Berita Terkini
Trending Tags

Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kehadiran jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya mempermudah mobilitas warga, Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) terus berlanjut dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah Madiun Raya. Kehadiran jembatan tersebut menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas warga, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Salah satu jembatan yang telah dimanfaatkan masyarakat berada di Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Warga menyebut keberadaan jembatan tersebut sangat membantu mengatasi kendala akses yang selama ini mereka hadapi.

Kepala Desa Bendosewu, Isnari, mengatakan jembatan tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas warga sehari-hari, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi dan pendidikan anak-anak.

“Jembatan ini sangat penting bagi warga kami. Selama ini akses menjadi kendala utama, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan anak-anak, maupun pengangkutan hasil pertanian. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga menjadi jauh lebih mudah dan aman,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan TNI yang telah mewujudkan pembangunan tersebut. Menurutnya, jembatan itu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Manfaat serupa juga dirasakan masyarakat di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Jembatan sepanjang 38 meter yang dibangun di wilayah tersebut kini menghubungkan tiga desa sekaligus, yakni Prigi, Margomulyo, dan Karanggandu.

Salah satu warga, Sugeng Rianto, mengungkapkan bahwa sebelum jembatan dibangun, warga harus memutar cukup jauh untuk beraktivitas antar desa.

Image Not Found
Aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan semakin mudah dengan adanya Jembatan Perintis Garuda, Foto : Istimewa

“Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien. Warga kini dapat beraktivitas dengan lebih cepat untuk bekerja, bersekolah, berdagang, hingga mengakses layanan kesehatan dan pemerintahan,” katanya.

Di Kabupaten Nganjuk, manfaat pembangunan juga dirasakan warga Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro. Jembatan Perintis Garuda di wilayah ini menghubungkan Desa Bagorwetan dengan Desa Puhkerep di Kecamatan Rejoso.

Suwito, salah satu warga setempat, mengaku bersyukur karena jembatan baru tersebut menggantikan jembatan lama yang sebelumnya sudah tidak layak digunakan.

“Saya sangat gembira dan bangga dengan dibangunnya jembatan ini. Sebelumnya memang sudah ada jembatan, tetapi kondisinya tidak layak pakai,” ungkapnya.

Kini, menurutnya, jembatan tersebut menjadi jalur penting bagi warga untuk menjalankan berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

Sementara itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa Program Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat mengatasi keterbatasan akses.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya terkait aksesibilitas guna mendukung aktivitas sehari-hari,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2026).

Ia berharap pembangunan jembatan-jembatan tersebut mampu memberikan dampak luas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan akses yang lebih mudah, diharapkan aktivitas masyarakat meningkat dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Untoro menambahkan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/DSJ akan terus berlanjut pada tahap berikutnya. Saat ini pihaknya masih melakukan peninjauan sejumlah lokasi untuk menentukan titik pembangunan yang memenuhi persyaratan.

“Kami telah meninjau beberapa titik sasaran untuk pembangunan tahap berikutnya. Dari hasil peninjauan, ada beberapa lokasi yang belum memenuhi syarat sehingga akan kami cari dan tetapkan titik sasaran yang baru,” katanya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembalap Muda Magetan, Adenanta Putra Torehkan Podium Kemenangan di Motegi Jepang

    Pembalap Muda Magetan, Adenanta Putra Torehkan Podium Kemenangan di Motegi Jepang

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema di Sirkuit Motegi Mobility Resort, Jepang, Minggu (13/07/2025), tepatnya dari arena balap motor Asia Road Racing Championship (ARRC). Muhammad Adenanta Putra, pembalap muda asal Magetan, Jawa Timur, mencetak sejarah dengan meraih kemenangan gemilang di kelas Supersport 600 (SS600), Race 2. Namun, lebih dari sekadar kemenangan, sorotan […]

    Bagikan
  • Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terkadang, tingkah laku balita bisa menjadi perhatian serius bagi orang tua. Seperti yang terjadi hari ini Kamis (13/3/2025), anak bernama Quenza Amara Adila, 3 tahun, yang merupakan warga Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, mengalami kejadian tak terduga. Jari telunjuknya terjepit di lubang kursi besi saat sedang bermain di rumah. Kekhawatiran orang […]

    Bagikan
  • Libur Lebaran, Wahana Air di Kabupaten Madiun Dipadati Pengunjung

    Libur Lebaran, Wahana Air di Kabupaten Madiun Dipadati Pengunjung

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Libur Idul Fitri tahun 2025 dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi berbagai tempat wisata, salah satunya wahana air di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Sejak H+1 Lebaran, jumlah pengunjung mengalami peningkatan drastis, mencapai hampir 5.000 orang. Mayoritas pengunjung merupakan para pemudik dari luar daerah, seperti wilayah Karesidenan Madiun hingga Jakarta. Kenaikan ini tercatat […]

    Bagikan
  • Guntur Sasono Serahkan Combine Harvester untuk Petani Madiun, Dukung Swasembada Beras Nasional

    Guntur Sasono Serahkan Combine Harvester untuk Petani Madiun, Dukung Swasembada Beras Nasional

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Guntur Sasono, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa Combine Harvester Bimo 102 kepada Kelompok Tani Margo Mulyo di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Selasa (17/6/2025). Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari dukungan Guntur terhadap program Asta Cita Presiden […]

    Bagikan
  • Noah Angkat Pesona Alam Ponorogo Lewat Project Side/B

    Noah Angkat Pesona Alam Ponorogo Lewat Project Side/B

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pesona alam Bumi Reog kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini giliran grup band Noah yang mempromosikan keindahan Ponorogo melalui project Side/B di kanal YouTube resmi mereka, NOAH OFFICIAL. Dalam episode ketujuh berjudul NOAH SIDE/B – Sally Sendiri (Eps. 7 Watu Semaur, Ponorogo), Ariel, Lukman, dan David menjelajahi dua destinasi wisata. Mereka […]

    Bagikan
  • Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun tengah mengalami fenomena unik di pusat-pusat perbelanjaannya. Istilah Rojali (rombongan jarang beli) dan Rohana (rombongan hanya nanya-nanya) kini makin sering terdengar, menggambarkan perilaku pengunjung yang ramai datang ke mal, namun minim transaksi. Manajer Lawu Plaza, Andreas Nugroho, mengakui bahwa tren tersebut cukup terasa di tempatnya. Ia menyebut banyak […]

    Bagikan
expand_less