Berita Terkini
Trending Tags

Rupiah Tembus Rp17.671 per Dolar AS, Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 314
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pedagang sapi kurban di Madiun mengeluhkan daya beli masyarakat. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Kondisi ini dirasakan para pedagang sapi kurban di Kabupaten Madiun yang mengaku penjualan tahun ini berjalan lebih lambat dibanding biasanya.

Salah satunya dialami Samirin (61), peternak sekaligus penjual sapi asal Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Dari total 180 ekor sapi yang disiapkan untuk musim kurban tahun ini, baru 85 ekor yang terjual hingga pertengahan Mei.

Padahal, menurut Samirin, pada tahun-tahun sebelumnya para pengusaha maupun pembeli langganan biasanya sudah memborong sapi dalam jumlah besar jauh sebelum Idul Adha.

“Jelas terdampak, biasanya pengusaha beli sapi kurban tiga sampai empat ekor, sekarang hanya satu atau dua ekor saja,” ujar Samirin, Senin (18/5/2026).

Lesunya penjualan itu disebut berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat, termasuk melemahnya rupiah yang pada perdagangan pasar spot tercatat menyentuh Rp17.671 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg pukul 09.02 WIB, Senin (18/5/2026).

Meski demikian, Samirin masih optimistis penjualan sapi kurban miliknya akan terus bertambah hingga mendekati Hari Raya Idul Adha. Ia memperkirakan total penjualan bisa menembus lebih dari 100 ekor.

Di sisi lain, permintaan sapi kurban tahun ini sebenarnya mulai menunjukkan peningkatan dibanding periode 2021 hingga 2025 saat wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) merebak dan membuat banyak sapi terserang penyakit.

Mayoritas pembeli sapi milik Samirin berasal dari wilayah Madiun, baik dari perkotaan maupun pedesaan. Ia sengaja menolak pesanan dari luar daerah karena mempertimbangkan jarak distribusi dan risiko kesehatan ternak.

“Saya lebih memilih pembeli lokal saja supaya pengiriman tidak terlalu jauh dan sapi tetap aman,” katanya.

Samirin menjual berbagai jenis sapi, mulai dari Brahman, Peranakan Ongole (PO), Limousin, hingga sapi Jawa. Bobot sapi yang tersedia berkisar antara 3,6 kuintal hingga 6,5 kuintal.

Untuk harga, sapi dijual mulai Rp23 juta hingga Rp35 juta per ekor tergantung ukuran dan jenisnya. Sementara sapi dengan harga Rp24 juta hingga Rp25 juta menjadi yang paling banyak diminati pembeli.

Seluruh sapi tersebut didatangkan dari sejumlah desa di wilayah Kabupaten Madiun. Samirin mengaku sengaja tidak mengambil sapi dari luar daerah seperti Nganjuk maupun wilayah Jawa Timur bagian timur guna menghindari potensi penularan PMK.

Dalam menjaga kesehatan ternaknya, Samirin rutin memberikan ramuan jamu tradisional berbahan alami. Ramuan itu terdiri dari kunyit, temulawak, madu, telur, labu, hingga gedebog pisang klutuk. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klaim Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Madiun Tembus Rp. 58,8 Miliar

    Klaim Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Madiun Tembus Rp. 58,8 Miliar

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Peyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Madiun mencatat telah membayarkan manfaat program jaminan sosial ketenaga kerjaan (Jamsostek) kepada peserta dengan total nilai sebesar Rp. 58,8 Miliar rupiah. Angka tersebut dari total TK klaim sebanyak 4.168 kasus klaim periode Januari hingga November 2025. Sementara data per 26 Desember 2025, tercatat […]

    Bagikan
  • Belum Ada Tender Tayang, Dinkes Madiun Alami Kendala Administrasi

    Belum Ada Tender Tayang, Dinkes Madiun Alami Kendala Administrasi

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hingga akhir April yang tinggal sepekan lagi, belum satupun paket pekerjaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Madiun yang muncul di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lambatnya proses tender ini tak hanya terjadi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang mengacu pada penyesuaian anggaran sesuai Instruksi Presiden […]

    Bagikan
  • Paripurna Penyampaian RPJMD Ponorogo 2025–2030, DPRD Lanjutkan dengan Pansus

    Paripurna Penyampaian RPJMD Ponorogo 2025–2030, DPRD Lanjutkan dengan Pansus

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Ponorogo kembali menggelar rapat paripurna pada Senin (14/4/2025), dengan agenda penyampaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2030. Rapat paripurna digelar di ruang rapat lantai II Bappeda, Jalan Alun-alun Utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Dalam rapat tersebut, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyampaikan arah pembangunan Ponorogo lima tahun ke depan. […]

    Bagikan
  • 20 Orang Tersesat di Lereng Tengah Hutan, 2 Diantaranya Sempat Terkena Reruntuhan Batu

    20 Orang Tersesat di Lereng Tengah Hutan, 2 Diantaranya Sempat Terkena Reruntuhan Batu

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 20 orang dari komunitas hiking Thunak Thunuk Madiun terjebak di Lereng Tengah Hutan, Perbatasan Desa Kepel dengan Desa Kuwiran Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun pada Minggu petang (19/1/2025). Beruntungnya, saat ini puluhan pendaki telah dievakuasi dan dikumpulkan di sebuah tempat ibadah GKJW untuk terus ditenangkan. Ketua Komunitas hiking Thunak Thunuk, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siapkan Lahan 6 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Tunggu Persetujuan Kemensos RI

    Pemkot Madiun Siapkan Lahan 6 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Tunggu Persetujuan Kemensos RI

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengusulkan lahan seluas sekitar 6 hektare di kawasan Jalan Tirta Raya Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo sebagai lokasi pembangunan gedung Sekolah Rakyat. Usulan tersebut disampaikan setelah dua lokasi yang sebelumnya diajukan dinilai belum memenuhi persyaratan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus […]

    Bagikan
  • Forkopimda Magetan Sesalkan ESDM Jatim Absen dalam Rapat Koordinasi

    Forkopimda Magetan Sesalkan ESDM Jatim Absen dalam Rapat Koordinasi

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rapat Koordinasi Sinergitas Lintas Sektoral Mitigasi Aktivitas Tambang yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Forkopimda di Pendapa Surya Graha, Selasa (07/10/2025) kemarin, menyisakan kekecewaan. Pasalnya, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur selaku pihak yang berwenang terkait perizinan tambang tidak hadir dalam forum. Seperti diungkapkan Ketua DPRD Magetan, […]

    Bagikan
expand_less