Waspada! Sarang ‘Tawon Ndas’ Sembunyi di Atap Rumah Warga Madiun, Begini Proses Evakuasinya
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 33
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali menerima laporan keberadaan sarang tawon vespa di rumah warga. Kali ini, laporan datang dari Putut Eko Yulianto warga Jalan Setya Yasa, Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman pada Senin (02/03/2026) sekira pukul 19.30 WIB. 1 tim personil BPBD Kota Madiun diterjunkan untuk melakukan pengecekan dan pembersihan. Menurut Putut, dirinya mengetahui keberadaan sarang serangga dengan nama latin Vespa Affinis saat sedang mencuci baju.
Dirinya mendengar suara sesuatu dari atas rumahnya. “Awal mulanya saya mau mencuci baju. Terus diatas ada suara kresek-kresek. Tak lihat ternyata ada sarang tawon itu diatas wuwung (atap-red). Paling sudah 1 bulanan,” terangnya. Putut mengaku khawatir karena banyak pemberitaan di media-media sosial bahaya serangga yang familiar disebut tawon ndas tersebut.
Dirinya lantas melaporkan hal tersebut kepada rekannya yang kemudian diteruskan ke BPBD Kota Madiun. “Ya khawatir. Karena melihat di media-media sosial itukan bahaya itu. Mangkanya langsung saya laporkan. Ya ini sudah ditangani lega dan sudah tidak kepikiran lagi,” kata Putut.
Sementara itu, proses pembersihan oleh BPBD Kota Madiun dilakukan dengan cara dibakar. Personil BPBD juga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam proses evakuasi tersebut. “Proses evakuasinya tadi bisa dilakukan cepat ya. Karena sarangnya belum lumayan besar. Tetapi tetap warga harus lebih berhati-hati karena ukuran segitu bisa makin membesar,” jelas Arda Rikiawan, Wakil Danru 4 BPBD Kota Madiun.
Proses penanganan dengan dibakar itu agar sarang serta tawon vespa di rumah tersebut bisa hilang. Petugas juga memastikan tidak ada lagi sarang maupun tawon di atap rumah agar aman bagi warga. “Penanganannya itu dibakar. Untuk menghilangkan sisa-sisa rumahnya juga. Jadi lebih aman untuk warga ataupun yang punya rumah. Diameternya tadi masih kecil, sebelum juga ada yang dievakuasi lebih besar dari ini,” pungkasnya.
Lebih lanjut, dalam beberapa hari terakhir ini, sedikitnya BPBD Kota Madiun telah menangani sekitar 3 laporan tawon vespa. Untuk itu, bagi warga yang mengetahui sarang tawon vespa untuk melaporkan melalui Call Center 112 atau langsung ke Pusdalops BPBD Kota Madiun.(Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez

