Berita Terkini
Trending Tags

Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 307
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Antisipasi El Nino, Pemkab Madiun jaga pasokan air lahan pertanian. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai menyiapkan langkah antisipatif menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi memicu kemarau panjang pada 2026. Fokus utama diarahkan pada upaya menjaga ketersediaan air untuk lahan pertanian, terutama di wilayah rawan kekeringan.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Zainul Aripin, mengatakan sejumlah kecamatan menjadi prioritas penanganan. Di antaranya Kecamatan Dagangan, Wungu, Saradan, serta Pilangkenceng yang dinilai rentan akibat kondisi geografis.

“Wilayah pinggiran dengan kemiringan lahan tinggi serta sumber air tanah yang terbatas menjadi perhatian utama kami,” ujar Zainul, Kamis (30/4/2026).

Dalam upaya mitigasi, Pemkab Madiun mengajukan bantuan pembangunan 20 titik sumur sible ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian. Saat ini, sebanyak 10 titik telah masuk tahap pemberkasan, sementara 10 lainnya masih dalam proses identifikasi Calon Petani Calon Lokasi (CPCL).

Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama. Tahun ini, APBD Kabupaten Madiun hanya mampu mengakomodasi rehabilitasi jaringan irigasi tersier di enam titik. Lokasi perbaikan tersebut tersebar di Kecamatan Dagangan, Nglandung, Purworejo, Kaibon, dan Pagotan.

“Kami juga mengusulkan perbaikan jaringan irigasi ke pemerintah pusat. Harapannya, usulan ini bisa disetujui untuk memperkuat ketahanan air di sektor pertanian,” katanya.

Selain intervensi infrastruktur, Pemkab Madiun juga menyiapkan langkah nonfisik dengan menggencarkan sosialisasi kepada petani. Petani diminta mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada, seperti pompa air dan sumur, serta melakukan perawatan mandiri.

Tak hanya itu, petani juga didorong menerapkan pola tanam adaptif guna menghadapi cuaca ekstrem. Opsi yang disarankan antara lain penggunaan benih padi berumur pendek hingga penerapan pola tanam padi-padi-palawija.

Langkah ini penting agar petani tetap bisa berproduksi meski di tengah ancaman kekeringan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Ponorogo yang mengalami disabilitas fisik, mental, hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), selama ini belum memiliki dokumen kependudukan. Padahal, tanpa identitas resmi mereka kesulitan mengakses layanan publik, termasuk bantuan sosial. Menjawab persoalan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo turun langsung ke lapangan dengan program jemput bola. Petugas […]

    Bagikan
  • Empat Hari Empat Malam Tempuh Perjalanan, Relawan Magetan Antar Bantuan hingga Satar Punda Barat

    Empat Hari Empat Malam Tempuh Perjalanan, Relawan Magetan Antar Bantuan hingga Satar Punda Barat

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Misi kemanusiaan relawan asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlangsung penuh tantangan. Selama empat hari empat malam perjalanan, tim harus menghadapi kemacetan, antrean penyeberangan, perjalanan laut berjam-jam hingga kembali merasakan guncangan gempa saat tiba di lokasi tujuan. Sebanyak 10 […]

    Bagikan
  • SPPG Patihan Karangrejo Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Gizi di Magetan

    SPPG Patihan Karangrejo Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Gizi di Magetan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pemenuhan gizi masyarakat di Kabupaten Magetan terus diperkuat. Terbaru, satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali diresmikan, yakni SPPG Patihan Karangrejo yang dikelola Yayasan Inovasi Pemuda Mandiri. Dengan penambahan ini, total SPPG yang telah beroperasi di Magetan kini mencapai 63 unit. Kehadiran SPPG baru tersebut juga menambah jumlah layanan di […]

    Bagikan
  • Bupati dan Forkopimda Madiun Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Waspadai 6 Titik Rawan Macet photo_camera 2

    Bupati dan Forkopimda Madiun Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Waspadai 6 Titik Rawan Macet

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal itu dilakukan melalui pemantauan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Jumat (13/3/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, […]

    Bagikan
  • Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    Relokasi TPA Mrican ke Lahan Perhutani Sukun Ditargetkan Rampung 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Proses panjang relokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican ke lahan Perhutani di wilayah Sukun dipastikan segera rampung. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo menyebut, tahap akhir berupa kelengkapan persyaratan administrasi dan teknis kini hampir selesai. Plt. Kepala DLH Ponorogo, Jamus Kunto, mengatakan penyelesaian dokumen dan nilai anggaran ditargetkan tuntas pada Desember […]

    Bagikan
  • Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Menanggapi penyebaran penyakit yang menyerang ternak sapi di sejumlah wilayah, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menginstruksikan agar vaksinasi terhadap sapi segera dilakukan secara serentak. Instruksi ini muncul setelah adanya laporan kematian sapi di beberapa desa. (03/01/2025) “Saat ini, kami masih mencatat data dari Dinas Pertanian mengenai jumlah sapi yang mati. Di Slahung, baru […]

    Bagikan
expand_less