Berita Terkini
Trending Tags

Populasi Sapi Menurun, Pemkab Magetan Perketat Pengawasan Jelang Idul Adha

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik, mulai dari pasar hewan hingga lokasi penampungan ternak milik pedagang.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, Nur Haryani, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara rutin oleh tim medis dan paramedis kesehatan hewan guna memastikan kelayakan hewan kurban yang akan diperjualbelikan kepada masyarakat.

“Menjelang Idul Adha ini kami tetap rutin melakukan pemeriksaan di titik-titik kumpul ternak dan pasar hewan. Petugas kami juga memiliki tugas ganda, selain vaksinasi PMK, mereka juga melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut tidak secara khusus untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), melainkan lebih pada memastikan kondisi kesehatan hewan serta kelayakannya untuk dijadikan hewan kurban. Hewan yang dinyatakan sehat nantinya akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Namun demikian, Haryani mengungkapkan bahwa populasi sapi di Kabupaten Magetan mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama pasca wabah PMK yang sempat melanda.

“Kalau tahun 2020 populasi sapi kita masih sekitar 117 ribu ekor. Data terakhir tahun 2025 tinggal sekitar 68.900 ekor sapi potong. Untuk sapi perah juga turun dari sekitar 1.200 ekor menjadi sekitar 525 ekor,” katanya.

Penurunan populasi tersebut berdampak pada ketersediaan sapi di tingkat peternak, terutama untuk sapi bakalan. Kondisi ini turut memicu kenaikan harga sapi di pasaran.

“Saat ini cukup sulit mendapatkan sapi bakalan. Dampak PMK itu memengaruhi reproduksi indukan, sehingga jumlah anakan juga menurun. Akibatnya harga sapi justru naik, sekitar Rp2 juta per ekor,” jelasnya.

Berbanding terbalik dengan sapi, harga kambing dan domba justru mengalami penurunan. Haryani menyebut kondisi tersebut dipicu oleh overproduksi di berbagai daerah.

“Pasca PMK, banyak peternak beralih ke kambing dan domba. Akibatnya terjadi kelebihan produksi dan harga turun sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per ekor,” ungkapnya.

Ia menambahkan, harga kambing untuk kebutuhan kurban yang sebelumnya berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta per ekor kini mengalami penyesuaian akibat kondisi pasar tersebut.

Meski populasi sapi menurun, Haryani memastikan kebutuhan hewan kurban di Magetan pada Idul Adha tahun ini tetap dapat terpenuhi. Namun, sebagian pasokan dipastikan berasal dari luar daerah.

“Kebutuhan insya Allah masih bisa terpenuhi. Tapi memang sebagian akan didatangkan dari luar daerah oleh para pedagang,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    Bupati Hari Wur Minta Pengawasan MBG Diperketat Sebelum Didistribusikan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diresmikan di Kabupaten Madiun bertambah. Kali ini, SPPG di Kelurahan Krajan Kecamatan Mejayan resmi beroperasi pada Rabu (24/09/2025). Peresmian dilakukan oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun, Dandim 0803/Madiun serta disaksikan oleh stakeholder terkait. Dapur ini bakal menyediakan makan bergizi […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk […]

    Bagikan
  • Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia – Alhamdulillah, kurang lebih 9 jam berada di pesawat, 2 rombongan umrah Sindo Wisata Madiun Haji Ulul Azmi tiba di Kota Nabi, Madinah al-Munawwarah. Perasaan bahagia dan penuh syukur pun terpancar dari jemaah umrah Sindo Wisata angkatan 64. Hari pertama tiba dimanfaatkan jemaah untuk melaksanakan sholat di Masjid Nabawi. Selain itu, sesuai jadwal dari […]

    Bagikan
  • Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    Anggaran MBG Belum Cair, Ribuan Siswa Kembali Bawa Bekal dari Rumah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi kendala. Keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG menghentikan operasionalnya sementara waktu. Akibat kondisi tersebut, ribuan siswa di puluhan sekolah yang sebelumnya menjadi penerima manfaat program MBG terpaksa kembali […]

    Bagikan
  • Meski Bulog Salurkan 18 Ribu Liter Per Pekan, Minyakita di Pasar Sayur Magetan Diharga Rp. 21 Ribu Per Liter

    Meski Bulog Salurkan 18 Ribu Liter Per Pekan, Minyakita di Pasar Sayur Magetan Diharga Rp. 21 Ribu Per Liter

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyaluran MinyaKita oleh Perum Bulog di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Magetan belum sepenuhnya mampu menekan harga di tingkat konsumen. Meski setiap pekan digelontorkan hingga 18 ribu liter minyak goreng bersubsidi, MinyaKita di Pasar Sayur Magetan masih dijual seharga Rp21.000 per liter atau jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan […]

    Bagikan
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Ponorogo Capai 27 Ribu Jiwa, Job Fair Hanya Tersedia 5.619 Loker

    Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Ponorogo Capai 27 Ribu Jiwa, Job Fair Hanya Tersedia 5.619 Loker

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya menekan angka pengangguran di Ponorogo terus digenjot. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat menggelar Job Fair 2025, dengan membuka ribuan kesempatan kerja bagi masyarakat. Kepala Disnaker Ponorogo, Suko Kartono mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan pencari kerja (pencaker) dan perusahaan secara langsung. “Job fair ini bukan sekadar pameran, melainkan […]

    Bagikan
expand_less