Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Hujan Deras Picu Luapan Air di Ngariboyo, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Drainase

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 262
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Arus Banjir di wilayah Ngariboyo menutup akses jalan. Foto : Jepretan Layar

Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (3/3/2026) petang, menyebabkan air meluap hingga menutup badan jalan. Arus yang cukup deras membuat sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa berhenti, bahkan beberapa di antaranya terseret aliran air saat mencoba melintas.

Tak hanya mengganggu arus lalu lintas, luapan air juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Sejumlah lapak pedagang takjil di tepi jalan dilaporkan terdampak dan sebagian dibongkar akibat derasnya arus.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, yang akrab disapa Kang Suyat, turun langsung ke lokasi bersama jajaran terkait untuk melakukan peninjauan dan mencari penyebab utama terjadinya luapan air.

Dari hasil pemantauan sementara, ditemukan bahwa saluran drainase di sekitar lokasi berukuran relatif kecil dan tidak sebanding dengan volume air saat hujan deras turun. Selain itu, terdapat sedimen yang mengendap sehingga mempersempit aliran air.

“Hari ini kami turun untuk mencari penyebabnya terlebih dahulu. Setelah diketahui sumber masalahnya, penanganan bisa dilakukan secara tepat. Di beberapa titik, seperti di kawasan Jalan Diponegoro dan Selosari, ditemukan adanya sedimen yang meninggi sehingga aliran air tidak lancar. Ini yang akan segera kami atasi,” ujar Kang Suyat, Rabu (4/3/2026).

Image Not Found
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro melakukan peninjauan dan mencari penyebab utama terjadinya luapan air. Foto : Jepretan Layar

Kondisi tersebut diperparah oleh tumpukan sampah yang menyumbat saluran. Aliran air yang terhambat akhirnya meluap ke permukaan jalan. Menurutnya, selain persoalan teknis infrastruktur, perilaku membuang sampah sembarangan juga menjadi faktor utama yang memicu banjir lokal tersebut.

Suyatni menjelaskan, dalam jangka pendek, luapan air jelas mengganggu kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Sementara dalam jangka menengah, genangan berulang dapat mempercepat kerusakan jalan.

“Kalau jalan cepat rusak, anggaran daerah akan tersedot untuk perbaikan. Padahal dana tersebut seharusnya bisa dialokasikan untuk sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan. Umur jalan yang pendek berarti biaya perawatan makin besar,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa persoalan drainase bukan semata tanggung jawab pemerintah. Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar saluran air tetap berfungsi optimal.

Pemerintah Kabupaten Magetan berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase, termasuk normalisasi saluran dan pembersihan secara berkala. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko luapan air saat intensitas hujan tinggi.

Suyatni juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Warga diimbau tidak lagi membuang sampah ke saluran air, termasuk menyapu sampah ke dalam lubang drainase di tepi jalan.

“Drainase harus fungsional. Jangan lagi ada yang membuang sampah ke saluran air. Kalau ada kotoran di depan rumah, sebaiknya dibersihkan sendiri tanpa harus menunggu petugas datang. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp3 juta per RT yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan persoalan lingkungan, termasuk perbaikan dan normalisasi drainase di wilayah masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen segera melakukan perbaikan pada titik-titik drainase yang mengalami sedimentasi serta meningkatkan koordinasi dengan dinas terkait agar persoalan irigasi dan saluran air mendapat perhatian lebih serius, guna mencegah banjir besar kembali terjadi di Magetan.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Gabungan di Wilayah Geger Petugas Cegah Peredaran Rokok Ilegal

    Operasi Gabungan di Wilayah Geger Petugas Cegah Peredaran Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Aparat gabungan menggelar operasi pemberantasan rokok ilegal di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang menyasar sejumlah toko di Desa Sareng dan Desa Slambur itu dilakukan sebagai langkah pencegahan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah setempat. Operasi tersebut melibatkan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Kantor Bea Cukai Madiun, […]

    Bagikan
  • Ramai Isu “Tebus Ijazah”, Manajemen CV Sukses Jaya Abadi Madiun Membantah

    Ramai Isu “Tebus Ijazah”, Manajemen CV Sukses Jaya Abadi Madiun Membantah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menindaklanjuti keluhan dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Rabu (22/4/2026). Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakerin Arifin terpantau bersama jajaran Polsek dan pihak kecamatan mendatangi lokasi pabrik sekitar pukul 09.30 WIB. Setibanya di lokasi, […]

    Bagikan
  • Mengenang Paus Fransiskus, Siswa SMPK Slamet Riyadi Gelar Ibadat Arwah

    Mengenang Paus Fransiskus, Siswa SMPK Slamet Riyadi Gelar Ibadat Arwah

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kepergian Paus Fransiskus pada Senin (21/04/2025) meninggalkan duka mendalam bagi umat Katolik di seluruh dunia, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo. Sebagai bentuk penghormatan dan doa, para siswa SMP Katolik (SMPK) Slamet Riyadi Ponorogo menggelar ibadat arwah pada Selasa (22/04/2025). Puluhan siswa yang beragama Katolik mengikuti ibadat dengan khidmat di lingkungan […]

    Bagikan
  • Usai Retreat di Lemhanas, Ketua DPRD Magetan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Pokir

    Usai Retreat di Lemhanas, Ketua DPRD Magetan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Pokir

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aktivitas terakhir Ketua DPRD Kabupaten Magetan periode 2024–2029, Suratno, sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi mulai terungkap. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut diketahui sempat mengikuti kegiatan retret yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Kegiatan retret tersebut berlangsung di Akademi Militer Magelang selama empat hari, mulai 15 hingga 19 […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Madiun periode 2025 – 2030, Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun disambut pelukan hangat para relawan dan tokoh masyarakat Kamis Malam (20/2/2025) pukul 22.00 WIB. Kedatangan pimpinan baru Kabupaten Madiun ini setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di […]

    Bagikan
  • Kabupaten Madiun Raih Predikat Nindya Kabupaten Layak Anak 2025

    Kabupaten Madiun Raih Predikat Nindya Kabupaten Layak Anak 2025

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 untuk kategori Nindya. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI dalam ajang penganugerahan KLA 2025 yang berlangsung di Auditorium K.H. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Jumat (08/08/2025). Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan apresiasi atas […]

    Bagikan
expand_less