Berita Terkini
Trending Tags

Enam Ribu Santri Ponpes Darul Huda Mayak Dipulangkan Dengan 70 Bus

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 675
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ribuan santri Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Ponorogo menaiki bus pariwisata untuk pulang ke kampung halaman saat masa libur, (7/3/2026), Foto: Ega

Sinergia | Ponorogo – Sekitar enam ribu santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Huda Mayak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipulangkan ke daerah asal masing-masing pada Sabtu (7/3/2026). Proses pemulangan dilakukan secara bertahap dengan menyiapkan puluhan armada bus.

Sejak pagi hari, para santri tampak bersiap meninggalkan kompleks pondok. Mereka mengemas pakaian serta buku ke dalam tas sebelum menuju armada bus yang telah disediakan di halaman pondok. Suasana haru dan bahagia terlihat saat para santri bersiap kembali ke kampung halaman.

Sebanyak 70 armada bus disiapkan untuk mengantar santri yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Sementara santri yang berasal dari luar Jawa dijadwalkan pulang pada sore hingga malam hari dengan tambahan sekitar 15 armada bus.

Santriwati Darul Huda Mayak, Alviatul Soliah, mengaku senang bisa kembali pulang setelah lama tinggal di pondok pesantren. Ia mengatakan momen libur panjang ini menjadi kesempatan untuk berkumpul kembali bersama keluarga.

“Senang sekali karena bisa bertemu orang tua dan merasakan suasana rumah lagi. Sudah lama tidak pulang,” ujarnya.

Image Not Found
Para santri mendapat libur sekitar satu bulan saat Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, Foto : Ega

Hal serupa juga disampaikan santriwati lainnya, Cindy Maulina. Ia mengaku para santri mendapat libur sekitar satu bulan untuk menyambut Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Kepala Bagian Kepesantrenan Putra Ponpes Darul Huda Mayak, KH Abdul Wachid Hasyim, menjelaskan bahwa hampir seluruh santri dipulangkan karena kurikulum pembelajaran di pondok telah selesai menjelang Ramadan.

“Total santri yang pulang hampir enam ribu orang. Mereka mendapatkan libur panjang selama bulan Ramadan hingga Hari Raya,” jelasnya.

Selama masa liburan, para santri juga diharapkan dapat mengamalkan ilmu agama yang telah dipelajari di lingkungan masyarakat. Rencananya para santri akan kembali ke pondok sekitar dua pekan setelah perayaan Idulfitri.

Proses pelepasan santri dilakukan langsung oleh pimpinan pondok pesantren sebelum bus satu per satu meninggalkan area pondok menuju berbagai daerah tujuan di Indonesia. (ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Sosial Siagakan 42 Petugas SLRT, Turun ke Rumah Warga Penerima Bansos

    Dinas Sosial Siagakan 42 Petugas SLRT, Turun ke Rumah Warga Penerima Bansos

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Sosial ( Dinsos) Kabupaten Madiun mengumpulkan puluhan petugas Sistem Layanan Rujukan Terpadu atau SLRT untuk menyamakan persepsi penanganan bantuan sosial. Para petugas ini akan menjadi garda terdepan dalam pendataan dan verifikasi warga penerima manfaat di lapangan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi agar seluruh petugas memiliki […]

    Bagikan
  • 207 Calon Jemaah Haji Jalani Pengecekan Kesehatan dan Kebugaran

    207 Calon Jemaah Haji Jalani Pengecekan Kesehatan dan Kebugaran

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementrian Agama Kota Madiun dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan dan kebugaran untuk Calon Jamaah Haji (CJH), Kamis (06/02/2025). Kegiatan ini guna memastikan setiap calon jamaah haji berada dalam kondisi fisik yang sehat dan siap untuk menjalankan ibadah haji di Tanah […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di jalur perbukitan Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Senin (23/3/2026) siang. Sepasang suami istri asal Kabupaten Magetan dilaporkan tewas di lokasi setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjun ke jurang. Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB di Desa Cermo. Kapolsek Kare, AKP Gunawan, membenarkan adanya insiden kecelakaan […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Madiun tak hanya fokus pada daging. Saat proses penyembelihan Idul Adha 2026 berlangsung, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengawasi ketat organ dalam sapi seperti hati, paru-paru, hingga limpa guna mengantisipasi cacing hati dan penyakit berbahaya lainnya. Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan pemeriksaan […]

    Bagikan
  • Puncak Arus Balik Diprediksi 3 April, Stasiun Madiun Catat Peningkatan Penumpang Pasca Lebaran

    Puncak Arus Balik Diprediksi 3 April, Stasiun Madiun Catat Peningkatan Penumpang Pasca Lebaran

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Stasiun Madiun mengalami peningkatan jumlah penumpang yang berangkat pada Rabu (02/04/2025) mencapai 4.915 orang. Sementara itu, secara keseluruhan di wilayah KAI Daop 7 Madiun keberangkatan tercatat 13.462 penumpang. Sementara untuk penumpang turun di angka 11.489 penumpang. Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul mengatakan Daop 7 Madiun telah menyiapkan […]

    Bagikan
  • Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan photo_camera 4

    Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan panorama alamnya, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor industri kreatif. Salah satunya datang dari kerajinan kulit bermotif ecoprint yang kini mulai mencuri perhatian pasar nasional hingga internasional. Teknik ecoprint yang lazim diterapkan pada kain, di tangan pengrajin Magetan justru dikembangkan pada media kulit sapi […]

    Bagikan
expand_less