Berita Terkini
Trending Tags

Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 222
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Korban meninggal akibat luka bakar dan gangguan napas, (5/3/2026), Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit.

Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Kepala Bidang Humas RSUD dr. Harjono Ponorogo, Sugianto, menjelaskan korban mengalami luka bakar sekitar 36 persen. Namun kondisi diperberat dengan adanya gangguan pada saluran pernapasan akibat ledakan yang mengenai area leher.

“Memang 36 persen. Namun ada gangguan di saluran pernapasan. Saat itu langsung kami lakukan pembersihan luka di ruang operasi,” ujar Sugianto.

Setelah tindakan operasi pembersihan jaringan luka bakar, korban langsung dirawat intensif di ICU karena membutuhkan penanganan ketat. Selama empat hari terakhir, pasien menggunakan alat bantu napas.

“Pasien dirawat intensif karena ada gangguan pernapasan. Luka pasca-ledakan mengenai sekitar leher sehingga pembuluh darah dan jalan napas terganggu. Kondisinya sangat berisiko gagal napas,” jelasnya.

Menurut Sugianto, tim dokter dan perawat telah melakukan upaya maksimal. Selain risiko gangguan pernapasan, ancaman infeksi akibat material ledakan serta kuatnya hantaman menjadi faktor yang memperburuk kondisi pasien.

“Dokter dan perawat sudah melakukan yang terbaik. Risiko infeksi pascaledakan juga menjadi perhatian karena ada material yang mengenai tubuh pasien. Kekuatan hantaman ledakan sangat memengaruhi kondisi korban sehingga sangat kritis,” tambahnya.

Terkait pembiayaan, pihak rumah sakit menyebut biaya perawatan tidak dapat ditanggung BPJS. Sejak awal, koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak untuk membantu keluarga korban.

“Karena pembiayaan tidak bisa ditanggung BPJS, RSUD dr. Harjono menanggung sebagian beban. Kami bekerja sama dengan Baznas dan pihak kelurahan untuk mencari solusi pembiayaan,” ujarnya.

Jenazah korban dipulangkan ke rumah duka setelah proses perawatan selesai. Setibanya di rumah, jenazah disalatkan terlebih dahulu sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, Samsi, Kepala Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo, mengungkapkan informasi yang diperoleh dari warga bahwa korban bersama teman-temannya diduga kerap membuat petasan.

“Info yang saya dapat, memang sering membuat petasan, tapi di lingkungan lain karena temannya dari luar. Kalau balon udara saya belum pernah dengar,” kata Samsi.

Ia menyebut bahan peledak tersebut diduga sudah dalam kondisi jadi dan hendak diuji coba. Informasi yang diterimanya menyebut ledakan terjadi saat korban bercanda sambil merokok.

“Katanya sudah jadi, cuma dicoba-coba sambil merokok. Yang korban ini sedang merokok. Temannya (hindar)(23,)yang sudah pulang itu sempat mengembalikan kunci motor, lalu langsung meledak,” ungkapnya.

Petasan tersebut disebut menggunakan paralon berdiameter sekitar 4 dim. Awalnya, bahan peledak itu direncanakan akan ditambatkan pada balon udara.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan keras terjadi pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Peristiwa itu menyebabkan satu remaja meninggal di lokasi dan dua lainnya mengalami luka bakar.

Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta kemungkinan unsur kelalaian dalam peracikan bahan peledak.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen, Ribuan Masuk Kategori Rentan

    Jumlah Lansia Magetan Tembus 20,3 Persen, Ribuan Masuk Kategori Rentan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan kini memasuki fase demografis yang semakin menantang. Data terbaru mencatat bahwa 20,3 persen dari total penduduk sekitar 688 ribu jiwa merupakan kelompok lanjut usia. Angka ini bukan hanya menunjukkan populasi yang menua, tetapi juga menandai meningkatnya kebutuhan layanan sosial dan kesehatan yang harus diantisipasi sejak dini. Kepala Dinas Sosial […]

    Bagikan
  • Telur Rebus Kotor di Paket MBG Lembeyan Viral, Standar Kebersihan Dipertanyakan

    Telur Rebus Kotor di Paket MBG Lembeyan Viral, Standar Kebersihan Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bergulir di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal rasa atau porsi seperti sebelumnya, melainkan temuan satu butir telur rebus yang masih tampak kotor di bagian cangkangnya hingga viral di media sosial. Foto yang diunggah oleh akun Facebook Tri Winarsih dalam grup […]

    Bagikan
  • 102.281 Wisatawan Ramaikan Libur Nataru di Destinasi Wisata Ngawi

    102.281 Wisatawan Ramaikan Libur Nataru di Destinasi Wisata Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Tingkat kunjungan wisatawan ke sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Ngawi mengalami peningkatan signifikan selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah wisatawan yang berkunjung meningkat hingga 24 ribu lebih. Menurut catatan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi, jumlah pengunjung destinasi wisata selama liburan […]

    Bagikan
  • Serbu Musim Durian Dagangan, Juga Menikmati Sajian Es Teler Durian

    Serbu Musim Durian Dagangan, Juga Menikmati Sajian Es Teler Durian

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Musim panen durian kembali membawa berkah bagi Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dusun Segulung, Desa Segulung, yang berada di kawasan pegunungan, berubah menjadi magnet bagi para pecinta durian dari berbagai daerah.  Tak hanya berburu buah durian segar, pengunjung juga dimanjakan dengan suasana sejuk dan sajian kuliner khas berbahan durian. Pembeli datang silih […]

    Bagikan
  • Polemik Tak Berujung Dualisme PSHT

    Polemik Tak Berujung Dualisme PSHT

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Sinergia – Jakarta/Kota Madiun – Polemik di tubuh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) seakan tidak ada ujungnya. Dualisme kepemimpinan pada organisasi yang berdiri sejak tahun 1922 itu kembali menghangat. Hal itu tidak lepas dari terbitnya keputusan Menteri Hukum RI Nomor AHU-0005248.AH.01.07.Tahun 2025 Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Persaudaraan Setia Hati Terate yang diteken pada 17 Juli 2025 […]

    Bagikan
  • Safari Ramadan di Korem 081/DSJ : Dandim dan Danyon Terima Hewan Ternak

    Safari Ramadan di Korem 081/DSJ : Dandim dan Danyon Terima Hewan Ternak

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ada yang menarik dari Safari Ramadan Pangdam V/Brawijaya bersama dengan prajurit, ASN dan Persit Korem 081/DSJ. Tiba-tiba, Dandim dan Danyon di jajaran Korem 081/DSJ menerima satu ekor kambing dan sepasang ayam. Pemberian itu diserahkan di Halaman Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Senin (17/3/2025) oleh Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI […]

    Bagikan
expand_less