Berita Terkini
Trending Tags

Harga Bahan Pokok Melonjak, Sambal Kacang Ikut “Pedas” Pedagang Kecil Tertekan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 192
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga bahan baku naik, pedagang sambal pecel di Magetan ikut tertekan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga bahan baku kembali menghantam pelaku usaha mikro, khususnya penjual sambal pecel. Lonjakan harga komoditas seperti kacang tanah, cabai, hingga gula membuat biaya produksi meningkat tajam dan berdampak langsung pada harga jual di tingkat pedagang.

Berdasarkan pantauan, harga kacang tanah berada di kisaran Rp33 ribu hingga Rp36 ribu per kilogram, bahkan sempat menyentuh Rp40 ribu per kilogram. Sementara itu, harga cabai bervariasi, sekitar Rp45 ribu per kilogram untuk cabai merah, dan cabai rawit bisa mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Kondisi ini diakui Yuli, salah satu penjual sambal kacang, yang merasakan langsung dampak kenaikan tersebut. “Harga kacang naik, lombok naik, gula juga naik. Otomatis sambalnya ikut naik,” ujarnya.

Ia menyebut, harga sambal kacang naik sekitar Rp10 ribu per kilogram. Sebelum terjadi lonjakan, harga berada di kisaran Rp27 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram. Namun menjelang hari raya sempat melonjak hingga Rp37 ribu per kilogram. Kini, harga mulai turun, tetapi masih berada di level Rp31 ribu per kilogram.

Tak hanya bahan utama, biaya produksi juga terdampak kenaikan harga komponen lain seperti plastik kemasan. “Harga semua naik, plastik juga naik,” kata Yuli.

Kenaikan harga bahan baku ini turut memengaruhi daya beli masyarakat. Yuli mengungkapkan, penjualan cenderung mengalami penurunan seiring naiknya harga. Di sisi lain, tidak semua komoditas bisa disesuaikan. Tempe, misalnya, dinilai sulit untuk dinaikkan harganya karena sangat sensitif terhadap konsumen.

Sebagai strategi bertahan, sebagian pedagang terpaksa menyiasati ukuran atau porsi produk agar tetap terjangkau tanpa harus menaikkan harga secara signifikan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Tiron Digemparkan Temuan Bayi Dalam Kresek di Tengah Sungai

    Warga Tiron Digemparkan Temuan Bayi Dalam Kresek di Tengah Sungai

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Penemuan bayi mengambang di tengah aliran sungai sono menggemparkan warga Desa Tiron Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun Jawa Timur Kamis Siang ( 09/01/2025). Miris bayi yang diduga baru saja dibuang itu terbungkus kresek merah dan sudah tak bernyawa. Jasad bayi tak berdosa itu ditemukan awalnya oleh seorang warga yang tengah bersepeda, […]

    Bagikan
  • Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan SDN 02 Madiun Lor pada Kamis (05/06/2025) sebagai langkah antisipasi perkembangbiakan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Kepala SDN 02 Madiun Lor, Yuli Sugianingsih, menjelaskan bahwa fogging dilakukan setelah ditemukannya kasus DBD di […]

    Bagikan
  • Motor Curian Dikembalikan dengan Surat Minta Maaf, Polisi Tetap Buru Pelaku

    Motor Curian Dikembalikan dengan Surat Minta Maaf, Polisi Tetap Buru Pelaku

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus pencurian sepeda motor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berakhir tak biasa. Dua hari setelah membawa kabur motor milik warga, pelaku justru mengembalikan kendaraan tersebut di kawasan Pasar Sumoroto dengan meninggalkan sepucuk surat berisi permintaan maaf. Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (16/7/2026) saat putra Sutris, warga Desa Bandaralim, Kecamatan Badegan, memarkir […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Resmi Serahkan SK Direksi Baru PDAM Masa Bhakti 2025–2030

    Bupati Madiun Resmi Serahkan SK Direksi Baru PDAM Masa Bhakti 2025–2030

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setelah melalui proses seleksi yang berlangsung lebih dari dua bulan, jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun akhirnya resmi diumumkan. Penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan direksi dilakukan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, sebagai bentuk penetapan hasil seleksi akhir yang telah dilaksanakan. Dalam […]

    Bagikan
  • Nekad, Sejoli Gasak Motor di Rumah Kota Saat Tengah Malam

    Nekad, Sejoli Gasak Motor di Rumah Kota Saat Tengah Malam

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Kota Madiun. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa penghuni Aston Liem Kost di Jalan Tunggul Nogo, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, pada Selasa dini hari (14/10/2025). Kejadian itu terekam jelas oleh kamera CCTV. Dalam rekaman, terlihat sepasang pria dan wanita diduga pasangan suami istri datang berboncengan […]

    Bagikan
  • Warga Geruduk Balai Desa Badegan Ponorogo, Tuntut Usut Dugaan Pungli PTSL

    Warga Geruduk Balai Desa Badegan Ponorogo, Tuntut Usut Dugaan Pungli PTSL

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Puluhan warga Dusun Kroyo, Desa Badegan, Kecamatan Badegan, menggeruduk Balai Desa Badegan, Selasa (14/01/2025). Aksi ini dilakukan buntut dari dugaan pungutan liar (Pungli) dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan oleh Wahyu Widodo, Kepala Dusun Kroyo. Menurut warga, biaya PTSL yang disepakati sebesar Rp 300 ribu per sertifikat. […]

    Bagikan
expand_less