Berita Terkini
Trending Tags

Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 99
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found

Sinergia | Magetan – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan yang sebelumnya santer diberitakan, akhirnya tak muncul di lapangan. Massa yang diklaim mencapai ratusan orang tak terlihat dan memunculkan tanda tanya di publik. Batal, ditunda, atau justru hilang momentum.

Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa absennya aksi bukan karena surutnya semangat. Menurutnya, organisasi memilih langkah berbeda yang dinilai lebih efektif.

Heru menjelaskan bahwa pihaknya memutuskan menarik laporan dari Kejari Magetan karena tengah berlangsung proses peradilan terkait isu yang diadukan. Laporan itu, kata dia, akan dialihkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

“Sekarang sudah masuk proses peradilan, jadi kami menarik laporan dari Kejari Magetan. Kami akan mengajukannya kembali ke Kejati Jatim karena menurut kami itu bisa memberikan dorongan yang lebih kuat,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Perpindahan jalur laporan ini disebut sebagai upaya memperbesar tekanan dan memperluas efeknya. MAKI menilai langkah administratif lebih memberikan dampak dibanding menggelar aksi massa.

Heru menyebut pelaporan ulang tersebut sedang dijadwalkan. “Kemungkinan dilakukan Jumat atau Senin. Kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Kejati Jatim terkait penerimaan berkas,” tambahnya.

Keputusan MAKI tak jadi menggelar aksi di depan Kejari Magetan memunculkan komentar beragam. Sebagian masyarakat menilai rencana demonstrasi itu seperti “kehabisan tekanan sebelum dimulai”. Namun MAKI menegaskan keputusan ini adalah bagian dari strategi, bukan bentuk kemunduran.

Heru memastikan pihaknya akan memberi informasi kepada media saat laporan resmi diajukan. “Nanti pasti kami sampaikan,” tegasnya.

Kini publik menanti apakah langkah yang diklaim memiliki “daya gedor lebih kuat” itu benar-benar memberi dampak hingga tingkat provinsi. Untuk sementara, halaman Kejari Magetan bisa bernapas lega setidaknya hingga MAKI mengeksekusi langkah berikutnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Kota Madiun Gelar Pelatihan Vertikal Rescue untuk Relawan

    BPBD Kota Madiun Gelar Pelatihan Vertikal Rescue untuk Relawan

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun menggelar pelatihan Vertikal Rescue bagi para relawan, Selasa (15/07/2025). Kegiatan yang berlangsung di Stadion Wilis ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan teknis tim reaksi cepat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kota Madiun. Pelatihan ini difokuskan pada teknik penyelamatan di medan ketinggian, seperti […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Maidi Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Muda Korps Brimob

    Wali Kota Madiun Maidi Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Muda Korps Brimob

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Jika biasanya Wali Kota Madiun, Maidi memakai Pakaian Dinas Harian (PDH) Kheki atau baju Korpri, namun berbeda kali ini. Seragam korps Brigadir Mobil (Brimob) melekat saat menghadiri HUT ke-80 di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satuan Brigade Mobil Polda Jatim, Jumat (14/11). Bukan tanpa alasan, Walikota Maidi mendapatkan penghargaan sebagai Warga […]

    Bagikan
  • Gercep ! Usai Viral, Polisi Amankan Remaja Penembak Petasan

    Gercep ! Usai Viral, Polisi Amankan Remaja Penembak Petasan

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video rombongan remaja yang melakukan konvoi sepeda motor sambil menyalakan petasan ke arah warga di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Margomulyo, Kabupaten Ngawi. Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan bahwa aksi tersebut membahayakan keselamatan masyarakat dan tidak bisa ditoleransi. “Perbuatan tersebut sangat membahayakan keselamatan warga […]

    Bagikan
  • HS dan TI Dituntut 4 Tahun Penjara Kasus Korupsi Penyalahgunaan PSU

    HS dan TI Dituntut 4 Tahun Penjara Kasus Korupsi Penyalahgunaan PSU

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Terdakwa HS dan TI menghadapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Surabaya pada Rabu (28/05/2025). Kedua terdakwa terbukti terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan di Kota Madiun. ‘’Dalam dakwaan subsidair, para […]

    Bagikan
  • Klaim Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Madiun Tembus Rp. 58,8 Miliar

    Klaim Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Madiun Tembus Rp. 58,8 Miliar

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Peyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Madiun mencatat telah membayarkan manfaat program jaminan sosial ketenaga kerjaan (Jamsostek) kepada peserta dengan total nilai sebesar Rp. 58,8 Miliar rupiah. Angka tersebut dari total TK klaim sebanyak 4.168 kasus klaim periode Januari hingga November 2025. Sementara data per 26 Desember 2025, tercatat […]

    Bagikan
  • Wakil Bupati Ngawi Cek Korban Dugaan Keracunan MBG di Puskesmas Sine

    Wakil Bupati Ngawi Cek Korban Dugaan Keracunan MBG di Puskesmas Sine

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami gejala sakit usai mengikuti kegiatan belajar, Rabu (01/10/2025). Para siswa terpaksa dilarikan ke sejumlah Puskesmas karena merasakan mual, pusing, hingga sesak napas. Situasi di SMKN 1 Sine mendadak panik ketika siswa satu […]

    Bagikan
expand_less