Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Enam Dapur Program MBG di Magetan Disuspend, Belum Miliki Sertifikat Higiene Sanitasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 550
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG yang berada di Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa dihentikan sementara operasionalnya setelah Badan Gizi Nasional (BGN) lantaran belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Ketua Satgas MBG Magetan, Welly Kristanto, menyampaikan bahwa dari total sekitar 60 SPPG yang berjalan, enam dapur penyedia makanan harus disuspend untuk sementara. Kebijakan itu dilakukan sebagai bagian dari pengawasan standar kebersihan dan sanitasi dalam penyelenggaraan program.

Menurutnya, keberadaan SLHS merupakan syarat utama yang wajib dipenuhi semua dapur penyedia MBG agar kualitas makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat tetap aman.

“Dari total SPPG yang beroperasi, ada enam titik yang dihentikan sementara oleh BGN karena belum mengurus sertifikasi tersebut,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Enam SPPG yang terkena sanksi penghentian sementara berada di:

• Desa Bendo, Kecamatan Bendo

• Desa Candirejo, Kecamatan Magetan

• Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo

• Desa Candirejo 2, Kecamatan Magetan

• Desa Grabahan, Kecamatan Karangrejo

• Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan

Welly menjelaskan, persoalan ini mencuat setelah beredarnya laporan masyarakat di media massa dan media sosial terkait standar pengolahan makanan dalam program MBG. Laporan tersebut kemudian dikaji oleh pemerintah daerah sebelum diteruskan ke BGN sebagai bahan evaluasi.

“Informasi dari masyarakat itu kami tindaklanjuti karena menjadi perhatian serius. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar pelaksanaan program tetap sesuai ketentuan,” jelasnya.

Sebagai respons atas temuan ini, Pemerintah Kabupaten Magetan akan mengadakan pertemuan khusus pada Jumat mendatang. Forum tersebut akan mempertemukan seluruh pihak terkait, mulai dari mitra penyedia makanan, yayasan pengelola, hingga koordinator SPPG.

Pertemuan itu diharapkan menjadi ruang evaluasi sekaligus menyatukan komitmen semua pihak agar penyelenggaraan program MBG ke depan lebih tertib dan sesuai standar.

“Besok Jumat semua pihak akan dikumpulkan, baik mitra, yayasan, maupun koordinator SPPG. Tujuannya untuk evaluasi bersama dan menyelaraskan komitmen,” pungkas Welly.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polisi tidak hanya berhasil membekuk tiga pelaku utama pembobolan ATM BNI di Indomaret FL 71, Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, tetapi juga mengamankan beragam barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku. Peralatan Pembobolan ATM Barang bukti utama mencakup peralatan teknis berbahaya yang […]

    Bagikan
  • Balita di Kota Madiun Terkunci di Dalam Mobil, Petugas Damkar Lakukan Evakuasi

    Balita di Kota Madiun Terkunci di Dalam Mobil, Petugas Damkar Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang anak di Kota Madiun terkunci di dalam mobil orang tuanya yang terparkir di garasi pada Jumat (21/8/2026) malam. Petugas dari Satpol PP dan Damkar Kota Madiun melakukan evakuasi usai menerima laporan dari Putra Susilo Hutomo orang tua sang anak, warga Jalan Derkuku Kelurahan Nambangan kidul Kecamatan Manguharjo.  Hengky Wahyu […]

    Bagikan
  • Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ibadah Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kabupaten Magetan menyita perhatian. Di tengah kebiasaan umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih dengan durasi 1–2 jam, ponpes ini justru menjaga tradisi sholat tarawih selama delapan jam dengan bacaan Al-Qur’an 30 juz setiap malam. Ibadah yang berlangsung hingga menjelang sahur ini terdiri […]

    Bagikan
  • Perubahan Desil Picu Pengaduan Warga Magetan, Dinsos Siapkan Verifikasi Ulang

    Perubahan Desil Picu Pengaduan Warga Magetan, Dinsos Siapkan Verifikasi Ulang

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perubahan data desil kesejahteraan masyarakat memicu peningkatan pengaduan warga kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Warga yang sebelumnya berada pada desil 1 hingga 5, namun kini masuk desil di atas 5, mengeluhkan sejumlah fasilitas bantuan sosial yang menjadi tidak aktif. Kepala Dinsos Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, mengatakan perubahan […]

    Bagikan
  • Komisi Informasi Jawa Timur Gelar Verifikasi Faktual Keterbukaan Publik

    Komisi Informasi Jawa Timur Gelar Verifikasi Faktual Keterbukaan Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Informasi (KI) Jawa Timur melakukan verifikasi faktual atau visitasi monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi badan publik tahun 2025 di Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (18/09/2025) tersebut dipusatkan di Gedung Gcio Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun, dihadiri jajaran PPID Diskominfo dan awak media. Komisioner KI […]

    Bagikan
  • Dinkes Magetan Catat 1.997 Kasus Gangguan Pendengaran, Perkuat Deteksi Dini

    Dinkes Magetan Catat 1.997 Kasus Gangguan Pendengaran, Perkuat Deteksi Dini

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus gangguan pendengaran di Kabupaten Magetan menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, tercatat hampir 2.000 kasus terjadi sepanjang tahun 2025 ini. Kondisi ini mendorong kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan pendengaran. Dari total 1.997 kasus yang tercatat, gangguan terbanyak […]

    Bagikan
expand_less