Berita Terkini
Trending Tags

Banjir Berulang di Magetan Tuai Kritik, Aktivis Desak Evaluasi Kinerja OPD

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 224
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aktivis LSM Magetan Center desak evaluasi kinerja OPD terkait banjir berulang di Magetan, (6/4/2026), Foto : Tangkapan Layar

Sinergia | Magetan – Banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Dalam satu tahun terakhir, sejak awal kepemimpinan Bupati Nanik Sumantri bersama Wakil Bupati Suyatni Prihasmoro, kejadian serupa tercatat telah terjadi dua kali.

Aktivis LSM Magetan Center, Beni Ardi, menilai kondisi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai bencana musiman semata. Ia menyebut, banjir yang terus berulang menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam penanganan, termasuk kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dan lemahnya pengawasan.

“Kalau setiap tahun bahkan bisa berulang dalam waktu dekat, ini bukan lagi sekadar faktor cuaca. Ada yang tidak beres dalam penanganannya,” ujar Beni, Senin (6/4/2026).

Ia mempertanyakan langkah konkret yang telah dilakukan OPD terkait, serta peran DPRD (khususnya Komisi D) dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap program penanggulangan banjir.

Menurut Beni, persoalan tata ruang juga menjadi faktor krusial yang belum terselesaikan. Ia menyoroti masih banyaknya bangunan yang berdiri di atas aliran sungai maupun saluran drainase.

“Penataan ruang kita ini masih amburadul. Banyak bangunan berdiri di atas saluran air, bahkan di bantaran sungai. Ini jelas memperparah risiko banjir,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai sejumlah proyek pengendalian banjir seperti pembangunan embung dan sudetan belum memberikan hasil signifikan di lapangan.

“Sudah ada embung di wilayah atas, sudetan juga dibangun. Tapi faktanya banjir tetap terjadi. Artinya ada yang salah dalam perencanaan atau pelaksanaannya,” imbuh Beni.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak terus-menerus menyalahkan masyarakat dalam persoalan banjir, seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan.

“Memang perilaku masyarakat perlu dibenahi, tapi pemerintah punya tanggung jawab utama untuk memastikan sistemnya berjalan baik. Jangan semua dibebankan ke warga,” katanya.

Beni menegaskan, kepala daerah perlu mengambil sikap tegas terhadap OPD yang dinilai tidak bekerja optimal. Ia menilai anggaran besar yang telah digelontorkan selama ini seharusnya mampu menghasilkan solusi nyata.

“Bupati harus berani mengevaluasi dan menindak OPD yang kinerjanya tidak maksimal. Uang rakyat sudah banyak dipakai untuk penanganan banjir, tapi hasilnya belum terlihat,” tandasnya.

Ia pun mendorong adanya evaluasi menyeluruh dan langkah konkret agar persoalan banjir di Magetan tidak terus berulang setiap musim hujan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyaru Polisi, Pria Asal Kediri Ditangkap Saat Lamaran di Magetan

    Nyaru Polisi, Pria Asal Kediri Ditangkap Saat Lamaran di Magetan

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aksi penipuan kembali mencuat di media sosial. Seorang pria asal Kediri, Jawa Timur, harus berurusan dengan polisi sungguhan setelah nekat menyamar sebagai anggota kepolisian demi melamar seorang janda asal Magetan. Identitas palsunya terbongkar tepat saat prosesi lamaran berlangsung. Pelaku diketahui bernama Doni Setiawan. Ia berkenalan dengan korban, RS warga Kecamatan […]

    Bagikan
  • Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena maraknya pengamen, gelandangan, dan anak jalanan di sejumlah titik keramaian kembali terlihat selama bulan suci Ramadan di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kondisi ini mendorong aparat melakukan langkah penertiban guna menjaga ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menertibkan delapan gelandangan dan […]

    Bagikan
  • Antusias Warga Menukarkan Uang yang Diadakan Bank Indonesia

    Antusias Warga Menukarkan Uang yang Diadakan Bank Indonesia

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan warga memanfaatkan layanan penukaran uang yang diadakan oleh Bank Indonesia (BI) Kediri di depan Masjid Agung Kota Madiun pada Selasa 4/3/2025. Penukaran uang ini di sambut antusias warga masyarakat yang ingin menukarkan uang menjadi nominal pecahan untuk persiapan Lebaran Idul Fitri mendatang. Tak hanya warga Kota Madiun, namun warga […]

    Bagikan
  • Proyek Strategis 2026, Wali Kota Maidi Targetkan Februari Masuk Lelang

    Proyek Strategis 2026, Wali Kota Maidi Targetkan Februari Masuk Lelang

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menekankan agar seluruh proyek strategis tahun 2026 masuk tahap lelang paling lambat Februari mendatang. Hal itu ditekankan dihadapan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam bimbingan teknis pengadaan barang/jasa pada Selasa (13/01/2026) di aula resto Ayam Pemuda Kota Madiun. Hal itu agar proyek dapat segera dikerjakan tidak mepet […]

    Bagikan
  • Menikmati Kelezatan Nila Jumbo Asam Manis di Pinggir Telaga Ponorogo

    Menikmati Kelezatan Nila Jumbo Asam Manis di Pinggir Telaga Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Telaga Ngebel Ponorogo tidak hanya menyuguhkan keindahan alam yang sejuk nan asri. Namun, aneka kuliner yang menggoda yang khas di Telaga Ngebel patut disantap. Apalagi kalau bukan olahan ikan Nila. Lokasinya berada di tepi telaga, rumah makan bernama Pos Ketan. Kenapa ikan nila, hal ini lantaran di area Telaga Ngebel banyak […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Libatkan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Magetan

    Kecelakaan Libatkan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Magetan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut yang melibatkan pelajar kembali terjadi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang siswi berinisial CD berusia 16 tahun, warga Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk di tanjakan Desa Cileng, Kecamatan Poncol, Sabtu (11/10/2025) siang kemarin. Insiden tragis ini menambah daftar panjang kecelakaan di […]

    Bagikan
expand_less