Terduga Pelaku Curanmor di Ponorogo Babak Belur Dihajar Warga Usai Gagal Bawa Kabur Motor
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 113
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo — Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Ponorogo–Pacitan, tepatnya di sebuah bengkel di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Sabtu (16/5/2026) siang. Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) babak belur setelah dihajar warga usai gagal membawa kabur motor milik pelanggan bengkel.
Dalam video amatir yang beredar, tampak seorang pria menjadi sasaran amukan massa setelah berhasil diamankan warga. Terduga pelaku diketahui bernama Adnin Rico (33), warga Desa Crabak, Kecamatan Slahung, Ponorogo.
Peristiwa bermula sekitar pukul 14.15 WIB saat pemilik bengkel, Khoirul Ilham (23), tengah beristirahat dan makan siang di dalam bengkel. Saat situasi sepi, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam milik pelanggan yang sedang diperbaiki tiba-tiba dibawa kabur pelaku.
Sebelum beraksi, pelaku diketahui datang berboncengan menggunakan sepeda motor Vario putih tanpa pelat nomor dari arah Pacitan bersama seorang rekannya yang hingga kini masih dalam pencarian.
Mengetahui motornya dibawa kabur, pemilik bengkel langsung melakukan pengejaran ke arah Pacitan. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.
Karena merasa terdesak, pelaku akhirnya meninggalkan motor curian di pinggir jalan dan melarikan diri menuju area sungai untuk bersembunyi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung ikut melakukan pencarian.
Sekitar 30 menit kemudian, pelaku berhasil ditemukan warga di sekitar sungai. Emosi warga yang memuncak membuat pelaku langsung dihajar hingga mengalami luka-luka sebelum akhirnya diamankan petugas kepolisian.
Salah seorang saksi, Riantika Noviana, mengatakan pemilik bengkel langsung mengejar pelaku begitu mengetahui motor pelanggan dibawa kabur.
“Yang punya bengkel itu sedang makan di dalam. Setelah selesai makan tahu-tahu motor yang parkir di depan sudah dibawa kabur. Langsung dikejar, lalu pelaku ditemukan bersembunyi di sekitar sungai dan dipukuli warga sebelum dibawa polisi,” ujarnya.
Sementara itu, saksi lainnya, Budi Susilo, menyebut pelaku berjumlah dua orang dan datang menggunakan motor tanpa pelat nomor.
“Kejadian sekitar jam dua lewat lima belas menit saat petugas bengkel makan siang. Ada dua orang pakai Vario putih tanpa pelat nomor. Setelah motor dibawa kabur langsung dikejar, lalu pelaku lari ke sungai dan diamankan warga sekitar 30 menit kemudian,” katanya.
Untuk menghindari amuk massa yang lebih parah, pelaku akhirnya diserahkan ke Polres Ponorogo guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





