Berita Terkini
Trending Tags

Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 281
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ruas jalan desa di kab madiun tergenang banjir. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun pada Minggu (22/2/2026) malam memicu luapan air sungai di sejumlah titik. Sedikitnya empat desa di Kecamatan Balerejo terdampak genangan, meski air dilaporkan belum sampai masuk ke rumah warga.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Fajar Lumaksono, mengatakan luapan terjadi akibat tingginya curah hujan yang membuat kapasitas sungai tak mampu menampung debit air.

“Lokasi terdampak berada di Kecamatan Balerejo, meliputi Desa Warurejo, Desa Babadan, Dusun Kasreman di Desa Balerejo, dan Dusun Blawong di Desa Gading,” kata Fajar, Senin (23/2/2026).

Menurut dia, genangan paling tinggi tercatat di Dusun Blawong dengan ketinggian sekitar 1,5 meter di area persawahan. Sementara di akses jalan desa, tinggi air berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter. Di Dusun Kasreman, genangan juga sempat mengganggu akses jalan warga.

Meski demikian, BPBD memastikan air belum memasuki permukiman. Namun, sejumlah lahan pertanian dilaporkan terendam akibat luapan tersebut.

Fajar menyebut pihaknya masih melakukan asesmen untuk menghitung potensi kerugian akibat peristiwa itu. 

“Estimasi kerugian masih dalam proses pendataan di lapangan oleh tim BPBD,” ujarnya.

Image Not Found
Ruas jalan desa di kab madiun tergenang banjir. Foto : Tova-Sinergia

Hingga kini, BPBD terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna mengantisipasi kemungkinan bertambahnya debit air, terutama jika hujan kembali turun. Warga diimbau tetap waspada dan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran sungai, guna mencegah penyumbatan yang dapat memperparah banjir.

“Yang terpenting saat ini dampak tidak sampai masuk ke rumah warga. Kami berharap cuaca membaik agar genangan bisa segera surut,” kata Fajar.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    Program BST Tamat, Berganti Bahana Bersahaja,  Mbah Tarom : Apalah Arti Sebuah Nama

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Mantan Bupati Madiun, Muhtarom, bereaksi dengan besar hati ketika mendengar bahwa program Bakti Sosial Terpadu (BST) telah berubah nama menjadi Bhakti Harmoni Madiun Bersahaja. Bupati Madiun dua periode itu mengaku tidak masalah dengan perubahan nama tersebut. Menurutnya justru yang terpenting adalah substansi dan dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat. […]

    Bagikan
  • Serapan APBD Kabupaten Madiun Baru 44,24 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan Akibat Gejolak Harga

    Serapan APBD Kabupaten Madiun Baru 44,24 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan Akibat Gejolak Harga

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun hingga awal Juli 2026 mencapai 44,24 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tetap optimistis target penyerapan anggaran bisa mendekati 97 persen hingga akhir tahun meski proyek pembangunan fisik belum mulai dikerjakan. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Hadi […]

    Bagikan
  • RKPD 2026, Maidi Berkomitmen Tuntaskan Visi-Misi Madiun Mendunia

    RKPD 2026, Maidi Berkomitmen Tuntaskan Visi-Misi Madiun Mendunia

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah dalam penyusunan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 dan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah tahun 2026 di aula Asrama Haji Kota Madiun pada hari Selasa (11/2/2025). Dalam kegiatan […]

    Bagikan
  • Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Proses panjang relokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican ke lahan Perhutani di wilayah Sukun dipastikan segera rampung. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo menyebut, tahap akhir berupa kelengkapan persyaratan administrasi dan teknis kini hampir selesai. Plt. Kepala DLH Ponorogo, Jamus Kunto, mengatakan penyelesaian dokumen dan nilai anggaran ditargetkan tuntas pada Desember […]

    Bagikan
  • Maling Burung Ngawi Panik! CCTV Rekam Aksi, Sudah 3 Kali Beraksi

    Maling Burung Ngawi Panik! CCTV Rekam Aksi, Sudah 3 Kali Beraksi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian burung kembali terjadi di Dusun Nglarangan, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Seorang pemuda terekam CCTV saat mengambil burung peliharaan milik Kadek Astawe pada dua hari lalu. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku memanjat pagar rumah sebelum mengambil burung yang berada di halaman. Pelaku yang terlihat menggunakan kaus hitam […]

    Bagikan
  • Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar photo_camera 2

    Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelaran pasar murah oleh Polres Magetan mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Sejak pagi, ratusan warga, didominasi ibu rumah tangga, langsung menyerbu stand sembako yang dibanderol lebih rendah dibanding harga pasar. Sudarwati, salah satu warga yang ikut berbelanja, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyebut selisih harga cukup signifikan dibanding […]

    Bagikan
expand_less