Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Loka POM Madiun Waspadai Peredaran Obat Tanpa Izin dan Penyalahgunaan Double L

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • visibility 113
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun dan Loka POM memperkuat pengawasan obat dan makanan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Wilayah Madiun meminta masyarakat tetap waspada terhadap peredaran obat tanpa izin edar, obat palsu hingga obat-obatan yang berpotensi disalahgunakan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah obat jenis Double L dan obat sejenisnya.

Kepala Loka POM Wilayah Madiun, Azis Jihaduddin, mengatakan secara umum peredaran obat dan makanan di wilayah Madiun masih dalam kondisi terkendali. Namun, pengawasan tetap perlu diperkuat untuk mengantisipasi penyalahgunaan obat tertentu.

“Untuk di Madiun alhamdulillah cukup terkondisi untuk peredaran obat dan makanan. Namun, kita harus tetap waspada, terutama untuk obat-obat tertentu yang sering disalahgunakan masyarakat,” kata Azis saat Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan Loka POM di Kabupaten Madiun Tahun 2026, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, Loka POM tidak hanya mengawasi obat-obatan yang telah memiliki izin edar. Pengawasan juga mencakup obat yang beredar di masyarakat dan berpotensi tidak memenuhi ketentuan, termasuk dugaan obat palsu maupun obat tanpa izin edar.

“Obat yang memiliki izin edar kami awasi, termasuk obat-obatan yang beredar di masyarakat. Ada kemungkinan obat palsu dan ada kemungkinan obat tanpa izin edar, itu juga kami awasi,” ujarnya.

Azis menyebut, berdasarkan pemantauan dan informasi yang diterima, obat Double L dan obat sejenis menjadi salah satu jenis yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi disalahgunakan.

“Sepanjang sejauh ini yang paling banyak dari kepolisian yaitu obat Double L dan teman-temannya. Kita patut waspada untuk peredarannya,” katanya.

Image Not Found
Loka POM Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik Tahun 2026. Foto : Tova-Sinergia

Forum Konsultasi Publik tersebut tidak hanya membahas pengawasan obat dan makanan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan masukan terhadap pelayanan Loka POM.

Azis menjelaskan, BPOM memiliki sejumlah pelayanan kepada masyarakat, antara lain penerbitan izin edar serta sertifikasi sarana yang akan memproduksi obat dan makanan.

Melalui forum tersebut, pihaknya ingin memastikan masyarakat, khususnya pelaku UMKM pangan di Kabupaten Madiun, mendapatkan kepastian mengenai prosedur, waktu pelayanan, hingga biaya yang harus dipenuhi.

“Tujuannya adalah untuk memberikan diskusi dan masukan, sehingga pelayanan yang akan diberikan itu memberikan dampak yang maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pemerintah daerah membutuhkan sinergi dengan Loka POM untuk memastikan produk obat dan makanan yang beredar di masyarakat memenuhi aspek keamanan.

Menurutnya, pengawasan tidak hanya berkaitan dengan perlindungan konsumen saat ini, tetapi juga memiliki kaitan dengan kualitas generasi mendatang.

“Untuk bisa memberikan kepastian bahwa produk makanan maupun obat itu aman dikonsumsi seluruh masyarakat,” kata Hari.

Ia berharap forum konsultasi publik tersebut dapat memperkuat koordinasi antara Pemkab Madiun dan Loka POM, sehingga pelayanan sekaligus pengawasan obat dan makanan dapat berjalan lebih optimal.

“Betul-betul kita semua, baik pemerintah daerah maupun Loka POM, bisa memberikan layanan yang baik dan terfasilitasi. Karena bagaimanapun juga masyarakat itu tujuan kita,” ujarnya.

Hari menilai pengawasan terhadap obat dan makanan perlu dilakukan secara konsisten. Sebab, peredaran produk yang tidak sesuai ketentuan berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kalau sampai ke depan lengah, kemudian banyak masuk obat-obat yang tidak sesuai dengan ketentuan, ini membahayakan masa depan anak-anak kita,” tutup Hari Wuryanto. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Lonjakan arus kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran 2025 di Kabupaten Madiun berdampak pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Tercatat, dalam kurun waktu hampir dua pekan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, sedikitnya 17 kejadian kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Madiun. Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Pratama, mengungkapkan dari […]

    Bagikan
  • Persaingan Kursi Sekda Magetan Menghangat, Delapan Kandidat Resmi Bertarung

    Persaingan Kursi Sekda Magetan Menghangat, Delapan Kandidat Resmi Bertarung

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Delapan nama telah dinyatakan lolos administrasi dan siap melangkah ke tahap berikutnya. Daftar peserta diumumkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan pada Senin (25/8/2025). Dari delapan kandidat, tujuh di antaranya merupakan pejabat Pemkab Magetan, sementara satu nama […]

    Bagikan
  • Tiga SPPG Ngawi Stop Operasional, Satgas MBG Beberkan Alasan

    Tiga SPPG Ngawi Stop Operasional, Satgas MBG Beberkan Alasan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Operasional tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngawi resmi terhenti sementara. Satgas MBG kabupaten menyebut penghentian distribusi menu terjadi akibat dana dari pemerintah pusat tak kunjung tersalurkan. Keputusan ini menambah daftar SPPG yang berhenti beroperasi di Ngawi. Hingga saat ini, total ada enam […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Satpol PP Pemkab Madiun belum menunjukkan taring meskipun  bulan ramadhan di depan mata. Justru yang dilakukan masih dalam bentuk “dakwah” atau himbauan berupa kegiatan patroli gabungan antara Satpol PP Pemkab Madiun bersama sejumlah dinas terkait, TNI, dan Polri, Jumat (13/02/2026) malam. Petugas gabungan bergerak dari Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun, […]

    Bagikan
  • PPI Madiun Jadi Tuan Rumah Simposium Nasional Transportasi FSTPT ke-28

    PPI Madiun Jadi Tuan Rumah Simposium Nasional Transportasi FSTPT ke-28

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan melalui Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun menjadi tuan rumah Simposium Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi (FSTPT) ke-28 yang digelar Sabtu (30/08/2025). Simposium tahun ini mengusung tema “Railways as the Backbone of Indonesia’s Future Transport”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan sistem transportasi […]

    Bagikan
  • Warga Tanjungsepreh Protes Jalan Rusak, Tolak Truk ODOL Angkut Tanah Urug Melintas

    Warga Tanjungsepreh Protes Jalan Rusak, Tolak Truk ODOL Angkut Tanah Urug Melintas

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Puluhan warga Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar aksi protes atas kerusakan parah Jalan Cempaka, Rabu (04/06/2025). Warga menolak keras truk over dimension over loading (ODOL) bermuatan tanah urug melintas di jalan desa mereka. Dalam aksinya, warga membentangkan spanduk bertuliskan: “Truk Over Dimensi Over Loading (ODOL) Muatan […]

    Bagikan
expand_less