Berita Terkini
Trending Tags

Enam Dapur Program MBG di Magetan Disuspend, Belum Miliki Sertifikat Higiene Sanitasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SPPG yang berada di Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan. Enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa dihentikan sementara operasionalnya setelah Badan Gizi Nasional (BGN) lantaran belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Ketua Satgas MBG Magetan, Welly Kristanto, menyampaikan bahwa dari total sekitar 60 SPPG yang berjalan, enam dapur penyedia makanan harus disuspend untuk sementara. Kebijakan itu dilakukan sebagai bagian dari pengawasan standar kebersihan dan sanitasi dalam penyelenggaraan program.

Menurutnya, keberadaan SLHS merupakan syarat utama yang wajib dipenuhi semua dapur penyedia MBG agar kualitas makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat tetap aman.

“Dari total SPPG yang beroperasi, ada enam titik yang dihentikan sementara oleh BGN karena belum mengurus sertifikasi tersebut,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Enam SPPG yang terkena sanksi penghentian sementara berada di:

• Desa Bendo, Kecamatan Bendo

• Desa Candirejo, Kecamatan Magetan

• Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo

• Desa Candirejo 2, Kecamatan Magetan

• Desa Grabahan, Kecamatan Karangrejo

• Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan

Welly menjelaskan, persoalan ini mencuat setelah beredarnya laporan masyarakat di media massa dan media sosial terkait standar pengolahan makanan dalam program MBG. Laporan tersebut kemudian dikaji oleh pemerintah daerah sebelum diteruskan ke BGN sebagai bahan evaluasi.

“Informasi dari masyarakat itu kami tindaklanjuti karena menjadi perhatian serius. Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar pelaksanaan program tetap sesuai ketentuan,” jelasnya.

Sebagai respons atas temuan ini, Pemerintah Kabupaten Magetan akan mengadakan pertemuan khusus pada Jumat mendatang. Forum tersebut akan mempertemukan seluruh pihak terkait, mulai dari mitra penyedia makanan, yayasan pengelola, hingga koordinator SPPG.

Pertemuan itu diharapkan menjadi ruang evaluasi sekaligus menyatukan komitmen semua pihak agar penyelenggaraan program MBG ke depan lebih tertib dan sesuai standar.

“Besok Jumat semua pihak akan dikumpulkan, baik mitra, yayasan, maupun koordinator SPPG. Tujuannya untuk evaluasi bersama dan menyelaraskan komitmen,” pungkas Welly.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    Warga Desa Metesih Gelar Tradisi Ketupat Asyura Sambut Tahun Baru Islam

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, warga Desa Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, memiliki tradisi tahunan bertajuk Ketupat Asyura yang dilaksanakan pada Senin malam (07/07/2025) bertepatan dengan 11 Muharram. Kegiatan ini diawali dengan arak-arakan ketupat oleh dua perguruan pencak silat besar di Madiun, yakni Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Sidak Peredaran Pupuk Bersubsidi, Cegah Penyelewengan

    Petugas Gabungan Sidak Peredaran Pupuk Bersubsidi, Cegah Penyelewengan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polres Magetan bersama tim gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kios pupuk di wilayah Kabupaten Magetan, Kamis (06/03/2025). Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Joko Santoso bersama Disperindag, Kejari Magetan, serta dinas dan instansi terkait meninjau sejumlah kios pupuk. Ini bagian upaya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan lancar dan tepat […]

    Bagikan
  • RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat remaja korban ledakan petasan di Kabupaten Magetan kini kondisinya mulai membaik. Mereka menjalani perawatan intensif sejak dirujuk ke RSUD Sayidiman pada Sabtu (05/04/2025) lalu. Dari diagnose tim medis, keempatnya mengalami luka bakar sekitar 15 hingga 20 persen di bagian kaki, badan dan muka. “Kondisi saat ini sudah stabil. Untuk […]

    Bagikan
  • 4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya Play Button

    4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau biasa dikenal Pasar Njoyo terbakar pada Senin (27/01/2026) malam. Upaya pemadaman oleh petugas Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dengan dibantu 1 unit mobil tangki air dari BPBD Kota Madiun. Kobaran api cepat membesar lantaran banyak sangkar maupun […]

    Bagikan
  • Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    Lima Formasi PPPK Paruh Waktu di Kota Madiun Dinyatakan Batal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi menggugurkan lima formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan verifikasi administratif dan ditemukan sejumlah persoalan, baik teknis maupun nonteknis. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto. Menurut Soeko, proses pemeriksaan dokumen berlangsung sejak masa pendaftaran hingga […]

    Bagikan
  • Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Krisna (14), seorang remaja asal Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, harus menjalani proses penyelamatan panjang setelah kakinya tersangkut rangka besi jembatan darurat di Dusun Bangunsari, Rabu (17/12/2025) malam. Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat Krisna melintas di jembatan yang biasa dipakai warga menuju area persawahan. Tanpa diduga, kakinya masuk ke sela […]

    Bagikan
expand_less