Berita Terkini
Trending Tags

Terduga Pelaku Curanmor di Ponorogo Babak Belur Dihajar Warga Usai Gagal Bawa Kabur Motor

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 285
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi penangkapan maling motor di Slahung Ponorogo, (16/5/2026)

Sinergia | Ponorogo — Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Ponorogo–Pacitan, tepatnya di sebuah bengkel di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Sabtu (16/5/2026) siang. Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) babak belur setelah dihajar warga usai gagal membawa kabur motor milik pelanggan bengkel.

Dalam video amatir yang beredar, tampak seorang pria menjadi sasaran amukan massa setelah berhasil diamankan warga. Terduga pelaku diketahui bernama Adnin Rico (33), warga Desa Crabak, Kecamatan Slahung, Ponorogo.

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.15 WIB saat pemilik bengkel, Khoirul Ilham (23), tengah beristirahat dan makan siang di dalam bengkel. Saat situasi sepi, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam milik pelanggan yang sedang diperbaiki tiba-tiba dibawa kabur pelaku.

Sebelum beraksi, pelaku diketahui datang berboncengan menggunakan sepeda motor Vario putih tanpa pelat nomor dari arah Pacitan bersama seorang rekannya yang hingga kini masih dalam pencarian.

Mengetahui motornya dibawa kabur, pemilik bengkel langsung melakukan pengejaran ke arah Pacitan. Aksi kejar-kejaran pun terjadi hingga sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.

Karena merasa terdesak, pelaku akhirnya meninggalkan motor curian di pinggir jalan dan melarikan diri menuju area sungai untuk bersembunyi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung ikut melakukan pencarian.

Sekitar 30 menit kemudian, pelaku berhasil ditemukan warga di sekitar sungai. Emosi warga yang memuncak membuat pelaku langsung dihajar hingga mengalami luka-luka sebelum akhirnya diamankan petugas kepolisian.

Salah seorang saksi, Riantika Noviana, mengatakan pemilik bengkel langsung mengejar pelaku begitu mengetahui motor pelanggan dibawa kabur.

“Yang punya bengkel itu sedang makan di dalam. Setelah selesai makan tahu-tahu motor yang parkir di depan sudah dibawa kabur. Langsung dikejar, lalu pelaku ditemukan bersembunyi di sekitar sungai dan dipukuli warga sebelum dibawa polisi,” ujarnya.

Sementara itu, saksi lainnya, Budi Susilo, menyebut pelaku berjumlah dua orang dan datang menggunakan motor tanpa pelat nomor.

“Kejadian sekitar jam dua lewat lima belas menit saat petugas bengkel makan siang. Ada dua orang pakai Vario putih tanpa pelat nomor. Setelah motor dibawa kabur langsung dikejar, lalu pelaku lari ke sungai dan diamankan warga sekitar 30 menit kemudian,” katanya.

Untuk menghindari amuk massa yang lebih parah, pelaku akhirnya diserahkan ke Polres Ponorogo guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    Jukir Keberatan Target Setoran Naik, Pemkab Ponorogo Cari Jalan Tengah

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan juru parkir (jukir) di Kabupaten Ponorogo yang tergabung dalam paguyuban berencana menggelar aksi unjuk rasa. Mereka mempersoalkan kenaikan target setoran pendapatan parkir tahun 2026 yang dinilai terlalu memberatkan. Target pendapatan parkir yang dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo tahun ini mencapai sekitar Rp3,7 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan target sebelumnya […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

    Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi mengajukan sebanyak 1.412 tenaga honorer untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengajuan ini menindaklanjuti SK Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanudin, menjelaskan bahwa proses saat ini masih berada di tahap verifikasi […]

    Bagikan
  • Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik penjualan tanah dan rumah warisan tanpa persetujuan ahli waris kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kasus ini menimpa Sumarti, warga Desa Pesu, Kecamatan Maospati, yang mengaku rumah peninggalan orang tuanya tiba-tiba berpindah tangan tanpa sepengetahuannya. Peristiwa tersebut telah dilaporkan Sumarti ke LBH No Viral No Justice Magetan pada Kamis (23/4/2026) […]

    Bagikan
  • PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memiliki segudang pekerjaan rumah salah satunya masih banyak rumah tangga di 206 Desa/Kelurahan belum memiliki Sanitasi limbah domestik yang layak. Tercatat sekitar 22 ribu rumah tangga di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Angka ini setara dengan 12,4 persen dari total 184 […]

    Bagikan
  • Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ibadah Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kabupaten Magetan menyita perhatian. Di tengah kebiasaan umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih dengan durasi 1–2 jam, ponpes ini justru menjaga tradisi sholat tarawih selama delapan jam dengan bacaan Al-Qur’an 30 juz setiap malam. Ibadah yang berlangsung hingga menjelang sahur ini terdiri […]

    Bagikan
  • 2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    2 PSK di Madiun Positif HIV dan Raja Singa, Dinkes Lakukan Tracing

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun memastikan dua pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia di wilayahnya terinfeksi penyakit menular seksual, masing-masing HIV dan sifilis (raja singa). Temuan itu diketahui usai dilakukan rapid test pada Senin (26/05/2025) malam. Pemeriksaan dilakukan setelah enam PSK dan dua pengelola warung remang-remang diamankan Satpol PP dalam […]

    Bagikan
expand_less