Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

DPRD Madiun Tolak WFH dalam SE Hemat Energi, Usul ASN Wajib Bersepeda hingga Jalan Kaki

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 352
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Fery Sudarsono menolak aturan WFH bagi ASN Kabupaten Madiun, (6/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Ketua DPRD Kabupaten Madiun memberikan tanggapan tegas terkait rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun yang akan menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang gerakan hemat energi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (6/4/2026).

Dalam pernyataannya, Ketua DPRD Fery mendorong agar Bupati Madiun segera merealisasikan SE tersebut. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan hemat energi tidak seharusnya diarahkan pada skema work from home (WFH).

“Kami sarankan Pak Bupati segera membuat SE seperti yang sudah direncanakan. Tapi untuk WFH, kami tidak menyarankan itu diterapkan di Kabupaten Madiun,” tegasnya.

Menurut Fery, kondisi geografis Kabupaten Madiun yang luas membuat kebijakan WFH kurang tepat sasaran dan berpotensi menurunkan efektivitas kerja ASN. Ia bahkan menilai sistem kerja dari rumah bisa memicu penurunan disiplin.

“Kalau WFH, itu malah membuat malas. ASN sudah digaji negara, kalau disuruh di rumah belum tentu benar-benar bekerja. Bisa saja malah ke luar rumah atau tidak produktif,” ujarnya.

Sebagai alternatif, DPRD justru mendorong kebijakan yang mengarah pada pola hidup sehat sekaligus hemat energi, seperti penggunaan sepeda dan berjalan kaki bagi ASN yang memiliki jarak tempuh dekat ke kantor.

Fery mencontohkan, ASN yang tinggal dalam radius 2 hingga 10 kilometer dari pusat pemerintahan dinilai masih memungkinkan untuk bersepeda atau berjalan kaki.

“Sudah dicontohkan Pak Bupati untuk bersepeda. Itu bisa ditegaskan lagi, misalnya setiap Rabu dan Jumat ASN wajib bersepeda atau jalan kaki. Kita dorong hidup sehat,” jelasnya.

Ia juga mengusulkan adanya dukungan transportasi bagi ASN yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan. Salah satunya dengan penyediaan bus khusus milik Pemkab untuk antar-jemput pegawai.

“Kalau yang jaraknya di atas 10 kilometer, bisa difasilitasi bus Pemkab. Diatur rutenya, dijemput setiap pagi. Itu lebih efektif,” tambahnya.

Fery menilai, pengalihan kebijakan dari pembatasan aktivitas ke efisiensi transportasi akan lebih tepat dalam mendukung gerakan hemat energi, tanpa mengorbankan produktivitas kerja ASN.

Ia pun memastikan DPRD siap mendukung langkah Bupati selama kebijakan tersebut tetap mengedepankan efektifitas kerja dan kedisiplinan pegawai.

“Kami siap mendukung. Yang penting tujuannya jelas, hemat energi tercapai, tapi kinerja ASN juga tetap maksimal,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Kericuhan Demo di DPRD Kota Madiun bertambah

    Tersangka Kericuhan Demo di DPRD Kota Madiun bertambah

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus kericuhan dan perusakan di Kantor DPRD Kota Madiun pada 30 Agustus 2025 terus berlanjut. Hingga kini, jumlah tersangka yang ditetapkan polisi bertambah menjadi sepuluh orang. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, mengungkapkan bahwa satu tersangka baru berinisial W.R resmi ditetapkan pekan lalu. “Satu minggu yang lalu kita […]

    Bagikan
  • Drama di Ruang Kelas! Jari Siswa SD Terjebak di Meja, Damkar Jadi Penyelamat

    Drama di Ruang Kelas! Jari Siswa SD Terjebak di Meja, Damkar Jadi Penyelamat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bangunsari 03, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami insiden jari tangan terjepit di lubang meja belajar saat jam pelajaran berlangsung Kamis (23/7/2026) pagi. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun diterjunkan untuk melakukan evakuasi hingga jari korban berhasil dilepaskan tanpa kendala. Peristiwa tersebut menimpa Ahmad Aryan Izzul […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas, Pemkab Madiun Fokuskan Program Prioritas dan Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

    TKD Dipangkas, Pemkab Madiun Fokuskan Program Prioritas dan Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersiap melakukan efisiensi anggaran besar-besaran pada tahun 2026. Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan terdapat pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp. 228 miliar. Menurutnya, Pemkab Madiun akan berfokus pada program-program prioritas yang sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi […]

    Bagikan
  • Kemenag Ponorogo Genjot Pembuatan Paspor Jemaah Haji 2026, 226 Orang Terlayani Hingga Akhir September

    Kemenag Ponorogo Genjot Pembuatan Paspor Jemaah Haji 2026, 226 Orang Terlayani Hingga Akhir September

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo intensif melakukan verifikasi dan fasilitasi pembuatan paspor bagi calon jemaah haji 2026. Hingga akhir September, tercatat 226 jemaah telah dibantu pembuatan paspor dalam dua gelombang kegiatan yang digelar di wilayah setempat. “Bulan lalu kami melakukan verifikasi terhadap kesediaan jemaah. Untuk menindaklanjuti, sampai akhir September kami […]

    Bagikan
  • Begini Kondisi Bengkel Yang Tertabrak Mobil Penyanyi Cantika Davinca

    Begini Kondisi Bengkel Yang Tertabrak Mobil Penyanyi Cantika Davinca

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dampak kecelakaan maut yang melibatkan mobil penyanyi dangdut Imelda Naisya Ayudya Cantika alias Cantika Davinca masih terasa hingga Sabtu (04/10/2025). Tidak hanya menewaskan dua pelajar SMP, insiden di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan itu juga menyebabkan kerusakan parah pada bengkel warga di tepi jalan. Bengkel milik Eko Susanto (48) menjadi […]

    Bagikan
  • Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    Angka Stunting di Magetan Turun, Tapi Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Magetan masih menghadapi tantangan besar. Data Dinas Kesehatan mencatat, hingga 2025 terdapat 2.564 balita stunting atau sekitar 8,8 persen dari total balita. Angka ini memang sedikit menurun dibanding 2024 yang mencapai 2.588 anak (10,4 persen), namun tetap mengindikasikan masalah serius. Kecamatan Panekan menjadi wilayah dengan […]

    Bagikan
expand_less