan kebijakan, termasuk dalam penguatan anggaran, pengadaan armada, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dari sisi sarana dan prasarana, Purwadi mengakui kondisi peralatan Damkar saat ini sebagian besar sudah tergolong tua dan belum memenuhi standar operasional ideal. Di sejumlah pos, armada yang tersedia hanya satu hingga dua unit.

“Padahal idealnya satu pos minimal memiliki tiga unit armada. Meskipun anggaran kita terbatas, kami akan tetap mendorong di tahun anggaran depan untuk pengadaan minimal dua unit pemadam kebakaran baru,” kata dia.

Selain armada, persoalan SDM juga menjadi sorotan. Ia menegaskan bahwa Damkar merupakan bidang keahlian khusus yang membutuhkan personel tersertifikasi dan siap siaga.

“Jika satu pos punya dua unit, maka minimal harus ada enam orang personel yang siap dan ahli di sana. Ini bukan pekerjaan umum, ini pekerjaan dengan risiko tinggi yang butuh kompetensi khusus,” ujarnya.

Komisi A DPRD Kabupaten Madiun juga menekankan pentingnya inovasi dalam aspek mitigasi kebencanaan. Menurut Purwadi, edukasi kepada masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah karena respons warga saat terjadi kebakaran kerap diwarnai kepanikan dan minim pengetahuan penanganan awal.

Sosialisasi terkait penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), prosedur evakuasi, hingga pelaporan dini kebakaran dinilai perlu digencarkan secara berkala.

Di sisi lain, DPRD juga mendorong adanya kerja sama lintas wilayah melalui nota kesepahaman (MoU) dengan daerah sekitar, seperti Kota Madiun dan Ponorogo. Kerja sama tersebut dinilai penting, terutama untuk penanganan kebakaran di wilayah perbatasan.

“Tujuannya, jika ada kebakaran di wilayah perbatasan yang lebih dekat dengan pos mereka, mereka bisa langsung membantu tanpa terkendala urusan administrasi wilayah,” kata Purwadi.

Dorongan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem respons cepat dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam kebijakan penanggulangan kebakaran di Kabupaten Madiun.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025). Mereka menyoroti kebijakan pengadaan mobil dinas baru di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Massa aksi membawa poster bertuliskan “Rakyat Magetan Bersuara” dan melakukan orasi yang menyinggung […]

    Bagikan
  • Hardiknas 2026 Magetan, Ribuan Guru dan Pelajar Tampilkan Tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan

    Hardiknas 2026 Magetan, Ribuan Guru dan Pelajar Tampilkan Tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung semarak. Ribuan guru dan pelajar memadati Alun-Alun Magetan dalam pagelaran tari massal yang menjadi puncak peringatan Hardiknas. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 2.026 peserta yang terdiri dari guru PAUD, TK, SD, SMP hingga pelajar SMA. Penampilan tari massal itu tidak hanya menjadi […]

    Bagikan
  • Warga Terdampak Relokasi Pasar Hewan Pahingan Merasa Diabaikan

    Warga Terdampak Relokasi Pasar Hewan Pahingan Merasa Diabaikan

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Kekecewaan mendalam dirasakan warga lingkungan Totog, Kecamatan Maospati, Magetan, yang terdampak relokasi pembangunan pasar hewan Pahingan. Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi B DPRD Magetan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), warga menilai tidak ada itikad untuk berdialog langsung dengan mereka. Sidak yang digadang-gadang sebagai bentuk pengawasan justru berlangsung eksklusif, […]

    Bagikan
  • Bayi Laki-laki Ditemukan di Bagasi Mobil Panti Asuhan di Ngawi, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

    Bayi Laki-laki Ditemukan di Bagasi Mobil Panti Asuhan di Ngawi, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di dalam bagasi sebuah mobil yang terparkir di halaman Panti Asuhan Insan Binsani, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Bayi yang diduga baru berusia sekitar dua hari itu ditemukan dalam kondisi hidup, terbungkus kain jilbab dan dimasukkan ke […]

    Bagikan
  • Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan petani di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, mendatangi kantor desa setempat. Mereka meminta kejelasan distribusi pupuk subsidi untuk musim tanam (MT) kedua yang hingga kini belum tersalurkan. Keterlambatan distribusi membuat para petani cemas. Pasalnya, pemupukan yang tidak tepat waktu dikhawatirkan berimbas pada menurunnya hasil panen, bahkan berpotensi gagal. Permasalahan […]

    Bagikan
  • Berangkat dengan Senyum, Pulang dalam Doa, Sumi Amatredjo Wafat di Tanah Suci

    Berangkat dengan Senyum, Pulang dalam Doa, Sumi Amatredjo Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Sumi Amatredjo (78), seorang jemaah haji asal Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Almarhumah wafat setelah melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi, pada Sabtu (08/06/2025) dini hari. Kabar meninggalnya Sumi Amatredjo pertama kali disampaikan secara langsung oleh petugas dari Kementerian Agama […]

    Bagikan
expand_less