Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Bocah 4 Tahun yang Hilang Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C, Keluarga Histeris

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 618
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jasad korban bocah 4 tahun yang dikabarkan hilang, berhasil dievakuasi dari lokasi bekas galian C. (14/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Bocah berusia 4 tahun, Rizuka Putra Ramadhan, yang dilaporkan hilang sejak Senin (13/4/2026), ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 20 jam pencarian bekas tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Korban ditemukan pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di kubangan bekas galian C yang berjarak sekitar 60 hingga 100 meter dari rumahnya. Jasad korban muncul dari kedalaman sekitar 4 meter saat petugas melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dengan metode manuver.

Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari BPBD, Brimob, SAR, serta warga setempat. Evakuasi jenazah dilakukan tak lama setelah korban ditemukan, kemudian dibawa ke rumah duka.

Tangis histeris keluarga pecah saat jenazah korban tiba di rumah duka. Korban diketahui merupakan anak kedua dari pasangan Slamet dan Suwarni.

Kapolsek Saradan AKP Sukoco mengatakan, korban terakhir kali terlihat berada di rumah sekitar pukul 14.30 WIB pada Senin (13/4/2026). Saat itu, korban ditinggal ibunya yang tengah mencuci di bagian belakang rumah.

“Sekitar 15 menit kemudian, anak tersebut sudah tidak ada di dalam rumah saat dicari oleh ibunya,” ujar AKP Sukoco, Selasa (14/4/2026).

Ia menambahkan, penemuan korban merupakan hasil kerja sama tim gabungan dan masyarakat yang turut membantu pencarian sejak hari pertama laporan diterima.

“Berkat usaha dan doa dari semua pihak, baik dari Brimob, BPBD, SAR, dan masyarakat, korban akhirnya ditemukan di belakang rumah, di area bekas galian yang masih tergenang air,” katanya.

Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Inafis Polres Madiun dan tenaga medis untuk memastikan penyebab kematian korban.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait keberadaan bekas galian C yang tidak dikelola dengan baik. Lokasi tersebut diketahui sudah dua kali memakan korban jiwa.

Pada 2025 lalu, kejadian serupa juga menimpa seorang siswa sekolah dasar yang terpeleset saat bermain di sekitar area galian dan tenggelam.

Pihak kepolisian mengimbau agar pemerintah desa setempat segera mengambil langkah penanganan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Roboh, Warga Terpaksa Melintasi Jembatan Bambu

    Jembatan Roboh, Warga Terpaksa Melintasi Jembatan Bambu

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Ponorogo sepanjang hari menyebabkan Jembatan Mingging di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, roboh pada Sabtu (29/03/2025) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 6 meter itu tak mampu menahan derasnya arus sungai yang meluap akibat curah hujan tinggi. Akibatnya, ratusan warga di Dusun […]

    Bagikan
  • Satgas Pangan Cek Harga Beras di Pasar Pagotan, Pastikan Sesuai HET

    Satgas Pangan Cek Harga Beras di Pasar Pagotan, Pastikan Sesuai HET

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Polres Madiun memastikan harga beras di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Pengecekan harga dan ketersediaan beras tersebut dilakukan bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Jumat (11/9/2026). Kasat Reskrim […]

    Bagikan
  • Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi

    Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Upaya kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Uswatun Khasanah (29) akhirnya membuahkan hasil. Petugas gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Ngawi berhasil meringkus pelaku mutilasi ibu dua anak itu yang ditemukan di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi pada Kamis (23/1/2025) lalu. Pelaku telah diamankan pada Sabtu (25/1/2025) […]

    Bagikan
  • Lelang Proyek Lanskap MPP Kota Madiun Dievaluasi Ulang, Upah Tenaga Kerja Jadi Sorotan

    Lelang Proyek Lanskap MPP Kota Madiun Dievaluasi Ulang, Upah Tenaga Kerja Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Proses lelang proyek penataan lanskap Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun memasuki tahap evaluasi ulang. Keputusan tersebut diambil setelah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun menemukan persoalan dalam evaluasi teknis terhadap calon penyedia yang sebelumnya ditetapkan sebagai pemenang oleh kelompok […]

    Bagikan
  • Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran Kota Madiun saat kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (19/4/2026) lalu menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran pembangunan atau belanja modal dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2025 Kabupaten Magetan kembali menuai kritik tajam. Dari delapan fraksi yang menyampaikan pandangan umum, mayoritas menyoroti porsi belanja modal yang hanya 9,67 persen dari total anggaran. DPRD menilai angka tersebut terlalu kecil untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Sebagai perbandingan, pada […]

    Bagikan
expand_less