Berita Terkini
Trending Tags

Tradisi Lebaran yang Bikin Kangen! Dari Sungkeman Haru hingga Anak-anak Berburu “Rezeki Dadakan”

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 336
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak-anak mulai “berburu” Tunjangan Hari Raya (THR) dari para kerabat saat hari raya, (20/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Suasana hangat dan penuh haru mewarnai perayaan Hari Raya Idul Fitri di berbagai daerah, termasuk di Desa Gontor, Kecamatan Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tradisi mudik atau “mulih disik” kembali menjadi momen yang paling dinanti, ketika para perantau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

Usai melaksanakan salat Idul Fitri, tradisi sungkeman menjadi pemandangan yang tak terpisahkan. Satu per satu anggota keluarga bersimpuh, memohon maaf kepada orang tua dan sanak saudara. Tangis haru pun pecah, mencairkan jarak yang sempat terbentang karena kesibukan dan perantauan.

Seperti yang terlihat di keluarga besar almarhum Mbah Supeno di Desa Gontor. Siang itu, halaman rumah dipenuhi anggota keluarga lintas generasi. Mereka saling berjabat tangan, berpelukan, bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata saat mengungkapkan permohonan maaf.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi simbol kuatnya nilai kekeluargaan, khususnya di kalangan masyarakat Jawa. Momen Lebaran dimanfaatkan untuk mempererat kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang.

Setelah prosesi sungkeman usai, suasana berubah menjadi lebih riang. Anak-anak mulai “berburu” Tunjangan Hari Raya (THR) dari para kerabat yang telah bekerja atau merantau. Dengan tertib, puluhan anak terlihat mengantre untuk menerima uang saku dalam amplop.

Di keluarga tersebut, sekitar 40 anak ikut serta dalam tradisi bagi-bagi THR. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang berhasil mengumpulkan uang hingga ratusan ribu rupiah, bahkan mencapai satu juta rupiah.

Salah satu anak, Rafasa Zidane Raharjo, mengaku senang mengikuti tradisi tersebut. Ia mengungkapkan akan menggunakan uang yang didapat untuk membeli sepatu baru.

Sementara itu, sesepuh keluarga, Setyo Budiyono, menjelaskan bahwa tradisi bagi-bagi THR atau dalam istilah Jawa disebut “sangu” telah berlangsung turun-temurun sejak generasi terdahulu. Tradisi ini tidak hanya sekadar berbagi rezeki, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam mempererat rasa persatuan dan kekeluargaan.

“Kegiatan ini sudah dilakukan sejak zaman mbah-mbah dulu. Tujuannya untuk menumbuhkan rasa memiliki dan memperkuat keguyuban keluarga,” ujarnya.

Meski sebagian perantau hanya memiliki waktu singkat untuk pulang kampung, momen Lebaran tetap dimanfaatkan secara maksimal untuk berkumpul bersama keluarga besar. Tradisi sungkeman dan berbagi THR pun menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan, sekaligus wujud rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan.

Lebaran bukan hanya tentang kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga tentang kembali ke akar—merajut kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menciptakan kenangan yang akan selalu dirindukan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Madiun Jadi Rujukan, Wali Kota Pare-Pare Studi Banding Tata Kota dan Pemerintahan

    Kota Madiun Jadi Rujukan, Wali Kota Pare-Pare Studi Banding Tata Kota dan Pemerintahan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menjadi rujukan studi banding bagi kota lain. Kali ini, Wali Kota Pare-Pare Tasming Hamid bersama Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pare-Pare melakukan kunjungan kerja ke Kota Madiun, Senin (05/05/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam menata kota dan […]

    Bagikan
  • Laskar Ronggo Djoemeno Bagikan 1.200 Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    Laskar Ronggo Djoemeno Bagikan 1.200 Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 698
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Aksi berbagi di bulan suci Ramadan dilakukan oleh Laskar Ronggo Djoemeno dengan membagikan sekitar 1.200 paket takjil kepada pengguna jalan. Kegiatan tersebut digelar di Simpang Tiga Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Minggu (15/3/2026) sore. Puluhan anggota Laskar Ronggo Djoemeno tampak turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada pengendara yang […]

    Bagikan
  • Truk Trailer Bermuatan 32 Ton Semen Tabrak Motor dan Dua Rumah di Ngawi, Satu Orang Tewas

    Truk Trailer Bermuatan 32 Ton Semen Tabrak Motor dan Dua Rumah di Ngawi, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026) pagi. Sebuah truk trailer bermuatan 32 ton semen terlibat tabrakan dengan sepeda motor yang ditumpangi dua orang hingga kemudian oleng dan menghantam dua rumah warga di tepi jalan. Satu orang pengendara sepeda […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Verind ke JPU

    Polres Madiun Kota Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Verind ke JPU

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pembunuhan terhadap Verind Wibowo Putra warga Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun akan segera masuk ke meja hijau pengadilan. Serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi telah dilakukan oleh penyidik, termasuk terhadap tersangka MR (16). Satreskrim Polres Madiun Kota telah melimpahkan berkas perkara pembunuhan remaja 19 tahun pada (01/01/2026) dini hari […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Siaga Hadapi Kemarau Panjang, Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Karhutla

    BPBD Magetan Siaga Hadapi Kemarau Panjang, Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Karhutla

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebih kering dan lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala Pelaksana (Kalaksa) […]

    Bagikan
  • Keceriaan Ratusan Anak PAUD-RA Muslimat Setono Ikuti Lomba Mewarnai Batik

    Keceriaan Ratusan Anak PAUD-RA Muslimat Setono Ikuti Lomba Mewarnai Batik

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Batik, ratusan anak dari PAUD dan RA Muslimat Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, mengikuti kegiatan luar sekolah yang digelar di area wisata Jati Mori, Kelurahan Setono, Sabtu (18/10/2025). Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang melibatkan para siswa, guru, serta orang tua murid. […]

    Bagikan
expand_less