Berita Terkini
Trending Tags

Populasi Sapi Menurun, Pemkab Magetan Perketat Pengawasan Jelang Idul Adha

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 261
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik, mulai dari pasar hewan hingga lokasi penampungan ternak milik pedagang.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, Nur Haryani, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara rutin oleh tim medis dan paramedis kesehatan hewan guna memastikan kelayakan hewan kurban yang akan diperjualbelikan kepada masyarakat.

“Menjelang Idul Adha ini kami tetap rutin melakukan pemeriksaan di titik-titik kumpul ternak dan pasar hewan. Petugas kami juga memiliki tugas ganda, selain vaksinasi PMK, mereka juga melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut tidak secara khusus untuk mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), melainkan lebih pada memastikan kondisi kesehatan hewan serta kelayakannya untuk dijadikan hewan kurban. Hewan yang dinyatakan sehat nantinya akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Namun demikian, Haryani mengungkapkan bahwa populasi sapi di Kabupaten Magetan mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama pasca wabah PMK yang sempat melanda.

“Kalau tahun 2020 populasi sapi kita masih sekitar 117 ribu ekor. Data terakhir tahun 2025 tinggal sekitar 68.900 ekor sapi potong. Untuk sapi perah juga turun dari sekitar 1.200 ekor menjadi sekitar 525 ekor,” katanya.

Penurunan populasi tersebut berdampak pada ketersediaan sapi di tingkat peternak, terutama untuk sapi bakalan. Kondisi ini turut memicu kenaikan harga sapi di pasaran.

“Saat ini cukup sulit mendapatkan sapi bakalan. Dampak PMK itu memengaruhi reproduksi indukan, sehingga jumlah anakan juga menurun. Akibatnya harga sapi justru naik, sekitar Rp2 juta per ekor,” jelasnya.

Berbanding terbalik dengan sapi, harga kambing dan domba justru mengalami penurunan. Haryani menyebut kondisi tersebut dipicu oleh overproduksi di berbagai daerah.

“Pasca PMK, banyak peternak beralih ke kambing dan domba. Akibatnya terjadi kelebihan produksi dan harga turun sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per ekor,” ungkapnya.

Ia menambahkan, harga kambing untuk kebutuhan kurban yang sebelumnya berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta per ekor kini mengalami penyesuaian akibat kondisi pasar tersebut.

Meski populasi sapi menurun, Haryani memastikan kebutuhan hewan kurban di Magetan pada Idul Adha tahun ini tetap dapat terpenuhi. Namun, sebagian pasokan dipastikan berasal dari luar daerah.

“Kebutuhan insya Allah masih bisa terpenuhi. Tapi memang sebagian akan didatangkan dari luar daerah oleh para pedagang,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingkat perilaku seks bebas di kalangan remaja Kabupaten Magetan masih terbilang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Magetan menerima sedikitnya 68 permohonan dispensasi kawin. Ironisnya hal itu dikarenakan kehamilan di luar nikah maupun tertangkap berhubungan badan oleh keluarga atau warga. Menurut Hakim Pengadilan Agama Magetan, Sunyoto dari 68 perkara yang […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menunjukkan respon cepat dalam penanganan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. Dua kasus berbeda yang terjadi di Kecamatan Ngawi dan Kecamatan Widodaren berhasil diungkap dalam kurun kurang dari 24 jam. Pengungkapan tersebut dipaparkan Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso dalam konferensi pers di depan Media Center Polres […]

    Bagikan
  • 158 Desa/Kelurahan Rampungkan AHU Koperasi Merah Putih, Target Tuntas 100 Persen 25 Juni

    158 Desa/Kelurahan Rampungkan AHU Koperasi Merah Putih, Target Tuntas 100 Persen 25 Juni

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Madiun menunjukkan progres signifikan. Hingga Jumat (20/06/2025) pagi, tercatat 158 desa dan kelurahan telah merampungkan proses pengesahan Administrasi Hukum Umum (AHU) melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum dan HAM. Dari total 206 desa dan kelurahan di wilayah tersebut, capaian ini […]

    Bagikan
  • PSHT Pusat Madiun Genap 104 Tahun, Teguhkan Persaudaraan dan Pengabdian untuk Masyarakat

    PSHT Pusat Madiun Genap 104 Tahun, Teguhkan Persaudaraan dan Pengabdian untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun genap berusia 104 tahun pada 2 September 2026. Lebih dari satu abad perjalanan organisasi yang lahir di Kota Madiun itu menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai persaudaraan, budi pekerti, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Peringatan hari lahir ke-104 PSHT digelar dengan […]

    Bagikan
  • PAD Kota Madiun Tembus Rp 103 Miliar, Optimistis Capai Target Akhir Tahun

    PAD Kota Madiun Tembus Rp 103 Miliar, Optimistis Capai Target Akhir Tahun

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun menunjukkan kinerja ekonomi yang solid melalui capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga mendekati akhir Agustus 2025, PAD yang berhasil terkumpul mencapai Rp 103 miliar atau 74,71 persen dari target Rp 138 miliar. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, Jariyanto, menyampaikan bahwa realisasi tersebut menjadi kabar positif. “Tren […]

    Bagikan
  • Operasional SPPG Bermasalah Distop, Bupati Madiun Ingatkan Pengelola Patuhi SOP 

    Operasional SPPG Bermasalah Distop, Bupati Madiun Ingatkan Pengelola Patuhi SOP 

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyelenggaraan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini menyusul insiden keracunan yang terjadi di salah satu SPPG di Kecamatan Mejayan. Insiden yang menyebabkan puluhan siswa mengalami gejala keracunan itu disebut sebagai peringatan serius bagi para pengelola […]

    Bagikan
expand_less