Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 308
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Korban meninggal akibat luka bakar dan gangguan napas, (5/3/2026), Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit.

Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Kepala Bidang Humas RSUD dr. Harjono Ponorogo, Sugianto, menjelaskan korban mengalami luka bakar sekitar 36 persen. Namun kondisi diperberat dengan adanya gangguan pada saluran pernapasan akibat ledakan yang mengenai area leher.

“Memang 36 persen. Namun ada gangguan di saluran pernapasan. Saat itu langsung kami lakukan pembersihan luka di ruang operasi,” ujar Sugianto.

Setelah tindakan operasi pembersihan jaringan luka bakar, korban langsung dirawat intensif di ICU karena membutuhkan penanganan ketat. Selama empat hari terakhir, pasien menggunakan alat bantu napas.

“Pasien dirawat intensif karena ada gangguan pernapasan. Luka pasca-ledakan mengenai sekitar leher sehingga pembuluh darah dan jalan napas terganggu. Kondisinya sangat berisiko gagal napas,” jelasnya.

Menurut Sugianto, tim dokter dan perawat telah melakukan upaya maksimal. Selain risiko gangguan pernapasan, ancaman infeksi akibat material ledakan serta kuatnya hantaman menjadi faktor yang memperburuk kondisi pasien.

“Dokter dan perawat sudah melakukan yang terbaik. Risiko infeksi pascaledakan juga menjadi perhatian karena ada material yang mengenai tubuh pasien. Kekuatan hantaman ledakan sangat memengaruhi kondisi korban sehingga sangat kritis,” tambahnya.

Terkait pembiayaan, pihak rumah sakit menyebut biaya perawatan tidak dapat ditanggung BPJS. Sejak awal, koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak untuk membantu keluarga korban.

“Karena pembiayaan tidak bisa ditanggung BPJS, RSUD dr. Harjono menanggung sebagian beban. Kami bekerja sama dengan Baznas dan pihak kelurahan untuk mencari solusi pembiayaan,” ujarnya.

Jenazah korban dipulangkan ke rumah duka setelah proses perawatan selesai. Setibanya di rumah, jenazah disalatkan terlebih dahulu sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, Samsi, Kepala Desa Morosari, Kecamatan Sukorejo, mengungkapkan informasi yang diperoleh dari warga bahwa korban bersama teman-temannya diduga kerap membuat petasan.

“Info yang saya dapat, memang sering membuat petasan, tapi di lingkungan lain karena temannya dari luar. Kalau balon udara saya belum pernah dengar,” kata Samsi.

Ia menyebut bahan peledak tersebut diduga sudah dalam kondisi jadi dan hendak diuji coba. Informasi yang diterimanya menyebut ledakan terjadi saat korban bercanda sambil merokok.

“Katanya sudah jadi, cuma dicoba-coba sambil merokok. Yang korban ini sedang merokok. Temannya (hindar)(23,)yang sudah pulang itu sempat mengembalikan kunci motor, lalu langsung meledak,” ungkapnya.

Petasan tersebut disebut menggunakan paralon berdiameter sekitar 4 dim. Awalnya, bahan peledak itu direncanakan akan ditambatkan pada balon udara.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan keras terjadi pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Peristiwa itu menyebabkan satu remaja meninggal di lokasi dan dua lainnya mengalami luka bakar.

Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta kemungkinan unsur kelalaian dalam peracikan bahan peledak.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di kilometer 33–34, Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Rabu (29/10/2025) sore. Insiden tersebut menewaskan seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk Isuzu […]

    Bagikan
  • Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    Pencarian Bocah 4 Tahun Hilang di Madiun Belum Membuahkan Hasil, Radius Diperluas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Upaya pencarian terhadap Rizuka Putra Ramadhan (4), bocah yang dilaporkan hilang di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, hingga Selasa (14/4/2026) siang masih belum membuahkan hasil. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, relawan, hingga Brimob terus menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban. Kapolsek Saradan, AKP Sukoco, mengatakan pencarian dilakukan […]

    Bagikan
  • Penyaluran 200 Paket PMT dari Pemprov Jatim, Upaya Percepat Penurunan Stunting

    Penyaluran 200 Paket PMT dari Pemprov Jatim, Upaya Percepat Penurunan Stunting

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Madiun menyerahkan 200 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita melalui Posyandu di wilayah Kabupaten Magetan. Penyerahan yang dilakukan di Pendopo Surya Graha ini sebagai bagian dari program intervensi percepatan penurunan stunting di wilayah Jawa Timur. Salah satu penerima manfaat, Haning Susanti, […]

    Bagikan
  • Beras SPHP Bulog Madiun Catat Rekor Penjualan Tertinggi di Jatim

    Beras SPHP Bulog Madiun Catat Rekor Penjualan Tertinggi di Jatim

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 300 ton hingga Jumat (08/08/2025). Capaian ini menjadi yang tertinggi di seluruh wilayah Jawa Timur. Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif Pemerintah Kota Madiun. Dukungan tersebut diwujudkan […]

    Bagikan
  • Lapas Pemuda Madiun Gagalkan Penyelundupan Sabu 10,7 Gram

    Lapas Pemuda Madiun Gagalkan Penyelundupan Sabu 10,7 Gram

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu, Kamis (04/09/2025). Seorang pengunjung perempuan berinisial S kedapatan membawa dua paket sabu dengan berat total 10,7 gram yang disembunyikan di balik rok hitam yang dipakainya. Kecurigaan itu ketika petugas penggeledahan dan melihat gerak-gerik S yang berusaha […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Sediakan 80 Dosis Vaksin Rabies untuk Kucing Liar

    DKPP Kota Madiun Sediakan 80 Dosis Vaksin Rabies untuk Kucing Liar

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Madiun menyiapkan sebanyak 80 dosis vaksin rabies dalam rangka memperingati Hari Anti Rabies Sedunia. Vaksinasi ini difokuskan pada kucing liar yang sehat di sejumlah titik keramaian, seperti pasar tradisional maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kegiatan ini dilaksanakan dengan membagi empat tim, di mana […]

    Bagikan
expand_less