Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 38
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti lepas ekspor produk UMKM, (5/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa UMKM lokal mampu bersaing di pasar global. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat dukungan agar jumlah UMKM yang masuk pasar ekspor terus meningkat.

“Ini capaian yang sangat membanggakan. UMKM dari Magetan kini bisa meluncurkan ekspor secara mandiri. Pemerintah akan terus memberikan motivasi dan dukungan supaya makin banyak pelaku usaha yang bisa mengikuti langkah ini,” ujarnya.

Menurutnya, enam UMKM yang terlibat seluruhnya berasal dari Magetan. Ia berharap jumlah tersebut akan terus bertambah melalui peningkatan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Semua pelaku yang mengekspor kali ini adalah UMKM kita sendiri. Tentu kami berharap jumlahnya bertambah, sehingga semakin banyak yang bisa naik kelas,” tuturnya.

Dukungan terhadap perluasan pasar internasional juga datang dari Jalian Setiarsa, Tenaga Teknis Bidang Standardisasi Produk, Akses Pasar, Promosi, Pemasaran, dan Kurasi Produk Ekspor pada Export Center Surabaya Kementerian Perdagangan. Ia mengatakan pihaknya terus mengembangkan program pendampingan bagi UMKM yang sudah memiliki pengalaman ekspor.

“Kami terus mendorong perluasan pasar dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, termasuk Pemkab Magetan. Program ini memang kami tujukan bagi UMKM yang sudah pernah melakukan ekspor,” jelasnya.

Ia menambahkan, Export Center Surabaya hampir setiap bulan membantu UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk menembus pasar internasional, dengan jumlah yang bervariasi.

“Setiap bulan selalu ada UMKM yang berhasil masuk pasar luar negeri. Jumlahnya berbeda-beda di tiap daerah,” ungkapnya.

Image Not Found
Produk unggulan lokal sebagai langkah perluasan pasar global, Foto : Kusnanto

Produk makanan olahan, minuman serbuk, kerajinan, batik, dan fashion disebut sebagai komoditas yang memiliki peluang besar untuk ekspor. Selain itu, Kementerian Perdagangan juga memanfaatkan jaringan promosi melalui 19 Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) serta 24 atase perdagangan di 33 negara untuk memperluas pasar produk Indonesia.

Pada momen tersebut, pelaku UMKM Magetan juga diundang mengikuti One to Many Business Meeting yang digelar pada 7 April di Grand City Surabaya. Satu pelaku usaha nantinya akan dipertemukan dengan sembilan calon pembeli, baik secara daring maupun luring.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Magetan untuk menentukan UMKM yang dapat bertemu langsung dengan para buyer,” tambahnya.

Pemilik makanan olahan keripik tempe dan sambel pecel H&G, Ita Listiana, mengaku ekspor dari Magetan ini merupakan impian yang terselesaikan. Sebelumnya, ekspor produk biasanya harus digabung dengan daerah lain.

“Selama ini ekspor kami masih ikut daerah lain seperti Situbondo, Surabaya, atau Mojokerto. Momen ini seperti mimpi, karena Magetan akhirnya bisa melepas produknya sendiri,” katanya.

Dalam pengiriman kali ini, keripik tempe dipasok dalam jumlah besar hingga memenuhi satu kontainer. Ita berharap pencapaian tersebut dapat memacu keberanian UMKM lain di Magetan untuk melangkah ke pasar internasional.

“Saya berharap teman-teman UMKM lainnya tidak ragu. Beranilah mencoba, karena peluang selalu ada,” pungkasnya. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga bawang merah di Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Kenaikannya bahkan mencapai dua kali lipat dari harga normal. Saat ini, harga bawang merah di pasar tradisional terbesar di Ponorogo tersebut berada di kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Padahal, sebelumnya harga normal berkisar antara Rp25.000 […]

    Bagikan
  • Terduga Pelaku Pembunuhan Diamankan, Pisau Ditemukan Dibuang di Selokan

    Terduga Pelaku Pembunuhan Diamankan, Pisau Ditemukan Dibuang di Selokan

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreksrim Polres Madiun Kota bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pembunuhan yang menimpa Verind Wibowo Putra (19), seorang pelajar asal Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada (01/01/2026). Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Jolorante Nomor 8, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, pada sekitar pukul 02.30 WIB. Korban […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Aktivitas penambangan pasir ilegal di aliran Sungai C, wilayah Dusun Bagi, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, resmi ditertibkan oleh Satpol PP dan kepolisian setempat pada Jumat (04/07/2025). Penertiban ini dilakukan menyusul maraknya praktik penggalian material sungai secara manual tanpa izin resmi. Petugas gabungan juga melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) […]

    Bagikan
  • Walikota Madiun, Maidi Pantau MPLS, Maidi : Tidak ada Perpeloncoan

    Walikota Madiun, Maidi Pantau MPLS, Maidi : Tidak ada Perpeloncoan

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, melakukan giat gowes pagi keliling Kota Madiun sembari meninjau hari pertama kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (14/07/2025). Dalam gowes sejauh kurang lebih 25 kilometer tersebut, Maidi menyempatkan diri mengunjungi sejumlah sekolah untuk memastikan kegiatan MPLS berjalan lancar. “Hari ini saya sepedaan kurang lebih 25 […]

    Bagikan
  • Empat Mesin Incinerator Siap Dipasang, Madiun Menuju Kota Bebas Sampah

    Empat Mesin Incinerator Siap Dipasang, Madiun Menuju Kota Bebas Sampah

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penanganan sampah di Kota Madiun memasuki babak baru. Tim dari Motah Incinerator melakukan peninjauan lokasi pada Rabu (23/07/2025) sebagai bagian dari persiapan pemasangan mesin pembakar sampah modern di wilayah tersebut. Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, menekankan pentingnya survei lokasi ini guna memastikan kesiapan struktur lahan yang akan menampung mesin […]

    Bagikan
  • Jalan Jembatan Mojorayung Ambles Terdampak Banjir

    Jalan Jembatan Mojorayung Ambles Terdampak Banjir

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Mojorayung merasakan dampak banjir yang melanda wilayah setempat. Badan jembatan di Dusun Blodro Desa Mojorayung Kecamatan Wungu Ambles lantaran tergerus aliran banjir pada Sabtu malam (15/3/2025). Terpantau pada Minggu (16/3/2025) akses jembatan desa setempat hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Namun, warga yang melintas di jalan tersebut […]

    Bagikan
expand_less