Berita Terkini
Trending Tags

Nyamar Jadi Petugas PLN, Pria di Madiun Dibekuk Usai Gasak Kabel di Puluhan Titik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 1.213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku pencurian kabel listrik diamankan Tim Jatanras Polres Madiun, (7/5/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Aksi pencurian kabel listrik yang meresahkan warga di sejumlah wilayah akhirnya terhenti. Tim Jatanras Polres Madiun meringkus seorang pria bernama Ivo Candra Irawan, warga Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Kamis (7/5/2026).

Penggerebekan dramatis terjadi di pinggir jalan raya Madiun- Surabaya. Penangkapan ini dilakukan tak lama setelah pelaku melancarkan aksinya. Polisi bergerak cepat menyergap pelaku yang selama ini dikenal licin dan kerap berpindah lokasi.

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Agus Andy Anto, mengatakan pelaku merupakan otak tunggal di balik serangkaian pencurian kabel listrik milik PLN yang terjadi di berbagai titik.

“Betul sekali, kami melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian kabel listrik yang selama ini sangat meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Madiun,” ujar AKP Agus saat dikonfirmasi.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan modus yang cukup rapi. Ia menyamar sebagai petugas PLN dengan mengenakan rompi layaknya teknisi resmi. Dengan tampilan meyakinkan, pelaku mendatangi gardu atau trafo listrik tanpa menimbulkan kecurigaan warga.

Setibanya di lokasi, pelaku kemudian mengambil komponen penting, terutama kabel tembaga, yang memiliki nilai jual tinggi. Kabel tersebut selanjutnya dijual ke penadah untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarganya.

“Modusnya, pelaku menyamar menggunakan rompi PLN seolah-olah sebagai karyawan,” jelas Agus.

Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui telah beraksi seorang diri tanpa bantuan pihak lain. Aksinya  masif di tiga kabupaten, yakni Madiun, Ngawi, dan Bojonegoro. Sementara di wilayah hukum Polres Madiun, polisi mencatat ada sekitar 29 tempat kejadian perkara (TKP).

“Untuk wilayah Madiun saja ada 29 TKP, dan saat ini masih kami kembangkan, kemungkinan ada di wilayah lain,” tambahnya.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rompi yang digunakan untuk menyamar serta peralatan seperti obeng yang dipakai untuk membongkar instalasi listrik.

Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan jaringan penadah maupun lokasi lain yang menjadi sasaran aksi pelaku. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih memiliki kewajiban membayar tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada BPJS Kesehatan senilai sekitar Rp6 miliar. Kewajiban tersebut menjadi salah satu konsekuensi tekanan fiskal yang dihadapi daerah setelah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) […]

    Bagikan
  • Alat Berat Excavator Evakuasi Material Longsor di Lereng Wilis Dusun Kandangan Madiun

    Alat Berat Excavator Evakuasi Material Longsor di Lereng Wilis Dusun Kandangan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah alat berat excavator sedang berupaya membersihkan material longsor di Lereng Wilis, Dusun Kandangan, Desa Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Sabtu (1/2/2025). Longsor yang sebelumnya memutus akses dan sulit dilalui oleh pejalan kaki kini mulai menunjukkan perkembangan. Sebagian jalur sudah dapat dibuka, meskipun tim evakuasi masih terkendala dengan keberadaan pohon-pohon besar […]

    Bagikan
  • Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah bergulir hampir satu tahun di Kabupaten Magetan ternyata belum dirasakan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan. Setidaknya TK Tapen, SDN 1 Tapen, dan SDN 2 Tapen masih belum pernah menerima distribusi MBG hingga akhir Januari 2026. Temuan tersebut terungkap berdasarkan pantauan lapangan dan keluhan […]

    Bagikan
  • Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun. Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati […]

    Bagikan
  • Candi Sadon Magetan, Jejak Peradaban Hindu yang Tetap Disakralkan dan Menyimpan Beragam Kisah

    Candi Sadon Magetan, Jejak Peradaban Hindu yang Tetap Disakralkan dan Menyimpan Beragam Kisah

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di balik hamparan perkampungan di Dusun Sadon, Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, berdiri sebuah situs bersejarah yang menyimpan jejak panjang peradaban Hindu di lereng Gunung Lawu. Situs yang dikenal sebagai Candi Sadon atau Candi Reog itu hingga kini tidak hanya menjadi objek kajian sejarah dan arkeologi, tetapi juga masih dianggap […]

    Bagikan
  • Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi kendala. Keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menghentikan operasionalnya sementara waktu. Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa di puluhan sekolah yang sebelumnya menjadi penerima manfaat program MBG terpaksa kembali […]

    Bagikan
expand_less