Berita Terkini
Trending Tags

Dua Desa di Ponorogo Ditetapkan Zona Merah Longsor, Belasan Jiwa Terancam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengecekan PVMBG di lokasi longsor desa Talun, kecamatan Ngebel, Ponorogo. Foto : BPBD Ponorogo

Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menetapkan dua desa sebagai zona merah rawan tanah longsor. Dua wilayah tersebut yakni Desa Banaran, Kecamatan Pulung, dan Desa Talun, Kecamatan Ngebel.

Penetapan status tersebut dilakukan setelah adanya identifikasi dari tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menilai kondisi geografis kedua desa berada di kawasan rawan longsor di lereng Pegunungan Wilis.

Sekretaris BPBD Ponorogo, Ismoyo, mengatakan karakteristik longsor di dua desa tersebut berbeda. Di Desa Banaran, material longsoran didominasi tanah dan lumpur akibat kondisi tanah yang masih aktif bergerak dan dipenuhi retakan.

“Yang di Banaran itu kondisi tanahnya masih aktif bergerak, bahkan sampai sekarang masih ada retakan. Kalau longsor terjadi, material yang turun berupa lumpur,” ujarnya.

Menurutnya, minimnya pepohonan di kawasan perbukitan membuat tanah semakin mudah tergerus air hujan. Akar pohon yang seharusnya menahan tanah kini sudah banyak berkurang sehingga meningkatkan risiko longsor saat hujan deras turun dalam durasi lama.

BPBD mencatat sedikitnya tiga rumah warga di Desa Banaran berada dalam ancaman longsor. Bahkan akses jalan menuju rumah warga tersebut sudah terputus akibat longsor yang terjadi sebelumnya.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di Desa Talun, Kecamatan Ngebel. Di wilayah tersebut, potensi longsor didominasi material batuan besar yang dinilai lebih berbahaya.

Ismoyo menjelaskan, struktur tanah di Desa Talun telah banyak terkikis akibat longsor yang terjadi selama beberapa tahun terakhir. Saat ini, bagian lereng didominasi batuan yang sewaktu-waktu dapat runtuh apabila hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Karakteristik di Talun itu batuan, sehingga lebih berbahaya kalau longsor. Saat ini batuan masih tertahan oleh pohon salak,” katanya.

BPBD mencatat sekitar empat rumah dengan belasan jiwa di Desa Talun berada di kawasan rawan longsor. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai suara gemuruh dari arah perbukitan.

Selain itu, masyarakat diimbau segera menutup retakan tanah di area bukit agar air hujan tidak masuk dan memperparah pergerakan tanah. BPBD juga meminta warga segera mengungsi apabila muncul tanda-tanda longsor demi menghindari korban jiwa. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Ngawi. Hujan deras yang berlangsung lama disertai angin kencang menerjang tiga kecamatan sekaligus pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat wilayah terdampak meliputi Kecamatan Widodaren, Kecamatan Ngawi, dan Kecamatan Kedunggalar. Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu […]

    Bagikan
  • Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) hingga kini masih menarik untuk dikulik. Sebagai komponen pendulang pendapatan asli desa, hadirnya Bumdes tidak harus dikomando orang pintar. Justru sosok pengurus berjiwa bisnis tinggi yang cukup pas menahkodai Bumdes. Pernyataan ini muncul dari seorang tenaga ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Madiun, Deyisnil Fariadi […]

    Bagikan
  • Mujadidi Faizha Adhim, Remaja Ngawi Juara Pencak Silat Dunia

    Mujadidi Faizha Adhim, Remaja Ngawi Juara Pencak Silat Dunia

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Kab. Ngawi – Prestasi membanggakan datang dari salah satu pesilat muda asal Kabupaten Ngawi. Adalah Mujadidi Faizha Adhim yang berhasil meraih medali emas dalam ajang World Pencak Silat Championship ke-20 yang diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Faizha yang merupakan pelajar berusia 16 tahun dari SMA Negeri 2 Ngawi membawa Indonesia menjadi juara umum […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Akui Pengawasan Pokir Terbatas, Wabup: Praktik di Lapangan di Luar Kewenangan

    Pemkab Magetan Akui Pengawasan Pokir Terbatas, Wabup: Praktik di Lapangan di Luar Kewenangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyampaikan sikap resmi terkait mencuatnya kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang saat ini tengah ditangani aparat penegak hukum. Pemkab menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan selama ini lebih bersifat administratif, sementara praktik di lapangan berada di luar jangkauan kewenangan eksekutif. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, […]

    Bagikan
  • 62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Sebanyak 62.543 warga Kabupaten Madiun menerima bantuan pangan (Banpang) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia. Penyaluran dilakukan di Kantor Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kamis (30/10/2025),  Bantuan tersebut berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan […]

    Bagikan
  • Truk Box Tabrak Pohon di Jalur Magetan–Maospati, Akses Jalan Sempat Tertutup Total

    Truk Box Tabrak Pohon di Jalur Magetan–Maospati, Akses Jalan Sempat Tertutup Total

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus lalu lintas di Jalan Raya Magetan–Maospati sempat lumpuh total setelah kecelakaan melibatkan sebuah truk box di Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro, Kamis (12/3/2026) dini hari. Insiden tersebut membuat pohon sono keling berukuran besar tumbang dan menutup seluruh badan jalan. Eka Radityo, Kepala Pelaksana BPBD Magetan, menyampaikan kejadian itu pertama kali dilaporkan […]

    Bagikan
expand_less