Berita Terkini
Trending Tags

Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe di Kota Madiun Kurangi Kapasitas Produksi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 309
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Produsen tempe di Kota Madiun kurangi produksi akibat harga kedelai impor naik, (6/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Melambungnya harga kedelai impor di pasaran mulai berdampak signifikan terhadap sektor industri rumah tangga pembuatan tempe di Kota Madiun. Salah satu produsen tempe di Kelurahan Kelun, Jarwanto, mengungkapkan bahwa harga bahan baku kedelai impor saat ini telah menyentuh angka Rp10.800 per kilogram, atau mengalami kenaikan sekitar Rp1.000 dibandingkan harga sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi secara bertahap dalam kurun waktu hampir satu bulan terakhir dengan rentang kenaikan Rp100 hingga Rp150 per setiap kali kiriman. Gejolak harga ini diduga dipicu oleh kondisi geopolitik global, termasuk ketegangan di wilayah Amerika dan konflik di Timur Tengah yang memengaruhi jalur distribusi melalui Selat Hormuz.

Menyikapi biaya operasional yang membengkak, Jarwanto terpaksa mengambil langkah efisiensi dengan memangkas jumlah produksi. Jika biasanya ia mampu mengolah hingga 180 kilogram kedelai per hari, kini kapasitas produksinya turun menjadi hanya 100 kilogram atau satu kuintal saja per hari.

“Kalau pengurangan produksi ada. Yang dulunya 180 kilogram, sekarang cuma satu kuintal. Jadi penurunannya 80 kilo. Itu produksi per hari segitu,” ujar Jarwanto saat ditemui di rumah produksinya di Jalan Jenggolo Sari, Kelurahan Kelun Rabu (6/5/2026).

Kondisi itu juga diperparah dengan melonjaknya harga plastik pembungkus yang naik dua kali lipat menjadi Rp50.000 per kilogram. Meski begitu, Jarwanto memilih untuk tidak menaikkan harga jual tempe di tingkat konsumen. Saat ini, ia masih menjual tempe dengan varian harga Rp2.500 hingga Rp4.000 per biji tergantung ukuran. Namun, dampaknya margin keuntungan yang didapat kini semakin menipis.

“Untuk selama ini kita (harga) standar saja. Untungnya yang makin tipis, ada pengurangan untung selama ini,” tambahnya.

Jika harga kedelai impor terus naik, dirinya tidak menutup kemungkinan terpaksa menaikkan harga jual tempe. Jarwanto berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para perajin tempe lokal.

“Kalau naik terus mungkin ya harus menaikan harga jual tempe. Harapannya mungkin ada perhatian dari pemerintah. Dari tambahan modal atau subsidi alat produksi seperti mesin gilingan dan gentong untuk keberlangsungan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun mencatat kenaikan harga kedelai impor dalam satu hingga dua bulan terakhir. Saat ini, harga kedelai impor berada di kisaran Rp13.000 per kilogram, sementara kedelai lokal sekitar Rp11.000 per kilogram.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disdag Kota Madiun, Siti Nurjanah, mengatakan kenaikan tersebut terutama terjadi pada kedelai impor yang banyak digunakan oleh produsen tempe. Sebelumnya, harga kedelai masih berada di kisaran Rp12.000 per kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), namun kini mulai mengalami kenaikan di sejumlah wilayah.

“Kalau harga kedelai impor saat ini sekitar Rp13.000 per kilogram, sedangkan yang lokal Rp11.000. Memang sebelumnya sempat di Rp12.000 sesuai HET, tapi dalam satu hingga dua bulan terakhir ada kenaikan,” ujar Siti.

Ia menyebut, kedelai impor dinilai lebih diminati pelaku usaha karena menghasilkan tempe dengan kualitas lebih baik. Disdag Kota Madiun memastikan terus melakukan pemantauan harga secara rutin melalui pencatatan harian di pasar. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga serta mengantisipasi lonjakan yang lebih tinggi.

“Kami melakukan pencatatan harga setiap hari. Jadi kalau ada kenaikan, bisa segera kami ketahui dan ditindaklanjuti,” tegasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Menjalani Thawaf Ifadah di Masjidil Haram

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Menjalani Thawaf Ifadah di Masjidil Haram

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata bersiap untuk menjalani Thawaf Ifadah di Masjidil Haram pada Kamis (12/06/2025). Namun sebelum itu, para jemaah sarapan pagi di lantai P11 Pullman Hotel. Aneka menu mulai dari roti, keju, beef dan chicken mortadella, sup kacang, sosis dan sayuran. Tidak hanya itu, aneka minuman hangat dan dingin […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Saat Gelaran BST dan TMMD

    Pemkab Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Saat Gelaran BST dan TMMD

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Kodim 0803/Madiun menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga dalam rangka Bhakti Sosial Terpadu (BST) dan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Rabu (23/07/2025). Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di wilayah desa sasaran TMMD dengan berbagai layanan kesehatan, termasuk pengobatan umum dan sunat massal. Sebanyak 118 warga memanfaatkan […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Soroti Pelayanan PDAM Kota Madiun, Masa Jabatan Direksi Segera Berakhir

    Plt Wali Kota Soroti Pelayanan PDAM Kota Madiun, Masa Jabatan Direksi Segera Berakhir

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun secara mendadak mendatangi kantor Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun Jumat (8/5/2026). Bersama Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, Bagus meninjau bagian pelayanan. Dirinya menyoroti kondisi bagian pelayanan yang dinilai tidak rapi dan terkesan berantakan. “Lihat ini semua ditaruh […]

    Bagikan
  • Menilik Pasar Kawak di Lapak Gedongan, Nikmati Jajanan Tradisional

    Menilik Pasar Kawak di Lapak Gedongan, Nikmati Jajanan Tradisional

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Destinasi wisata untuk menarik minat wisatawan terus dikembangkan di Kota Madiun. Salah satu destinasi yang kini menjadi perhatian adalah “Pasar Kawak” yang berlokasi di Lapak Gedongan, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun. Dengan konsep tempo dulu, Pasar Kawak menghadirkan nuansa tradisional melalui aneka jajanan khas. Mulai dari getuk berbahan dasar […]

    Bagikan
  • Ini Sosok Indah Bekti Pertiwi yang Diduga Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo

    Ini Sosok Indah Bekti Pertiwi yang Diduga Dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah sorotan publik atas kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, nama Indah Bekti Pertiwi kembali mencuat dengan kabar mengejutkan. Perempuan yang disebut-sebut sebagai teman dekat Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, itu ternyata menggugat cerai suaminya. Gugatan tersebut teregistrasi dengan Nomor Perkara 1623/Pdt.G/2025/PA.PO dan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    Pemkot Madiun Gelar Skrining TBC untuk Petugas Dapur Gizi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular, Wali Kota Madiun, Maidi, memerintahkan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) bagi seluruh petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Madiun. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari deteksi dini untuk menekan kasus TBC […]

    Bagikan
expand_less