Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 111
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kehadiran jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya mempermudah mobilitas warga, Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) terus berlanjut dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah Madiun Raya. Kehadiran jembatan tersebut menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas warga, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Salah satu jembatan yang telah dimanfaatkan masyarakat berada di Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Warga menyebut keberadaan jembatan tersebut sangat membantu mengatasi kendala akses yang selama ini mereka hadapi.

Kepala Desa Bendosewu, Isnari, mengatakan jembatan tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas warga sehari-hari, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi dan pendidikan anak-anak.

“Jembatan ini sangat penting bagi warga kami. Selama ini akses menjadi kendala utama, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan anak-anak, maupun pengangkutan hasil pertanian. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga menjadi jauh lebih mudah dan aman,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan TNI yang telah mewujudkan pembangunan tersebut. Menurutnya, jembatan itu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Manfaat serupa juga dirasakan masyarakat di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Jembatan sepanjang 38 meter yang dibangun di wilayah tersebut kini menghubungkan tiga desa sekaligus, yakni Prigi, Margomulyo, dan Karanggandu.

Salah satu warga, Sugeng Rianto, mengungkapkan bahwa sebelum jembatan dibangun, warga harus memutar cukup jauh untuk beraktivitas antar desa.

Image Not Found
Aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan semakin mudah dengan adanya Jembatan Perintis Garuda, Foto : Istimewa

“Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien. Warga kini dapat beraktivitas dengan lebih cepat untuk bekerja, bersekolah, berdagang, hingga mengakses layanan kesehatan dan pemerintahan,” katanya.

Di Kabupaten Nganjuk, manfaat pembangunan juga dirasakan warga Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro. Jembatan Perintis Garuda di wilayah ini menghubungkan Desa Bagorwetan dengan Desa Puhkerep di Kecamatan Rejoso.

Suwito, salah satu warga setempat, mengaku bersyukur karena jembatan baru tersebut menggantikan jembatan lama yang sebelumnya sudah tidak layak digunakan.

“Saya sangat gembira dan bangga dengan dibangunnya jembatan ini. Sebelumnya memang sudah ada jembatan, tetapi kondisinya tidak layak pakai,” ungkapnya.

Kini, menurutnya, jembatan tersebut menjadi jalur penting bagi warga untuk menjalankan berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa Program Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat mengatasi keterbatasan akses.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait aksesibilitas guna mendukung aktivitas sehari-hari,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2026).

Ia berharap pembangunan jembatan-jembatan tersebut mampu memberikan dampak luas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan akses yang lebih mudah, diharapkan aktivitas masyarakat meningkat dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Untoro menambahkan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/DSJ akan terus berlanjut pada tahap berikutnya. Saat ini pihaknya masih melakukan peninjauan sejumlah lokasi untuk menentukan titik pembangunan yang memenuhi persyaratan.

“Kami telah meninjau beberapa titik sasaran untuk pembangunan tahap berikutnya. Dari hasil peninjauan, ada beberapa lokasi yang belum memenuhi syarat sehingga akan kami cari dan tetapkan titik sasaran yang baru,” katanya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Landak Jawa di Madiun, Saksi Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam

    Sidang Landak Jawa di Madiun, Saksi Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kasus kepemilikan satwa dilindungi kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun. Sidang dengan terdakwa Darwanto, warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, yang didakwa memelihara enam ekor landak jawa dengan agenda pemeriksaan saksi a de charge di Ruang Sidang Cakra, Rabu (18/12/2025). Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Indira Patmi itu, terungkap […]

    Bagikan
  • Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Krisna (14), seorang remaja asal Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, harus menjalani proses penyelamatan panjang setelah kakinya tersangkut rangka besi jembatan darurat di Dusun Bangunsari, Rabu (17/12/2025) malam. Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat Krisna melintas di jembatan yang biasa dipakai warga menuju area persawahan. Tanpa diduga, kakinya masuk ke sela […]

    Bagikan
  • BPBD Siagakan Tim dan Peralatan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    BPBD Siagakan Tim dan Peralatan Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi saat memasuki musim hujan. Sejumlah langkah antisipatif dilakukan mulai dari memperkuat relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), menyiapkan jalur evakuasi, hingga memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD […]

    Bagikan
  • Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Gelar Patroli Besar Kawal Malam 1 Suro, Libatkan TNI dan Instansi Terkait

    Polres Ngawi Gelar Patroli Besar Kawal Malam 1 Suro, Libatkan TNI dan Instansi Terkait

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Menyambut malam 1 Suro atau Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Polres Ngawi menggelar patroli skala besar guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kamis (26/06/2025) hingga Jumat dini hari. Kegiatan diawali dengan apel pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon di halaman Mapolres. Patroli […]

    Bagikan
  • Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    Ini Langkah DLH Madiun Soal Dugaan Pencemaran Limbah SPPG Assalam di Geger

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun angkat bicara terkait dugaan pencemaran limbah yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Sumberjo, Kecamatan Geger. Dugaan pencemaran itu sebelumnya dikeluhkan petani setempat lantaran limbah berupa air bercampur minyak diduga mengalir ke area persawahan dan menimbulkan bau menyengat. Kepala DLH […]

    Bagikan
expand_less