Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Pencari Belut Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Listrik Perangkap Tikus

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pencari belut ditemukan tewas diduga akibat tersengat listrik, Kab. Ngawi, 20/1/2025, Foto : Wahyu – Sinergia

Sinergia | Kab. Ngawi – Seorang pencari belut di Kabupaten Ngawi ditemukan tewas diduga akibat tersengat listrik yang digunakan sebagai perangkap tikus di area persawahan. Jenazah korban segera dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Warga Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria di area persawahan pada Minggu (19/01/2025) pagi. Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Saljam (41), warga setempat. Menurut keterangan Moch. Badrodin, saudara pemilik sawah tempat kejadian, saat itu dirinya hendak menuju lahan bibit padi di tengah sawah.

Setibanya di lokasi, ia menemukan korban dalam keadaan tergeletak dan tak bernyawa dengan posisi terlentang. Badrodin pun segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Saat itu saya hendak menuju ke lahan bibit padi dan menemukan korban sudah tergeletak di sawah. Langsung saya laporkan kejadian ini ke Polsek Geneng,” ungkap Moch. Badrodin.

Dugaan awal menyebutkan bahwa korban, yang saat itu sedang mencari belut di sawah, kemungkinan besar tersengat listrik dari jebakan tikus yang dipasang menggunakan aki. Kejadian ini diduga berkaitan dengan alat yang biasa digunakan untuk menangkap tikus di area persawahan.

“Kami segera menghubungi petugas reskrim Polres Ngawi untuk melakukan olah TKP dan memastikan penyebab pasti kematian korban,” jelas AKP Haris Sinarto, Kapolsek Geneng.

Jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui apakah korban meninggal akibat sengatan listrik dari jebakan tikus atau karena faktor lain yang terkait dengan alat pencari belut milik korban.

Pihak kepolisian saat ini masih terus menyelidiki kejadian ini dan menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit untuk mendapatkan kepastian mengenai penyebab kematian korban.

“Kami akan memastikan segala sesuatunya melalui hasil visum untuk mengetahui apakah kematian korban berkaitan dengan jebakan listrik atau bukan,” tambah AKP Haris Sinarto.

Wahyu – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hari Raya Idul Fitri 2025 semakin dekat. Pemerintah Kota Madiun terus mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut perayaan tersebut. Persiapan mencakup aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam rapat  koordinasi bersama Forkopimda Kota Madiun pada Senin (24/03/2025) di GCIO. “Rapat ini digelar untuk […]

    Bagikan
  • Ini Respon PSHT Pimpinan M. Taufiq Soal Parluh 2026 Tidak Boleh di Kota Madiun

    Ini Respon PSHT Pimpinan M. Taufiq Soal Parluh 2026 Tidak Boleh di Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang diketuai oleh M. Taufiq memberikan tanggapan terkait hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor antara Forkopimda Jawa Timur, Forkopimda Kota/Kabupaten Madiun serta Magetan di Gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun, pada Rabu (16/9/2026) lalu. Mereka mempertanyakan terkait hasil kesepakatan yang melarang pelaksanaan Parapatan Luhur (Parluh) PSHT […]

    Bagikan
  • Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dijalankan di Madiun, Dua Dapur Siap Produksi

    Program Makan Bergizi Gratis Mulai Dijalankan di Madiun, Dua Dapur Siap Produksi

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto mulai direalisasikan di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dua dapur MBG di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, siap beroperasi dan mulai memproduksi makanan pada Mei ini. Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa […]

    Bagikan
  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
  • Gelorakan Hidup Sehat, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan Favehotel Madiun Gelar “Healthy Talk & Pound Fit”

    Gelorakan Hidup Sehat, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan Favehotel Madiun Gelar “Healthy Talk & Pound Fit”

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebagai upaya mendukung gaya hidup sehat, pun, memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada 7 April, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan favehotel Madiun menyelenggarakan acara “Healthy Talk & Pound Fit”, Minggu (13/4/2025). Acara dikemas menyenangkan namun sarat edukasi kesehatan. Salah satunya, mengenai pencegahan penyakit tidak menular yakni dengan menerapkan keseimbangan […]

    Bagikan
  • Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit. Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo. Kepala Bidang […]

    Bagikan
expand_less