Berita Terkini
Trending Tags

Dari Telaga ke Meja Makan, Steak Ikan Nila Ini Bikin Pecinta Kuliner Penasaran

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Steak ikan nila telaga Ngebel. Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Inovasi kuliner berbahan dasar ikan nila hadir di kawasan wisata Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Jika selama ini steak identik dengan daging sapi atau ayam, kini seorang pelaku usaha kuliner di Desa Gondowido, Kecamatan Ngebel, menghadirkan sensasi baru berupa steak ikan nila yang gurih, lembut, sekaligus kaya nutrisi.

Kuliner unik tersebut dikembangkan oleh Hadi Santosa (47), seorang pengusaha kuliner yang pernah bekerja sebagai koki restoran di Singapura pada tahun 1998 silam. Berbekal pengalaman di dunia kuliner, Hadi mencoba mengolah ikan nila yang melimpah di kawasan Ngebel menjadi sajian premium yang berbeda dari biasanya.

“Di Ngebel kan banyak ikan nila, jadi saya coba-coba membuat steak dari ikan nila, ternyata enak. Sekarang banyak yang suka,” ujar Hadi Santosa.

Menurut Hadi, ide tersebut bermula dari eksperimen sederhana di dapur. Ia kemudian terus mengembangkan resep hingga menghasilkan tekstur steak yang renyah di luar namun tetap lembut di dalam.

Dalam proses pembuatannya, ikan nila terlebih dahulu difillet dan dipisahkan dari kulit serta durinya. Daging ikan kemudian dibumbui, dicampur tepung, lalu digoreng hingga matang sempurna. Steak ikan nila tersebut disajikan bersama sayuran segar seperti wortel dan jagung, lengkap dengan saus steak bercita rasa rempah yang khas.

Aroma harum dan tampilan menggugah selera membuat menu ini cepat menarik perhatian para pengunjung. Banyak pembeli mengaku penasaran karena baru pertama kali menemukan steak berbahan ikan nila.

Salah seorang pembeli, Rima Ariningrum, mengaku terkesan dengan cita rasa steak nila tersebut. Menurutnya, tekstur daging ikan jauh lebih lembut dibanding steak pada umumnya.

“Rasanya enak dan gurih. Dagingnya lebih lembut dibanding steak biasa, jadi lebih mudah dimakan. Saya baru pertama kali mencoba steak ikan nila seperti ini,” ungkap Rima.

Hal serupa disampaikan Sabrina Kristanto. Ia menyebut steak ikan nila memiliki rasa unik yang berbeda dari kuliner steak lainnya.

“Biasanya steak itu ayam atau sapi, tapi ini dari ikan nila dan ternyata cocok sekali. Sausnya juga enak, jadi pengin coba lagi. Sejauh ini saya belum pernah menemukan menu seperti ini di tempat lain,” katanya.

Selain menawarkan cita rasa berbeda, steak ikan nila juga dinilai lebih sehat karena mengandung omega 3 yang baik untuk tubuh. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Dengan Rp25 ribu, pengunjung sudah dapat menikmati seporsi steak ikan nila lengkap dengan sayuran dan saus spesial.

Keberadaan kuliner unik ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Ngebel, sekaligus meningkatkan nilai jual hasil budidaya ikan nila lokal di Ponorogo. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerja Proyek Terlindas Ekskavator, Alami Patah Tulang di Beberapa Bagian Tubuh

    Pekerja Proyek Terlindas Ekskavator, Alami Patah Tulang di Beberapa Bagian Tubuh

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan kerja terjadi dalam proyek normalisasi sungai milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo di Desa Winong, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Jumat (17/10/2025). Seorang pekerja proyek terlindas alat berat ekskavator saat tengah bertugas mengatur lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. Korban diketahui bernama Wahyu Widratmoko (40), warga Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Ia mengalami luka […]

    Bagikan
  • Ilegal dan Kadaluarsa, Satpol PP Ponorogo Tertibkan Puluhan Baliho

    Ilegal dan Kadaluarsa, Satpol PP Ponorogo Tertibkan Puluhan Baliho

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo melakukan operasi penertiban baliho dan reklame pada Kamis (30/01/2025). Penertiban dilakukan di sejumlah perempatan di pusat kota Ponorogo. Setidaknya ada puluhan reklame yang ditertibkan karena ilegal serta telah habis masa berlakunya.  “Sasaran kita yang berada di wilayah kota, di perempatan Sultan Agung, […]

    Bagikan
  • Tari Keling, warisan budaya unik yang hanya bertahan di Dusun Mojo Ponorogo

    Tari Keling, warisan budaya unik yang hanya bertahan di Dusun Mojo Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di balik popularitas Reog Ponorogo, terdapat satu kesenian tradisi yang hingga kini masih bertahan dan hanya dapat ditemui di Dusun Mojo, Desa Singgahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Kesenian tersebut adalah Tari Keling, sebuah pertunjukan rakyat yang memadukan unsur ritual, sejarah, dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun. Sebelum pertunjukan dimulai, seorang tokoh desa […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Uji Coba Program MASTER CETE, Dorong Pembelajaran Kontekstual di Luar Kelas

    Pemkab Madiun Uji Coba Program MASTER CETE, Dorong Pembelajaran Kontekstual di Luar Kelas

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai menguji coba Program MASTER CETE (Masyarakat Terdidik, Cerdas, dan Terampil). Program ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong penguatan ekonomi daerah. Uji coba program ini digelar di Madiun Umbul Square, Senin (15/12/2025) yang diikuti ratusan siswa tingkat SD dan […]

    Bagikan
  • Bea Cukai Madiun Gagalkan Penyelundupan 1,5 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ngawi–Kertosono

    Bea Cukai Madiun Gagalkan Penyelundupan 1,5 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ngawi–Kertosono

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upaya peredaran rokok ilegal kembali digagalkan oleh Kantor Bea dan Cukai Madiun. Sebanyak 1,5 juta batang rokok tanpa pita cukai berhasil diamankan dari sebuah truk yang melintas di Jalan Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya KM 610 wilayah Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Minggu (21/10/2025). Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madiun, […]

    Bagikan
  • Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

    Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kenaikan harga bahan baku terus menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Tidak hanya harga kedelai yang melonjak, kelangkaan minyak goreng kemasan juga memaksa pelaku usaha beralih ke minyak goreng curah yang harganya ikut mengalami kenaikan. Kondisi tersebut dialami Muhadi Suko Utomo (54), perajin kedelai […]

    Bagikan
expand_less