Berita Terkini
Trending Tags

Rupiah Tembus Rp17.671 per Dolar AS, Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pedagang sapi kurban di Madiun mengeluhkan daya beli masyarakat. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Kondisi ini dirasakan para pedagang sapi kurban di Kabupaten Madiun yang mengaku penjualan tahun ini berjalan lebih lambat dibanding biasanya.

Salah satunya dialami Samirin (61), peternak sekaligus penjual sapi asal Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Dari total 180 ekor sapi yang disiapkan untuk musim kurban tahun ini, baru 85 ekor yang terjual hingga pertengahan Mei.

Padahal, menurut Samirin, pada tahun-tahun sebelumnya para pengusaha maupun pembeli langganan biasanya sudah memborong sapi dalam jumlah besar jauh sebelum Idul Adha.

“Jelas terdampak, biasanya pengusaha beli sapi kurban tiga sampai empat ekor, sekarang hanya satu atau dua ekor saja,” ujar Samirin, Senin (18/5/2026).

Lesunya penjualan itu disebut berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat, termasuk melemahnya rupiah yang pada perdagangan pasar spot tercatat menyentuh Rp17.671 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg pukul 09.02 WIB, Senin (18/5/2026).

Meski demikian, Samirin masih optimistis penjualan sapi kurban miliknya akan terus bertambah hingga mendekati Hari Raya Idul Adha. Ia memperkirakan total penjualan bisa menembus lebih dari 100 ekor.

Di sisi lain, permintaan sapi kurban tahun ini sebenarnya mulai menunjukkan peningkatan dibanding periode 2021 hingga 2025 saat wabah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) merebak dan membuat banyak sapi terserang penyakit.

Mayoritas pembeli sapi milik Samirin berasal dari wilayah Madiun, baik dari perkotaan maupun pedesaan. Ia sengaja menolak pesanan dari luar daerah karena mempertimbangkan jarak distribusi dan risiko kesehatan ternak.

“Saya lebih memilih pembeli lokal saja supaya pengiriman tidak terlalu jauh dan sapi tetap aman,” katanya.

Samirin menjual berbagai jenis sapi, mulai dari Brahman, Peranakan Ongole (PO), Limousin, hingga sapi Jawa. Bobot sapi yang tersedia berkisar antara 3,6 kuintal hingga 6,5 kuintal.

Untuk harga, sapi dijual mulai Rp23 juta hingga Rp35 juta per ekor tergantung ukuran dan jenisnya. Sementara sapi dengan harga Rp24 juta hingga Rp25 juta menjadi yang paling banyak diminati pembeli.

Seluruh sapi tersebut didatangkan dari sejumlah desa di wilayah Kabupaten Madiun. Samirin mengaku sengaja tidak mengambil sapi dari luar daerah seperti Nganjuk maupun wilayah Jawa Timur bagian timur guna menghindari potensi penularan PMK.

Dalam menjaga kesehatan ternaknya, Samirin rutin memberikan ramuan jamu tradisional berbahan alami. Ramuan itu terdiri dari kunyit, temulawak, madu, telur, labu, hingga gedebog pisang klutuk. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • THM di Kota Madiun Tutup Total Selama Bulan Ramadhan

    THM di Kota Madiun Tutup Total Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun menutup Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Madiun selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Penutupan dimulai 18 Februari hingga 21 Maret 2026. Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwowidagdo mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil 22 pengelola THM untuk diberikan sosialisasi mengenai aturan tersebut. Satpol PP akan […]

    Bagikan
  • Antisipasi Penyalahgunaan, Kapolres Madiun Periksa Senpi Anggota

    Antisipasi Penyalahgunaan, Kapolres Madiun Periksa Senpi Anggota

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktibplin) berupa pemeriksaan senjata api (senpi) dinas di Joglo Polres Madiun, Rabu (19/2/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun, AKBP Muhammad Zainur Rofik didampingi Wakapolres Madiun, Pejabat Utama (PJU) Polres Madiun, serta anggota pemegang senpi dinas. Dihadapan Anggota pemegang Senpi Kapolres […]

    Bagikan
  • 26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    26 Ribu Peserta PBI JKN di Kabupaten Madiun Dinonaktifkan 

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia| Madiun — Pemerintah pusat menonaktifkan sekitar 26 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Madiun. Kebijakan ini berdampak pada ribuan warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran jaminan kesehatan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengatakan penonaktifan tersebut diimbangi dengan mutasi kepesertaan dari PBI daerah (PBI D) ke PBI […]

    Bagikan
  • 450 Pemudik Antusias Ikuti Program Balik Gratis Pemkab Madiun

    450 Pemudik Antusias Ikuti Program Balik Gratis Pemkab Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar program Balik Gratis tahun 2025. Sebanyak sembilan unit bus yang mengangkut 450 penumpang diberangkatkan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran Forkopimda dari halaman Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, pada Minggu (6/4/2025). Bupati Hari Wuryanto mengungkapkan bahwa program ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Awalnya, […]

    Bagikan
  • Waspada! Tiga Bulan Damkar Madiun Tangani 77 Aduan Tawon Vespa

    Waspada! Tiga Bulan Damkar Madiun Tangani 77 Aduan Tawon Vespa

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seiring datangnya musim penghujan di Kabupaten Madiun koloni sarang tawon vespa affinis mengalami lonjakan signifikan. Setiap harinya BPBD dan Damkar Kabupaten Madiun menerima laporan dari masyarakat. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan relawan BPBD Kabupaten Madiun pun menangani atau memberantas sarang tawon endas. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP […]

    Bagikan
  • Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun memastikan hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus super flu atau Influenza A H3N2 di wilayahnya. Otoritas kesehatan menilai situasi masih aman dan terkendali. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus super flu di masyarakat. “Sampai saat […]

    Bagikan
expand_less