Senin, 9 Nov 2026
Trending Tags

Nyamar Jadi Petugas PLN, Pria di Madiun Dibekuk Usai Gasak Kabel di Puluhan Titik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 1.346
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku pencurian kabel listrik diamankan Tim Jatanras Polres Madiun, (7/5/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Aksi pencurian kabel listrik yang meresahkan warga di sejumlah wilayah akhirnya terhenti. Tim Jatanras Polres Madiun meringkus seorang pria bernama Ivo Candra Irawan, warga Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Kamis (7/5/2026).

Penggerebekan dramatis terjadi di pinggir jalan raya Madiun- Surabaya. Penangkapan ini dilakukan tak lama setelah pelaku melancarkan aksinya. Polisi bergerak cepat menyergap pelaku yang selama ini dikenal licin dan kerap berpindah lokasi.

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Agus Andy Anto, mengatakan pelaku merupakan otak tunggal di balik serangkaian pencurian kabel listrik milik PLN yang terjadi di berbagai titik.

“Betul sekali, kami melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian kabel listrik yang selama ini sangat meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Madiun,” ujar AKP Agus saat dikonfirmasi.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan modus yang cukup rapi. Ia menyamar sebagai petugas PLN dengan mengenakan rompi layaknya teknisi resmi. Dengan tampilan meyakinkan, pelaku mendatangi gardu atau trafo listrik tanpa menimbulkan kecurigaan warga.

Setibanya di lokasi, pelaku kemudian mengambil komponen penting, terutama kabel tembaga, yang memiliki nilai jual tinggi. Kabel tersebut selanjutnya dijual ke penadah untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarganya.

“Modusnya, pelaku menyamar menggunakan rompi PLN seolah-olah sebagai karyawan,” jelas Agus.

Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui telah beraksi seorang diri tanpa bantuan pihak lain. Aksinya  masif di tiga kabupaten, yakni Madiun, Ngawi, dan Bojonegoro. Sementara di wilayah hukum Polres Madiun, polisi mencatat ada sekitar 29 tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk wilayah Madiun saja ada 29 TKP, dan saat ini masih kami kembangkan, kemungkinan ada di wilayah lain,” tambahnya.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rompi yang digunakan untuk menyamar serta peralatan seperti obeng yang dipakai untuk membongkar instalasi listrik.

Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan jaringan penadah maupun lokasi lain yang menjadi sasaran aksi pelaku. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Bakal Rombak Gedung Kesenian Menjadi Depo Arsip

    Pemkot Madiun Bakal Rombak Gedung Kesenian Menjadi Depo Arsip

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan membutuhkan gedung depo arsip. Sebab, keberadaan bangunan tersebut sangat penting untuk tempat penyimpanan arsip statis. Dalam rangka memperingati Hari Kearsipan ke-54 pada Senin (05/05/2025), Wali Kota Madiun, Maidi memerintahkan Dinas terkait untuk segera merealisasikan gedung depo arsip. “Kota Madiun ini peringkat ke-4 […]

    Bagikan
  • Catatan Dahlan Iskan untuk Maidi Diserahkan Pengadilan Tipikor, Satu Sisi KPK Masih Menghantui

    Catatan Dahlan Iskan untuk Maidi Diserahkan Pengadilan Tipikor, Satu Sisi KPK Masih Menghantui

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya  – Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menaruh perhatian serius kepada Walikota Madiun nonaktif Maidi. Catatan Dahlan Iskan berbentuk dokumen amicus curiae atau sahabat pengadilan diserahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (08/10/2026).  Ternyata langkah serupa dilakukan sejumlah tokoh masyarakat Kota Madiun. Dokumen ini diserahkan melalui perwakilannya, Muhammad Taufik, ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu […]

    Bagikan
  • Program Satu Rumah Satu Pohon Produktif Dikeroyok 198 Desa, Anggaran Hampir Rp. 6 Milyard

    Program Satu Rumah Satu Pohon Produktif Dikeroyok 198 Desa, Anggaran Hampir Rp. 6 Milyard

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Program unggulan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, satu rumah satu pohon, ternyata dikeroyok semua desa.Buktinya, tahun anggaran 2026 ini belanja bantuan bibit alpukat dan mangga dari 198 desa tembus di kisaran Rp. 6 Milyard. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, (DPMD) Supriadi mengatakan pos belanja dari masing masing desa untuk program satu […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkab Ponorogo Sepakati KUA-PPAS 2027, Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

    DPRD dan Pemkab Ponorogo Sepakati KUA-PPAS 2027, Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersama DPRD menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat paripurna DPRD Ponorogo, Kamis (13/8/2026). Dengan kesepakatan itu, pembahasan selanjutnya akan masuk pada penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Ponorogo Tahun Anggaran 2027. Wakil Ketua DPRD Ponorogo […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
  • Jalur Domisili Dibuka Lebih Dulu, Calon Siswa Mulai Berburu PIN SPMB 2026

    Jalur Domisili Dibuka Lebih Dulu, Calon Siswa Mulai Berburu PIN SPMB 2026

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun 2026 di Jawa Timur mulai bergulir. Sejak Junat (29/5/2026), calon siswa mulai melakukan verifikasi nilai rapor dan pengambilan PIN sebagai syarat utama pendaftaran yang berlangsung hingga 9 Juni 2026. Di Kabupaten Madiun, salah satunya di layanan verifikasi dan pengambilan PIN di SMAN […]

    Bagikan
expand_less