Berita Terkini
Trending Tags

Petasan Rakitan Meledak! Remaja 13 Tahun Di Ponorogo Terbakar, Begini Kronologinya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 325
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KA (13) warga desa Semanding Ponorogo mengalami luka bakar serius setelah petasan yang dibuatnya menyambar tubuhnya, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Petasan rakitan kembali memakan korban di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Seorang remaja berinisial KA (13), warga Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, mengalami luka bakar cukup serius setelah petasan yang dibuatnya gagal meledak dan justru menyambar tubuhnya pada Kamis malam (19/3/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama temannya, NA (13), tengah merakit sekaligus mencoba petasan yang mereka pelajari dari media sosial. Aktivitas yang awalnya dianggap iseng tersebut berubah menjadi petaka.

Saat petasan dinyalakan, api tidak menyala sempurna. Percikan api justru menyambar bahan mesiu yang berada di sekitar korban. Dalam sekejap, semburan api langsung mengenai tubuh korban.

Akibatnya, KA mengalami luka bakar di bagian wajah, tangan, dan kaki. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Dokter jaga IGD, dr. Mega Citra, membenarkan kondisi korban yang mengalami luka bakar cukup serius.

“Lukanya sekitar 19,5 persen di bagian wajah, tangan, dan kaki. Sudah dilakukan perawatan luka, pemberian obat dan infus. Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien dirujuk,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Meski demikian, kondisi korban saat ini dilaporkan stabil. Korban dalam keadaan sadar dan memiliki tekanan darah yang baik. Tim medis masih terus melakukan pemantauan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Image Not Found
91 selongsong petasan dan sisa bahan mesiu diamankan pihak kepolisian, Foto : Ega-Sinergia

Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 91 selongsong petasan, sisa bahan mesiu, serta bungkus paket online yang diduga digunakan untuk membeli bahan pembuatan petasan.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar tidak mencoba membuat maupun memainkan petasan rakitan. Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut juga memiliki risiko tinggi yang dapat mengancam keselamatan jiwa. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Elf Terbakar di Tol Madiun-Kertosono, 18 Penumpang Selamat

    Mobil Elf Terbakar di Tol Madiun-Kertosono, 18 Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah kendaraan minibus Elf terbakar hebat di ruas Tol Madiun -Kertosono, tepatnya di KM 630 A arah Madiun-Surabaya, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (21/6/2025). Insiden tersebut terjadi diduga akibat ledakan dari stop kontak di dalam kabin kendaraan. Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Roni Susanto, kendaraan […]

    Bagikan
  • Hari Jadi Kota Madiun ke-108 Bukan Sekadar Pesta, Plt Wali Kota Siapkan Panggung Besar Anak Muda dan UMKM

    Hari Jadi Kota Madiun ke-108 Bukan Sekadar Pesta, Plt Wali Kota Siapkan Panggung Besar Anak Muda dan UMKM

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun tahun ini dipastikan berbeda. Bukan sekadar seremoni tahunan, Pemerintah Kota Madiun ingin menjadikan momentum Hari Jadi sebagai panggung besar bagi talenta lokal, anak muda kreatif, hingga pelaku usaha untuk ikut tumbuh bersama. Hal itu ditegaskan Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun saat peluncuran […]

    Bagikan
  • Melalui Pembiasaan Tiga Bahasa, SDN Purworejo 01 Geger Bentuk Karakter Siswa

    Melalui Pembiasaan Tiga Bahasa, SDN Purworejo 01 Geger Bentuk Karakter Siswa

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — SDN Purworejo 01 Geger, Kabupaten Madiun, terus berupaya menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didiknya. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah program pembiasaan tiga bahasa, yakni Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Program ini dilaksanakan setiap Selasa, Rabu, dan Kamis, diikuti oleh 136 siswa dengan pendampingan guru yang kompeten. […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Gencarkan Program Jumingsih, Kang Suyat Tegaskan Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah Play Button photo_camera 3

    Pemkab Magetan Gencarkan Program Jumingsih, Kang Suyat Tegaskan Pengelolaan Sampah Harus Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggencarkan Program JUMINGSIH (Jumat Minggu Bersih) sebagai upaya memperkuat budaya kerja bakti dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pada pelaksanaan Jumat (6/2/2026), kegiatan difokuskan di kawasan Kali Tengah (samping utara Klenteng), Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan Kota. Program yang melibatkan ASN, TNI, […]

    Bagikan
  • Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang petani asal Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut saat menyeberangi Sungai Keling. Korban bernama Bani (70), ditemukan pada Rabu (21/05/2025) sore dalam kondisi sudah tak bernyawa setelah dua hari proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Peristiwa nahas ini bermula saat korban hendak […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan hingga kini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Selain menunggu pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen, Pemerintah Kabupaten Magetan juga mengusulkan pendirian SR Rintisan sebagai langkah awal percepatan pemenuhan layanan pendidikan bagi warga kurang mampu. SR Rintisan diusulkan berlokasi di Graha Literasi, Plaosan. Proposal lengkap […]

    Bagikan
expand_less