Berita Terkini
Trending Tags

Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 246
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Antisipasi El Nino, Pemkab Madiun jaga pasokan air lahan pertanian. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai menyiapkan langkah antisipatif menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi memicu kemarau panjang pada 2026. Fokus utama diarahkan pada upaya menjaga ketersediaan air untuk lahan pertanian, terutama di wilayah rawan kekeringan.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Zainul Aripin, mengatakan sejumlah kecamatan menjadi prioritas penanganan. Di antaranya Kecamatan Dagangan, Wungu, Saradan, serta Pilangkenceng yang dinilai rentan akibat kondisi geografis.

“Wilayah pinggiran dengan kemiringan lahan tinggi serta sumber air tanah yang terbatas menjadi perhatian utama kami,” ujar Zainul, Kamis (30/4/2026).

Dalam upaya mitigasi, Pemkab Madiun mengajukan bantuan pembangunan 20 titik sumur sible ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian. Saat ini, sebanyak 10 titik telah masuk tahap pemberkasan, sementara 10 lainnya masih dalam proses identifikasi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL).

Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama. Tahun ini, APBD Kabupaten Madiun hanya mampu mengakomodasi rehabilitasi jaringan irigasi tersier di enam titik. Lokasi perbaikan tersebut tersebar di Kecamatan Dagangan, Nglandung, Purworejo, Kaibon, dan Pagotan.

“Kami juga mengusulkan perbaikan jaringan irigasi ke pemerintah pusat. Harapannya, usulan ini bisa disetujui untuk memperkuat ketahanan air di sektor pertanian,” katanya.

Selain intervensi infrastruktur, Pemkab Madiun juga menyiapkan langkah nonfisik dengan menggencarkan sosialisasi kepada petani. Petani diminta mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada, seperti pompa air dan sumur, serta melakukan perawatan mandiri.

Tak hanya itu, petani juga didorong menerapkan pola tanam adaptif guna menghadapi cuaca ekstrem. Opsi yang disarankan antara lain penggunaan benih padi berumur pendek hingga penerapan pola tanam padi-padi-palawija.

Langkah ini penting agar petani tetap bisa berproduksi meski di tengah ancaman kekeringan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam

    227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persiapan keberangkatan jemaah haji Kota Madiun tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Selain kesiapan fisik dan administrasi, perhatian utama juga tertuju pada pemberian uang saku (living allowance) bagi jemaah sebagai bekal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun dipastikan telah menerima perlengkapan utama, […]

    Bagikan
  • Mobil Honda Civic Terbalik Usai Tabrak Kendaraan Parkir di Jalur Sarangan–Plaosan

    Mobil Honda Civic Terbalik Usai Tabrak Kendaraan Parkir di Jalur Sarangan–Plaosan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Sarangan–Plaosan, tepatnya di jalan lama depan TB Putra Jagoan, Dusun Mandoran, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jumat (19/6/2026) dini hari. Sebuah mobil Honda Civic terbalik setelah menabrak kendaraan yang sedang terparkir di tepi jalan. Peristiwa tersebut melibatkan Honda Civic bernomor polisi AE 1141 RK yang […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara, Didominasi Kasus Narkotika

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan Barang Bukti 21 Perkara, Didominasi Kasus Narkotika

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti dari 21 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Dari puluhan barang bukti yang dimusnahkan, perkara narkotika menjadi kasus yang paling mendominasi, dengan barang bukti utama berupa sabu hingga alat yang digunakan untuk mengonsumsi maupun mengedarkan narkoba Rabu (5/8/2026). Pemusnahan dilakukan sebagai […]

    Bagikan
  • KA Malioboro Ekspress Tabrak 7 Motor di Pelintasan KA JPL 08 Stasiun Magetan

    KA Malioboro Ekspress Tabrak 7 Motor di Pelintasan KA JPL 08 Stasiun Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kereta Api (KA) Malioboro Ekspress Relasi Purwokerto – Malang menabrak 7 sepeda motor di pelintasan KA JPL 08 Stasiun Magetan, tepatnya Desa Mangge Kecamatan Barat Kabupaten Magetan pada Senin (19/05/2025) sekitar pukul 12.50 WIB. Menurut informasi di lapangan, diduga peristiwa terjadi karena kelalaian dari petugas penjaga palang pintu perlintasan. Pasalnya, […]

    Bagikan
  • CCTV Rekam Aksi Pencurian di Minimarket Ngawi, Pelaku Diduga Beraksi Berkelompok

    CCTV Rekam Aksi Pencurian di Minimarket Ngawi, Pelaku Diduga Beraksi Berkelompok

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Aksi pencurian di sebuah minimarket di Kabupaten Ngawi terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 18 detik itu, seorang perempuan terlihat menyembunyikan barang curian dengan modus menjepitnya di antara kedua kaki, lalu menutupinya menggunakan gamis. Peristiwa tersebut terjadi di Kharisma Minimarket, Dusun Pucanganom, Desa Kendal, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    Kejari Magetan Selidiki Dugaan Korupsi ADD Desa Ngadirejo, Kerugian Negara Capai Rp150 Juta

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, untuk tahun anggaran 2023–2024. Kasus ini kini telah memasuki tahap penyidikan, dengan belasan saksi dari unsur perangkat desa telah dimintai keterangan. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, […]

    Bagikan
expand_less