Berita Terkini
Trending Tags

Anggaran Stikerisasi Rp. 395 juta, Bupati Madiun Larang Keras Penerima Bansos Mencopot Stiker

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 94
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun tegaskan menolak stiker dianggap mundur dari bansos. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Kab Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengambil langkah tegas mengurai benang kusut penyaluran bantuan sosial (bansos). Mulai semester dua tahun 2026, rumah seluruh penerima manfaat bantuan bakal ditempeli stiker. Dinas Sosial memasang anggaran stikerisasi mencapai Rp. 395 juta dari pos Dana Alokasi Umum (DAU).

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan, pihaknya tidak main-main dengan kebijakan stikerisasi ini. Ia menegaskan, jika ada penerima yang menolak stiker tersebut dipasang di rumahnya, maka secara otomatis mereka dianggap mengundurkan diri dari daftar penerima bansos.

“Jangan nek bantuan gelem, tapi nek dikenehi (ditempeli) stiker enggak mampu enggak gelem. Nah, itu kan dusta di antara kita kan,” ujar Hari Wur, Sabtu (23/05/2026).

Pihaknya juga mewanti-wanti agar stiker yang sudah terpasang tidak dirusak atau dilepas secara sengaja.

“Jangan sampai nanti ditempel malah diklentek (dilepas). Jadi nanti kalau kita sudah sampaikan, kalau nanti sampai dilepas, berarti dia otomatis mengundurkan diri,” tambahnya.

Kebijakan ini bukan sekadar administratif. Hari Wuryanto, menegaskan aturan ini merupakan upaya transparansi agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak, sekaligus menepis stigma “pilih kasih” yang selama ini sering dialamatkan kepada pemerintah daerah.

Menurut Hari, kebijakan ini krusial untuk membuktikan bahwa penyaluran bantuan selama ini sudah berjalan objektif. Ia ingin memutus desas-desus di masyarakat yang kerap menuding bantuan hanya diberikan kepada kerabat lurah, bupati, atau tokoh politik tertentu.

“Karena kita itu dinilai bahwa Pak Bupati pilih kasih, ya. Jadi kalau sudah ada stiker kan kelihatan. Ini supaya validasi data kami agar tidak ada suudzon dari teman-teman semua,” tegasnya.

Terkait teknis pelaksanaannya, Pemkab Madiun telah menggelar rapat koordinasi dan akan segera menginstruksikan para camat hingga ke tingkat kepala desa. Sosialisasi pun akan dilakukan secara masif kepada masyarakat agar tidak ada kesalahpahaman di lapangan.

Saat ini, tercatat sekitar 82.000 penerima bantuan sosial di wilayah Kabupaten Madiun. Hari berharap, jumlah ini dapat terus menyusut seiring waktu. Ia menekankan bahwa tujuan akhir dari program ini bukanlah memelihara kemiskinan, melainkan pemberdayaan.

Kehadiran stiker ini, sambung Hari, diharapkan menjadi pengingat bagi para pendamping program untuk lebih fokus dalam membimbing keluarga prasejahtera menuju kemandirian ekonomi.

“Mudah-mudahan ini nanti bisa terus berkurang. Karena kita pengin angka kemiskinan kita juga berkurang. Sehingga pendampingan dari para pendamping itu sukses, mendampingi mereka dari prasejahtera menjadi sejahtera. Harapannya tepat sasaran,” pungkas Bupati. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Tepat Sasaran di 2026, Pemkab Madiun Pasangi Stiker Rumah Penerima Bantuan

    Pastikan Tepat Sasaran di 2026, Pemkab Madiun Pasangi Stiker Rumah Penerima Bantuan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, kebijakan pemasangan stiker bagi penerima bantuan sosial (bansos) bukan dimaksudkan untuk memberi label negatif. Hal itu melainkan sebagai upaya memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan dapat dialihkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Pernyataan itu disampaikan Hari Wuryanto disela sela kegiatan pada Selasa (23/12/2025). Ia menyebut, pemerintah […]

    Bagikan
  • Bukan Sekadar Jalan Tol, Ngawi–Kertosono Jadi Penggerak Wisata dan Ekonomi Daerah

    Bukan Sekadar Jalan Tol, Ngawi–Kertosono Jadi Penggerak Wisata dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jalan Tol Ngawi–Kertosono kini tidak hanya dipandang sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga sebagai penggerak utama pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah di Jawa Timur bagian barat. Ruas tol yang dikelola PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) ini menghadirkan konektivitas yang semakin efisien, mempercepat mobilitas masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi daerah-daerah […]

    Bagikan
  • Tindak Lanjuti Inpres 1/2025, APBD Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Madiun Bakal Menyusut

    Tindak Lanjuti Inpres 1/2025, APBD Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Madiun Bakal Menyusut

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tim Badan Anggaran ( BANGGAR) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Madiun mulai membahas Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2025, di Gedung Rapat Paripurna, Jumat Siang (7/2/2025).  Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Fery Sudarsono itu menindaklanjuti Instruksi Presiden, tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan, dan Belanja […]

    Bagikan
  • Mendes PDT Yandri Singgung Ulah Oknum LSM dan Wartawan Bodrek Mengganggu Pemerintah Desa

    Mendes PDT Yandri Singgung Ulah Oknum LSM dan Wartawan Bodrek Mengganggu Pemerintah Desa

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Beberapa hari terakhir Pernyataan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto ramai diperbincangkan. Yakni ucapanya yang mengatakan pihak yang paling banyak mengganggu kepala desa adalah oknum LSM dan oknum wartawan bodrek mendapat tanggapan dari banyak kalangan. Pernyataan Yandri itu disampaikan saat sosialisasi Peraturan Menteri Desa (Permendes) nomor […]

    Bagikan
  • Jamaah Haji Asal Madiun Mulai Padati Makkah, Kartu Nusuk Jadi Syarat Masuk Masjidil Haram

    Jamaah Haji Asal Madiun Mulai Padati Makkah, Kartu Nusuk Jadi Syarat Masuk Masjidil Haram

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Gelombang kedatangan jamaah haji Indonesia ke Kota Suci Makkah terus berlanjut. Salah satu kelompok yang mulai memadati wilayah sekitar Masjidil Haram adalah jamaah asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Setibanya di Makkah, para jamaah langsung diarahkan untuk melaksanakan ibadah umrah sunnah sebagai bagian dari rangkaian prosesi haji. Pihak otoritas Arab Saudi menetapkan […]

    Bagikan
  • 56 Perguruan Tinggi Ramaikan Pameran Pendidikan MGBK SMA 2025

    56 Perguruan Tinggi Ramaikan Pameran Pendidikan MGBK SMA 2025

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan pelajar SMA/SMK sederajat di Kota Madiun meramaikan pameran Pendidikan Kota Madiun 2025 yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMA pada Senin (13/1/2025) di Asrama Haji Kota Madiun. 56 Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang turut serta memamerkan program studi unggulannya. Hal ini guna memberikan referensi bagi para […]

    Bagikan
expand_less