Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Madiun Tolak WFH dalam SE Hemat Energi, Usul ASN Wajib Bersepeda hingga Jalan Kaki

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Fery Sudarsono menolak aturan WFH bagi ASN Kabupaten Madiun, (6/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Ketua DPRD Kabupaten Madiun memberikan tanggapan tegas terkait rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun yang akan menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang gerakan hemat energi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (6/4/2026).

Dalam pernyataannya, Ketua DPRD Fery mendorong agar Bupati Madiun segera merealisasikan SE tersebut. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan hemat energi tidak seharusnya diarahkan pada skema work from home (WFH).

“Kami sarankan Pak Bupati segera membuat SE seperti yang sudah direncanakan. Tapi untuk WFH, kami tidak menyarankan itu diterapkan di Kabupaten Madiun,” tegasnya.

Menurut Fery, kondisi geografis Kabupaten Madiun yang luas membuat kebijakan WFH kurang tepat sasaran dan berpotensi menurunkan efektivitas kerja ASN. Ia bahkan menilai sistem kerja dari rumah bisa memicu penurunan disiplin.

“Kalau WFH, itu malah membuat malas. ASN sudah digaji negara, kalau disuruh di rumah belum tentu benar-benar bekerja. Bisa saja malah ke luar rumah atau tidak produktif,” ujarnya.

Sebagai alternatif, DPRD justru mendorong kebijakan yang mengarah pada pola hidup sehat sekaligus hemat energi, seperti penggunaan sepeda dan berjalan kaki bagi ASN yang memiliki jarak tempuh dekat ke kantor.

Fery mencontohkan, ASN yang tinggal dalam radius 2 hingga 10 kilometer dari pusat pemerintahan dinilai masih memungkinkan untuk bersepeda atau berjalan kaki.

“Sudah dicontohkan Pak Bupati untuk bersepeda. Itu bisa ditegaskan lagi, misalnya setiap Rabu dan Jumat ASN wajib bersepeda atau jalan kaki. Kita dorong hidup sehat,” jelasnya.

Ia juga mengusulkan adanya dukungan transportasi bagi ASN yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan. Salah satunya dengan penyediaan bus khusus milik Pemkab untuk antar-jemput pegawai.

“Kalau yang jaraknya di atas 10 kilometer, bisa difasilitasi bus Pemkab. Diatur rutenya, dijemput setiap pagi. Itu lebih efektif,” tambahnya.

Fery menilai, pengalihan kebijakan dari pembatasan aktivitas ke efisiensi transportasi akan lebih tepat dalam mendukung gerakan hemat energi, tanpa mengorbankan produktivitas kerja ASN.

Ia pun memastikan DPRD siap mendukung langkah Bupati selama kebijakan tersebut tetap mengedepankan efektifitas kerja dan kedisiplinan pegawai.

“Kami siap mendukung. Yang penting tujuannya jelas, hemat energi tercapai, tapi kinerja ASN juga tetap maksimal,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Madiun Catat Deflasi keempat di Tahun 2025

    Kota Madiun Catat Deflasi keempat di Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat, pada Agustus 2025 terjadi deflasi sebesar 0,07 persen. Ini menjadi deflasi keempat sepanjang tahun ini, setelah sebelumnya terjadi pada Januari, Februari, dan Mei. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan bahwa secara tahunan (year on year/YoY), Agustus 2025 dibanding Agustus 2024, Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    Diamankan Polisi, Sejoli Pembuang Bayi Akui Menyesal

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Babak akhir kasus penelantaran bayi di area sawah Desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun berujung bui. Sejoli orang tua biologis bayi yakni Yuliyanto  (27), merupakan warga Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, dan EV 18 tahun warga Desa Sarwadadi, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kepada penyidik EV mengakui penyesalannya karena setelah […]

    Bagikan
  • Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan […]

    Bagikan
  • PWI Jatim Lantik Kepengurusan PWI Madiun Raya Periode 2025-2028

    PWI Jatim Lantik Kepengurusan PWI Madiun Raya Periode 2025-2028

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madiun Raya resmi berganti. Hal itu sesuai dengan hasil Konferensi III dan Pelantikan yang digelar di Hotel Aston Madiun yang dihadiri langsung oleh Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim dan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Machmud Suhermono pada Kamis (04/12/2025). Turut hadir Wakil Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan tujuh sepeda motor di perlintasan sebidang di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, kini memasuki babak baru. Polres Magetan mulai menyelidiki unsur kelalaian, termasuk yang melibatkan jajaran manajemen PT KAI Daop 7 Madiun. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Gelar Tes Urine Mendadak, 97 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    Polres Ponorogo Gelar Tes Urine Mendadak, 97 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Upaya memerangi penyalahgunaan narkotika tidak hanya diarahkan kepada masyarakat, tetapi juga diperkuat di internal kepolisian. Polres Ponorogo menggelar pemeriksaan urine secara mendadak terhadap puluhan anggotanya sebagai bentuk pengawasan sekaligus langkah pencegahan dini. Kegiatan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan melibatkan seluruh unsur personel, mulai anggota hingga pejabat utama. Hasilnya, sebanyak 97 […]

    Bagikan
expand_less