Berita Terkini
Trending Tags

Sejumlah Warga Protes Lapangan Josenan Jadi Lokasi Pembangunan KKMP

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 368
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah warga Josenan sampaikan penolakan pembangunan KKMP di lapangan, (6/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah warga Kelurahan Josenan menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di area Lapangan Josenan. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada pihak kelurahan dalam pertemuan mediasi yang di Kantor Kelurahan Josenan pada Senin (6/4/2026).

Perwakilan warga, Tri Setiawan mengatakan masyarakat tidak menolak program pemerintah, namun keberatan jika pembangunan koperasi dilakukan secara permanen di lapangan yang selama ini menjadi pusat aktivitas warga.

“Kalau program pemerintah sebenarnya kami setuju. Tapi yang kami tolak adalah pembangunan permanen di Lapangan Josenan. Karena semua kegiatan warga, mulai olahraga sepak bola, voli, sampai kegiatan keagamaan seperti Idul Fitri dan Idul Adha dilakukan di sini,” ujar Tri.

Menurutnya, keberadaan bangunan permanen di lapangan tersebut dikhawatirkan akan mengganggu berbagai aktivitas masyarakat yang selama ini terpusat di lokasi tersebut.

Tri juga menyebutkan bahwa sebelum rencana pembangunan muncul, warga mengaku belum pernah menerima sosialisasi secara langsung terkait proyek tersebut.

“Kalau sebelumnya belum ada sosialisasi sama sekali. Itu yang menjadi kesalahan dari oknum tertentu,” katanya.

Dalam mediasi yang berlangsung di kantor kelurahan, warga dan pemerintah setempat akhirnya menyepakati bahwa rencana pembangunan untuk sementara dipending atau ditunda.

“Pak Lurah menyampaikan sementara ini dipending dulu. Jadi bukan dihentikan, tapi ditunda sambil menunggu musyawarah lagi dengan warga,” jelas Tri.

Meski demikian, warga mengaku siap kembali menyuarakan aspirasi jika pembangunan tersebut tetap dilanjutkan tanpa kesepakatan bersama. “Kalau nanti diteruskan, warga pasti akan melakukan aksi, tapi tidak anarki,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Josenan Sigit Sudarto mengatakan aspirasi warga yang disampaikan saat ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pihak kelurahan juga telah menggelar Musyawarah Kelurahan (Muskel) yang melibatkan RT, RW, serta tokoh masyarakat.

“Ini aspirasi warga yang kesekian. Kemarin kita sudah mediasi, sudah Muskul juga, RT, RW dan tokoh masyarakat sudah diundang dan saat itu disepakati,” ujar Sigit.

Ia menjelaskan bahwa program KKMP merupakan program yang harus dijalankan karena merupakan perintah dari pemerintah. Namun, keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menjadi kendala utama dalam menentukan lokasi pembangunan.

“Kesulitannya memang soal lahan. Di Josenan ada dua lokasi yang dipertimbangkan. Awalnya kita mengusulkan di Bina Loka, tapi tidak memenuhi syarat karena lebarnya harus 20 meter,” jelasnya.

Karena keterbatasan tersebut, opsi kedua yang dinilai memungkinkan adalah Lapangan Josenan. Penentuan lokasi itu juga telah melalui survei oleh satuan tugas dari Pemerintah Kota Madiun yang melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah.

“Satgas dari Pemkot, mulai DLH, PU hingga bagian aset sudah survei lapangan dan lokasi itu disetujui,” katanya.

Meski demikian, pihak kelurahan menegaskan akan kembali menggelar pertemuan dengan masyarakat guna mencari solusi terbaik agar tidak terjadi konflik di tengah warga.

“Intinya kita ingin tidak ada benturan. Nanti akan kita kumpulkan lagi warga untuk musyawarah,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

    Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengungkap hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal yang menimpa puluhan warga di dua kecamatan beberapa waktu lalu. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto, menyebutkan sampel yang diperiksa meliputi air, bumbu gulai, kecap, sate, tongseng, gulai kambing, serta sejumlah peralatan memasak dari […]

    Bagikan
  • Pengeroyokan Remaja di Ngawi Viral, Polisi Amankan Dua Pelaku

    Pengeroyokan Remaja di Ngawi Viral, Polisi Amankan Dua Pelaku

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pengeroyokan terhadap seorang remaja di Kabupaten Ngawi viral di media sosial setelah video berdurasi satu menit tersebar luas. Dalam rekaman tersebut, korban tampak dikerumuni dan mengalami kekerasan fisik dari sejumlah orang. Peristiwa ini terjadi di sekitar Pasar Kerten, Kecamatan Paron, pada Minggu (5/4/2026) lalu. Narasi yang beredar sempat menyebut korban […]

    Bagikan
  • Emil Dardak : Iuran Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

    Emil Dardak : Iuran Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, menegaskan bahwa iuran komite sekolah tidak boleh berubah menjadi pungutan wajib yang justru membebani keluarga siswa. Pernyataan itu disampaikan Emil saat menghadiri kegiatan di Magetan, Senin (25/08/2025). Emil menilai, persoalan utama bukan pada keberadaan iuran komite, melainkan perasaan sebagian orang tua yang merasa tersisih […]

    Bagikan
  • Pekerja Hiburan Malam di Ponorogo Terciduk Jadi Pengedar Obat Terlarang

    Pekerja Hiburan Malam di Ponorogo Terciduk Jadi Pengedar Obat Terlarang

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dunia hiburan malam di Ponorogo diguncang kabar mengejutkan. Seorang wanita pekerja hiburan malam berinisial IPC (30), asal Bandung, Jawa Barat, ternyata menyambi sebagai pengedar obat-obatan terlarang. Ia ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Ponorogo bersama 10 orang lainnya dalam operasi Tumpas Narkoba Semeru. Selain IPC, polisi juga menciduk seorang perempuan lain berinisial […]

    Bagikan
  • Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    Ini Identitas Perampok Minimarket di Maospati Magetan, Dua Pelaku Buron

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Identitas para pelaku perampokan minimarket 24 jam di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap dua dari empat pelaku komplotan spesialis perampok minimarket lintas kota. Dua tersangka yang sudah diamankan adalah HK, warga Kabupaten Demak, dan SD, warga Kabupaten Cirebon. Keduanya ditangkap di wilayah Depok, Jawa Barat, setelah polisi […]

    Bagikan
  • Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Wali Kota Madiun dan Jajaran Ziarah Makam Leluhur

    Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Wali Kota Madiun dan Jajaran Ziarah Makam Leluhur

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran Forkopimda, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar kegiatan ziarah ke makam para pendiri Kota Madiun, Kamis (19/06/2025). Ziarah dimulai dari makam Ki Ageng Ronggo Jumeno atau dikenal juga sebagai Ki […]

    Bagikan
expand_less