Berita Terkini
Trending Tags

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Penjualan Rumah di Kota Madiun Diprediksi Kian Lesu

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 182
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Kota Madiun – Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,25 persen diprediksi memberi tekanan besar terhadap sektor properti, khususnya penjualan rumah berbasis Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pelaku usaha properti di Kota Madiun menilai kebijakan tersebut berpotensi menurunkan daya beli masyarakat dan memperberat cicilan konsumen.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kota Madiun, Muhammad Ali Fauzi, mengatakan mayoritas pembeli rumah saat ini masih bergantung pada pembiayaan perbankan melalui skema KPR. Karena itu, kenaikan suku bunga dinilai sangat krusial terhadap kemampuan masyarakat membeli rumah.

“Kalau BI Rate naik, otomatis bunga bank ikut naik. Angsuran KPR juga naik. Dampaknya kemampuan bayar konsumen bisa berkurang dan banyak yang akhirnya tidak lolos perbankan atau bahkan membatalkan pembelian rumah,” ujar Ali Fauzi, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, kondisi pasar properti sebenarnya sudah melemah sebelum kenaikan BI Rate diumumkan. Faktor perlambatan ekonomi, ketidakpastian geopolitik global, hingga kebijakan fiskal dalam negeri membuat penjualan rumah komersial menurun sejak awal tahun.

“Sekarang saja penjualan rumah sudah lesu. Ditambah BI Rate naik jadi 5,25 persen, saya rasa ke depan usaha properti akan semakin berat,” katanya.

Ali menyebut sektor perumahan subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) masih relatif bergerak karena adanya bantuan pemerintah. Namun untuk rumah komersial non-subsidi, tekanan diperkirakan jauh lebih besar.

“Hari ini yang masih jalan rata-rata FLPP karena ada subsidi bunga. Kalau rumah komersial pasti akan sangat terdampak,” tambahnya.

Diketahui, Bank Indonesia sebelumnya resmi menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin dari 4,75 persen menjadi 5,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 19–20 Mei 2026. Kebijakan itu diambil untuk menjaga stabilitas rupiah yang tertekan gejolak global serta mengendalikan inflasi nasional.

Kenaikan suku bunga acuan diperkirakan berdampak pada berbagai sektor pembiayaan, mulai dari KPR, kredit kendaraan bermotor, hingga pinjaman usaha dengan skema bunga mengambang (floating rate).

Selain sektor properti, dunia usaha secara umum juga diprediksi lebih berhati-hati melakukan ekspansi karena biaya pinjaman menjadi lebih mahal. Sementara bagi masyarakat penyimpan dana, kenaikan suku bunga justru dapat meningkatkan imbal hasil deposito perbankan.

Ali menilai kondisi ekonomi saat ini membuat masyarakat lebih fokus memenuhi kebutuhan pokok dibanding membeli rumah.

“Kalau ekonomi lagi sulit, orang pasti utamakan kebutuhan pangan dulu. Rumah jadi kebutuhan berikutnya. Akhirnya banyak yang menunda beli rumah,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khofifah Jajal Lintasan Balap Sirkuit Parang, Siap Poles Infrastruktur Pendukung

    Khofifah Jajal Lintasan Balap Sirkuit Parang, Siap Poles Infrastruktur Pendukung

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Magetan | Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Indar Parawansa melakukan Tes Ride, bersama dua Pebalap Internasional, Mario Aji dan M Adenanta Putrai di Sirkuit Parang, Kabupaten Magetan Minggu sore (12/01/2025). Dalam kesempatan ini juga didampingi Para Pebalap Lokal, Mantan Bupati Magetan Suprawoto serta Forkopimda Magetan. Puluhan ribu warga juga turut menyaksikan dari […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan terus memperketat pengawasan terhadap stok dan distribusi LPG bersubsidi di wilayah Kabupaten Magetan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan sekaligus mencegah adanya praktik kecurangan di tingkat agen maupun pangkalan. Melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Polsek jajaran, petugas melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi. Pengecekan difokuskan […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Tangkap Dua Pelaku Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil

    Polres Ponorogo Tangkap Dua Pelaku Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo berhasil mengamankan dua tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat) bermodus pecah kaca mobil. Kedua tersangka yakni RS (47), warga Bekasi, dan ABT (54), warga Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, dalam konferensi pers yang digelar Selasa siang (10/6/2025), mengungkapkan tempat […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf, Sejumlah Perjalanan Terganggu Akibat Cuaca Ekstrem di Semarang

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah Daop 4 Semarang. Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa pagi (28/10/2025) menyebabkan luapan air di jalur hulu dan hilir kilometer 2+3 hingga 3+0, […]

    Bagikan
  • Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    Coverage Jamsostek Madiun Raya Baru 25,92 Persen, Pekerja Informal Jadi Tantangan Terbesar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Madiun Raya masih menghadapi pekerjaan rumah besar. Hingga pertengahan 2026, cakupan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Magetan baru mencapai 25,92 persen dari total 795.120 pekerja yang ada. Data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun menunjukkan, dari jumlah tersebut baru […]

    Bagikan
  • Kemenhaj Kota Madiun Ingatkan Jemaah Haji untuk Tertib dan Patuhi Aturan Selama di Tanah Suci

    Kemenhaj Kota Madiun Ingatkan Jemaah Haji untuk Tertib dan Patuhi Aturan Selama di Tanah Suci

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun memberikan sejumlah imbauan penting kepada calon jemaah haji (CJH) menjelang pemberangkatan ke Embarkasi Surabaya pada Senin (27/4/2026) dini hari. Imbauan tersebut menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap aturan selama menjalankan ibadah haji. Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, […]

    Bagikan
expand_less