Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Desak Dinsos Madiun Melek Data Soal Peringkat Kedua ODGJ Pasung di Jatim

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 293
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Madiun desak Dinsos memperbarui data ODGJ pasung, (10/3/2026), Foto : Tova

Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun mendesak Dinas Sosial (Dinsos) setempat segera menuntaskan pemutakhiran data orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung. Langkah ini dinilai penting agar kondisi riil kasus pasung di Kabupaten Madiun bisa diketahui secara jelas.

Desakan itu muncul setelah data Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menyebut Kabupaten Madiun menempati posisi kedua tertinggi daerah dengan jumlah ODGJ pasung, yakni mencapai 24 kasus.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu Widayat, mengatakan data tersebut perlu diverifikasi ulang karena bersumber dari pendataan lama.

“Kondisi kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan kejiwaan, sangat dinamis. Dinsos memang perlu melakukan pendataan ulang kondisi saat ini untuk memastikan apakah data dari provinsi yang digunakan masih relevan atau tidak,” ujar Wahyu, Senin (10/3/2026).

Image Not Found
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Wahyu Widayat meminta Dinsos segera turun bila ditemukan warga yang dipasung, Foto : Tova

Ia menjelaskan, data yang dirujuk pemerintah provinsi merupakan data tahun 2021. Karena itu, pembaruan data dinilai penting untuk memastikan apakah kasus pasung masih terjadi atau sudah tertangani.

Wahyu memastikan Pemerintah Kabupaten Madiun selama ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam penanganan ODGJ, termasuk mengusulkan bantuan obat-obatan kejiwaan kepada Kementerian Kesehatan.

Meski begitu, ia meminta Dinsos segera turun ke lapangan apabila masih ditemukan warga yang dipasung agar mendapatkan penanganan melalui program rehabilitasi.

“Kalau masih ada kasus, harus segera ditangani. Target kita jelas, Kabupaten Madiun harus bisa menuju zero ODGJ pasung,” tegasnya.

Wahyu juga menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat. Ia mengakui masih banyak keluarga yang menutup-nutupi anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa karena dianggap sebagai aib.

Padahal, menurutnya, sikap tersebut justru memperburuk kondisi penderita dan menghambat upaya pemerintah dalam memberikan penanganan medis.

“Kalau ada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa, sebaiknya segera dilaporkan ke dinas terkait agar bisa mendapatkan penanganan lebih cepat,” kata dia.

Ia pun mengimbau masyarakat aktif melaporkan jika mengetahui adanya kasus ODGJ yang dipasung di lingkungan sekitar.

“Peran masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Kabupaten Madiun bebas pasung,” pungkasnya. (tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Genjot Program Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

    Pemkot Madiun Genjot Program Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun semakin serius membenahi sistem pengelolaan sampah dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sekaligus Kepala Bappelitbangda Kota Madiun, Suwarno, menegaskan bahwa penanganan sampah harus dimulai dari hulu, yakni rumah tangga. “Setiap keluarga wajib memilah sampah sebelum dibuang ke TPS. Pemilahan sejak dari sumber […]

    Bagikan
  • Geger! SD di Ngawi Diacak-acak Maling, Ternyata Pelakunya Masih Bocah

    Geger! SD di Ngawi Diacak-acak Maling, Ternyata Pelakunya Masih Bocah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian menyasar fasilitas pendidikan di SD Negeri Cangakan 2, Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi pada Rabu (25/2/2026) dini hari. Sejumlah perangkat pembelajaran berupa satu laptop dan dua chromebook raib digondol kawanan pencuri. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan sekolah pada pagi harinya. Kondisi ruang kantor berantakan, lemari […]

    Bagikan
  • Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengubah wajah pengelolaan sampah di wilayahnya. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Madiun akan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengalihfungsikannya menjadi kawasan wisata. “Kita akan tutup TPA ini dan jadikan tempat wisata. Sebagai gantinya, akan kita siapkan sistem pengelolaan baru bernama laundry […]

    Bagikan
  • Pria di Magetan Tewas Disengat Tawon Vespa saat Bersih-Bersih Kebun

    Pria di Magetan Tewas Disengat Tawon Vespa saat Bersih-Bersih Kebun

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Nasib nahas dialami Lestari Widodo warga Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Pria 49 tahun itu meninggal dunia setelah disengat tawon vespa pada Selasa (4/2/2025). Kapolsek Barat, AKP Bayu Nirbaya Bhakti mengatakan korban sebelumnya diketahui sedang membersihkan kebun di belakang rumahnya.  “Korban sempat dilarikan ke rumah sakit di Madiun, namun […]

    Bagikan
  • Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    Pedagang Kuliner Keluhkan Kenaikan HET LPG 3 Kg

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo| Kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram mulai dirasakan pedagang kuliner di Kabupaten Ponorogo. Mereka mengaku keberatan karena kenaikan ini membuat keuntungan semakin menipis. Siti Murbiah, pedagang gorengan di Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Kota, Ponorogo, menyebutkan harga LPG di tingkat pengecer kini mencapai Rp20 ribu per tabung.  “Keuntungan jadi berkurang. Kalau […]

    Bagikan
  • TKA Susulan SMP Menuai Polemik, DPRD Kota Madiun Soroti Ketidaksinkronan Nilai dan Sistem PPDB

    TKA Susulan SMP Menuai Polemik, DPRD Kota Madiun Soroti Ketidaksinkronan Nilai dan Sistem PPDB

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) susulan bagi siswa SMP yang akan melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK negeri memicu polemik di Kota Madiun. DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah kejanggalan yang dinilai merugikan siswa, mulai dari perbedaan nilai hasil ujian hingga persoalan sistem pendaftaran yang mengunci data peserta. Ketua Komisi I DPRD Kota […]

    Bagikan
expand_less