Berita Terkini
Trending Tags

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 362
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi amankan terduga pelaku pembunuhan di warung ringroad Saradan, (11/5/2026), Foto : Tova- Sinergia

Sinergia | Madiun — Setelah buron selama berbulan-bulan, pelaku pembunuhan terhadap Sundari alias Mak Santi akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Madiun. Tersangka berinisial PRJ alias SRT (46) diamankan di Sukoharjo, Jawa Tengah, saat diduga hendak melakukan aksi pencurian di sebuah masjid.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di warung miliknya di kawasan bypass Saradan, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada 16 Oktober 2025.

Korban ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk dan memar di tubuhnya. Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal akibat luka tusuk di dada kanan yang menembus jantung dan menyebabkan pendarahan hebat.

“Korban meninggal akibat luka tusuk di bagian dada kanan hingga menembus jantung,” ujar AKBP Kemas, Senin (11/5/2026).

Dalam penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang milik korban hilang, di antaranya telepon genggam Vivo Y16 dan uang tunai. Polisi kemudian melacak keberadaan ponsel tersebut melalui jejak digital.

Image Not Found
Pelaku pembunuhan di Madiun ditangkap saat diduga hendak bobol masjid. Foto : Tova-Sinergia

Hasil penelusuran menunjukkan ponsel korban sempat aktif di sejumlah wilayah, mulai Demak, Salatiga hingga Pasar Klewer, Surakarta. Polisi kemudian memperoleh petunjuk setelah mengetahui ponsel itu pernah diamankan Polsek Kartasura dalam kasus dugaan pencurian kotak amal.

Berbekal identitas dan foto yang diperoleh dari kepolisian setempat, Satreskrim Polres Madiun menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) dan memburu keberadaan tersangka.

“Tersangka berhasil diamankan setelah ada informasi dari Polsek Mojolaban terkait pria mencurigakan yang diduga hendak melakukan pencurian di masjid,” kata Kapolres Madiun.

Saat penangkapan, polisi menyita 39 anak kunci berbagai jenis dan sebilah pisau daging sepanjang 45 sentimeter. Polisi juga menemukan salah satu kunci milik tersangka cocok dengan gembok di lokasi pembunuhan.

“Dari keterangan sejumlah saksi, mereka mengaku sempat melihat pria dengan ciri-ciri tersangka berada di sekitar lokasi kejadian sebelum pembunuhan terjadi,” imbuhnya.

Polisi menduga pembunuhan terjadi ketika tersangka melakukan pencurian atau percobaan pencurian di warung korban. Aksi pelaku dipergoki korban sehingga tersangka panik dan melakukan penusukan.

Menurut Polisi, tersangka merupakan residivis kasus penganiayaan berat menggunakan senjata tajam serta pencurian. Polisi juga mencatat pelaku kerap menyasar mushola dan masjid untuk melakukan aksi pencurian.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sentra kerajinan rebana di Dukuh Jalen, Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah dikenal luas, bahkan hingga ke mancanegara. Berkat kualitas yang unggul, rebana dari desa ini banyak diminati oleh pasar luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, hingga Korea Selatan. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1980 dan kini diteruskan […]

    Bagikan
  • 50 Warga Kabupaten Madiun Terkena DBD, Dinkes Gencar Fogging 

    50 Warga Kabupaten Madiun Terkena DBD, Dinkes Gencar Fogging 

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Baru satu setengah bulan, penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Madiun mencapai 50 pasien. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan setempat melaksanakan fogging di sejumlah wilayah pada Selasa (18/2/2025). Pengasapan dilakukan secara bertahap di sekitar rumah warga yang dilaporkan terkena DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegepty. Warga Setempat, Tutus Hermiati […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Periksa Puluhan Saksi Kasus Pokir, Termasuk 37 Pokmas

    Kejari Magetan Periksa Puluhan Saksi Kasus Pokir, Termasuk 37 Pokmas

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan terus mendalami dugaan kasus penyimpangan program pokok pikiran (pokir) dengan memeriksa puluhan saksi dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) hingga kelompok masyarakat (pokmas). Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung dan difokuskan pada pengumpulan keterangan saksi-saksi yang dinilai mengetahui alur […]

    Bagikan
  • Keterlambatan KA di Daop 7 Madiun Lebih dari 10 Jam Imbas Insiden Bekasi Timur

    Keterlambatan KA di Daop 7 Madiun Lebih dari 10 Jam Imbas Insiden Bekasi Timur

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan tinggi hingga lebih dari 10 jam akibat gangguan operasional di lintas Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026). Dampak insiden tersebut merembet ke berbagai daerah operasi, termasuk wilayah Daop 7 Madiun. Gangguan operasional KA itu juga menyebabkan pembatalan sejumlah perjalanan kereta. Manager Humas KAI […]

    Bagikan
  • Ziarah Makam Pendiri Kota Madiun Awali Hari Jadi ke-108, Ini Daftar Bupati Madiun yang Dimakamkan di Kuncen dan Taman

    Ziarah Makam Pendiri Kota Madiun Awali Hari Jadi ke-108, Ini Daftar Bupati Madiun yang Dimakamkan di Kuncen dan Taman

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Hari Jadi Kota Madiun ke-108 Tahun 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun melaksanakan ziarah ke Makam Kuncen dan Makam Taman, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang rutin digelar sehari menjelang peringatan hari […]

    Bagikan
  • Puluhan Lansia dan Ibu Muda di Pangongangan Diwisuda Usai Ikuti Program Sekolah Tangguh

    Puluhan Lansia dan Ibu Muda di Pangongangan Diwisuda Usai Ikuti Program Sekolah Tangguh

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan lansia dan ibu muda di Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, diwisuda pada Selasa pagi (30/09/2025). Mereka dinyatakan lulus setelah menyelesaikan program Sekolah Lansia Tangguh dan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Lurah Pangongangan, Eva Anjarika Rahmawati, menjelaskan bahwa Sekolah Orang Tua Hebat merupakan program dari Dinas Kesehatan Kota Madiun […]

    Bagikan
expand_less