Berita Terkini
Trending Tags

Petasan Rakitan Meledak! Remaja 13 Tahun Di Ponorogo Terbakar, Begini Kronologinya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 56
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KA (13) warga desa Semanding Ponorogo mengalami luka bakar serius setelah petasan yang dibuatnya menyambar tubuhnya, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Petasan rakitan kembali memakan korban di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Seorang remaja berinisial KA (13), warga Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, mengalami luka bakar cukup serius setelah petasan yang dibuatnya gagal meledak dan justru menyambar tubuhnya pada Kamis malam (19/3/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama temannya, NA (13), tengah merakit sekaligus mencoba petasan yang mereka pelajari dari media sosial. Aktivitas yang awalnya dianggap iseng tersebut berubah menjadi petaka.

Saat petasan dinyalakan, api tidak menyala sempurna. Percikan api justru menyambar bahan mesiu yang berada di sekitar korban. Dalam sekejap, semburan api langsung mengenai tubuh korban.

Akibatnya, KA mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan, dan kaki. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Dokter jaga IGD, dr. Mega Citra, membenarkan kondisi korban yang mengalami luka bakar cukup serius.

“Lukanya sekitar 19,5 persen di bagian wajah, tangan, dan kaki. Sudah dilakukan perawatan luka, pemberian obat dan infus. Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien dirujuk,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Meski demikian, kondisi korban saat ini dilaporkan stabil. Korban dalam keadaan sadar dan memiliki tekanan darah yang baik. Tim medis masih terus melakukan pemantauan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Image Not Found
91 selongsong petasan dan sisa bahan mesiu diamankan pihak kepolisian, Foto : Ega-Sinergia

Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 91 selongsong petasan, sisa bahan mesiu, serta bungkus paket online yang diduga digunakan untuk membeli bahan pembuatan petasan.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar tidak mencoba membuat maupun memainkan petasan rakitan. Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut juga memiliki risiko tinggi yang dapat mengancam keselamatan jiwa. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi Kab. Madiun ke-457, RSUD Caruban Fasilitasi Khitan Massal Gratis untuk 115 Anak

    Hari Jadi Kab. Madiun ke-457, RSUD Caruban Fasilitasi Khitan Massal Gratis untuk 115 Anak

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban memfasilitasi khitan massal gratis bagi 115 anak dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun. Kegiatan sosial ini digelar pada Senin (07/07/2025) dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan yang berlangsung sepanjang bulan Juli ini. Sebanyak 40 tenaga medis dikerahkan, termasuk dokter spesialis bedah dan […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat adanya 16 kasus suspek Campak pada anak sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026. Meski begitu, hingga kini belum ditemukan kasus campak yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Madiun. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujiyanto, mengatakan laporan suspek campak […]

    Bagikan
  • Dua Kendaraan Kecelakaan di Jalur Tawangmangu–Plaosan, Diduga Tak Kuat Menanjak

    Dua Kendaraan Kecelakaan di Jalur Tawangmangu–Plaosan, Diduga Tak Kuat Menanjak

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Raya Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu pagi (23/11/2025). Berdasarkan keterangan saksi mata, Darwanto, kedua kendaraan melaju dalam arah yang sama. Truk box dengan nomor polisi F 8550 HU yang dikemudikan Isep (36), warga Cianjur, berada di depan. Di belakangnya, Innova B 1377 RKA […]

    Bagikan
  • Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengumumkan hasil efisiensi belanja daerah berhasil menghemat sekitar Rp. 44 miliar. Dana itu langsung dialokasikan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan porsi terbesar untuk sektor infrastruktur. Pj Sekda Magetan, Muchtar Wahid, menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menerima kucuran dana terbesar, sekitar Rp12 […]

    Bagikan
  • Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

    Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun pada Senin (30/06/2025). Mereka menyampaikan protes atas carut-marutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA tahun ajaran 2025/2026. Mereka menilai sistem seleksi tahun ini tidak adil dan menyebabkan banyak siswa asal Kota Madiun tidak tertampung di […]

    Bagikan
  • Libur panjang, Lonjakan Penumpang Berangkat Stasiun Madiun 11.665 Orang

    Libur panjang, Lonjakan Penumpang Berangkat Stasiun Madiun 11.665 Orang

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen libur panjang dalam rangka peringatan Hari Raya Waisak 2025 berdampak signifikan terhadap peningkatan volume penumpang di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun. Selama periode Sabtu hingga Selasa (10–13 Mei 2025), tercatat sebanyak 11.665 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Madiun, meningkat 24 persen dibanding periode libur panjang May Day sebelumnya yang […]

    Bagikan
expand_less