Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 43
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Korban meninggal akibat luka bakar dan gangguan napas, (5/3/2026), Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit.

Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Kepala Bidang Humas RSUD dr. Harjono Ponorogo, Sugianto, menjelaskan korban mengalami luka bakar sekitar 36 persen. Namun kondisi diperberat dengan adanya gangguan pada saluran pernapasan akibat ledakan yang mengenai area leher.

“Memang 36 persen. Namun ada gangguan di saluran pernapasan. Saat itu langsung kami lakukan pembersihan luka di ruang operasi,” ujar Sugianto.

Setelah tindakan operasi pembersihan jaringan luka bakar, korban langsung dirawat intensif di ICU karena membutuhkan penanganan ketat. Selama empat hari terakhir, pasien menggunakan alat bantu napas.

“Pasien dirawat intensif karena ada gangguan pernapasan. Luka pasca-ledakan mengenai sekitar leher sehingga pembuluh darah dan jalan napas terganggu. Kondisinya sangat berisiko gagal napas,” jelasnya.

Menurut Sugianto, tim dokter dan perawat telah melakukan upaya maksimal. Selain risiko gangguan pernapasan, ancaman infeksi akibat material ledakan serta kuatnya hantaman menjadi faktor yang memperburuk kondisi pasien.

“Dokter dan perawat sudah melakukan yang terbaik. Risiko infeksi pascaledakan juga menjadi perhatian karena ada material yang mengenai tubuh pasien. Kekuatan hantaman ledakan sangat memengaruhi kondisi korban sehingga sangat kritis,” tambahnya.

Terkait pembiayaan, pihak rumah sakit menyebut biaya perawatan tidak dapat ditanggung BPJS. Sejak awal, koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak untuk membantu keluarga korban.

“Karena pembiayaan tidak bisa ditanggung BPJS, RSUD dr. Harjono menanggung sebagian beban. Kami bekerja sama dengan Baznas dan pihak kelurahan untuk mencari solusi pembiayaan,” ujarnya.

Jenazah korban dipulangkan ke rumah duka setelah proses perawatan selesai. Setibanya di rumah, jenazah disalatkan terlebih dahulu sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, Samsi, Kepala Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo, mengungkapkan informasi yang diperoleh dari warga bahwa korban bersama teman-temannya diduga kerap membuat petasan.

“Info yang saya dapat, memang sering membuat petasan, tapi di lingkungan lain karena temannya dari luar. Kalau balon udara saya belum pernah dengar,” kata Samsi.

Ia menyebut bahan peledak tersebut diduga sudah dalam kondisi jadi dan hendak diuji coba. Informasi yang diterimanya menyebut ledakan terjadi saat korban bercanda sambil merokok.

“Katanya sudah jadi, cuma dicoba-coba sambil merokok. Yang korban ini sedang merokok. Temannya (hindar)(23,)yang sudah pulang itu sempat mengembalikan kunci motor, lalu langsung meledak,” ungkapnya.

Petasan tersebut disebut menggunakan paralon berdiameter sekitar 4 dim. Awalnya, bahan peledak itu direncanakan akan ditambatkan pada balon udara.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan keras terjadi pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Peristiwa itu menyebabkan satu remaja meninggal di lokasi dan dua lainnya mengalami luka bakar.

Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta kemungkinan unsur kelalaian dalam peracikan bahan peledak.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Jelang Nataru, Forkopimda Magetan Pastikan Harga Pasar Masih Terkendali

    Sidak Jelang Nataru, Forkopimda Magetan Pastikan Harga Pasar Masih Terkendali

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Forkopimda Kabupaten Magetan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik penting, Kamis (18/12/2025). Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), bahan pokok, serta elpiji tetap aman dan mencukupi selama libur panjang akhir tahun. […]

    Bagikan
  • Sampah Berserakan di Tepi Jalan Magetan–Madiun, Papan Himbauan Hanya Pajangan

    Sampah Berserakan di Tepi Jalan Magetan–Madiun, Papan Himbauan Hanya Pajangan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemandangan di jalur penghubung Kabupaten Magetan–Madiun kini jauh dari kata asri. Alih-alih disuguhi hijaunya pepohonan, pengguna jalan dari Kecamatan Takeran hingga Ngariboyo justru dipaksa menatap deretan sampah yang berserakan di tepi jalan. Bukan hanya plastik kresek dan botol minuman, bahkan karung berisi limbah rumah tangga tampak teronggok di parit. Bau menyengat […]

    Bagikan
  • Pengemudi Kaget, Mobil Sedan di Magetan Tersangkut Pembatas Jalan

    Pengemudi Kaget, Mobil Sedan di Magetan Tersangkut Pembatas Jalan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah mobil sedan tersangkut di median jalan di Jalan Raya Maospati – Sukomoro, tepatnya di Desa Bulu Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan pada Selasa malam (14/1/2025). Pengemudi Dewi Setiowati berusaha menenangkan dirinya di depan salah satu rumah warga. Laka tunggal mobil nopol B 1617 PVH tersebut membuat wanita usia 30 tahun […]

    Bagikan
  • Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sungguh miris dan tega perbuatan yang dilakukan oleh VVK (25) warga Desa Sumberejo, Kecamatan/ Kabupaten Madiun dan EENO (19) warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Bagaimana tidak, kedua sejoli yang menjalin kasih itu membuang buah hatinya yang baru dilahirkan. Kasus ini terkuak setelah jasad sang bayi ditemukan di Sungai […]

    Bagikan
  • Ratusan Atlet Taekwondo dari Seluruh Indonesia Bertanding di Kejurnas Danlanud Iswahjudi Cup 2025

    Ratusan Atlet Taekwondo dari Seluruh Indonesia Bertanding di Kejurnas Danlanud Iswahjudi Cup 2025

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan atlet taekwondo dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kejurnas Danlanud Iswahjudi Cup Taekwondo Championship 2025 yang digelar di GOR Wilis Kota Madiun mulai Sabtu (18/10/2025) hingga Minggu (19/10/2025). Ketua Pelaksana Kejurnas, Letkol Kes Wahyudi Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajang ini diikuti oleh 56 kontingen dengan total […]

    Bagikan
  • Lindungi Konsumen, UPTD Metrologi Legal Rutin Laksanakan Tera Ulang Timbangan

    Lindungi Konsumen, UPTD Metrologi Legal Rutin Laksanakan Tera Ulang Timbangan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – UPTD Metrologi Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun melaksanakan tera ulang di Pasar Besa Madiun (PBM) pada Kamis (17/07/2025). Sejumlah pedagang membawa alat ukur timbangan kepada petugas. Tera ulang ini diperlukan untuk perbaikan timbangan yang tidak memenuhi standar kesesuaian. Kepala UPTD Metrologi Legal Disdag Kota Madiun, Tjatur Heri Siswanto mengungkapkan tera […]

    Bagikan
expand_less