Dari Telaga ke Meja Makan, Steak Ikan Nila Ini Bikin Pecinta Kuliner Penasaran
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 50
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Inovasi kuliner berbahan dasar ikan nila hadir di kawasan wisata Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Jika selama ini steak identik dengan daging sapi atau ayam, kini seorang pelaku usaha kuliner di Desa Gondowido, Kecamatan Ngebel, menghadirkan sensasi baru berupa steak ikan nila yang gurih, lembut, sekaligus kaya nutrisi.
Kuliner unik tersebut dikembangkan oleh Hadi Santosa (47), seorang pengusaha kuliner yang pernah bekerja sebagai koki restoran di Singapura pada tahun 1998 silam. Berbekal pengalaman di dunia kuliner, Hadi mencoba mengolah ikan nila yang melimpah di kawasan Ngebel menjadi sajian premium yang berbeda dari biasanya.
“Di Ngebel kan banyak ikan nila, jadi saya coba-coba membuat steak dari ikan nila, ternyata enak. Sekarang banyak yang suka,” ujar Hadi Santosa.
Menurut Hadi, ide tersebut bermula dari eksperimen sederhana di dapur. Ia kemudian terus mengembangkan resep hingga menghasilkan tekstur steak yang renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Dalam proses pembuatannya, ikan nila terlebih dahulu difillet dan dipisahkan dari kulit serta durinya. Daging ikan kemudian dibumbui, dicampur tepung, lalu digoreng hingga matang sempurna. Steak ikan nila tersebut disajikan bersama sayuran segar seperti wortel dan jagung, lengkap dengan saus steak bercita rasa rempah yang khas.
Aroma harum dan tampilan menggugah selera membuat menu ini cepat menarik perhatian para pengunjung. Banyak pembeli mengaku penasaran karena baru pertama kali menemukan steak berbahan ikan nila.
Salah seorang pembeli, Rima Ariningrum, mengaku terkesan dengan cita rasa steak nila tersebut. Menurutnya, tekstur daging ikan jauh lebih lembut dibanding steak pada umumnya.
“Rasanya enak dan gurih. Dagingnya lebih lembut dibanding steak biasa, jadi lebih mudah dimakan. Saya baru pertama kali mencoba steak ikan nila seperti ini,” ungkap Rima.
Hal serupa disampaikan Sabrina Kristanto. Ia menyebut steak ikan nila memiliki rasa unik yang berbeda dari kuliner steak lainnya.
“Biasanya steak itu ayam atau sapi, tapi ini dari ikan nila dan ternyata cocok sekali. Sausnya juga enak, jadi pengin coba lagi. Sejauh ini saya belum pernah menemukan menu seperti ini di tempat lain,” katanya.
Selain menawarkan cita rasa berbeda, steak ikan nila juga dinilai lebih sehat karena mengandung omega 3 yang baik untuk tubuh. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Dengan Rp25 ribu, pengunjung sudah dapat menikmati seporsi steak ikan nila lengkap dengan sayuran dan saus spesial.
Keberadaan kuliner unik ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Ngebel, sekaligus meningkatkan nilai jual hasil budidaya ikan nila lokal di Ponorogo. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





