Berita Terkini
Trending Tags

227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Siap Berangkat, 23 ASN Ajukan Cuti

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
227 jemaah haji Madiun pamitan, siap berangkat ke Tanah Suci. (21/4/2026). Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 227 jemaah haji asal Kota Madiun mengikuti doa bersama dalam rangka pamitan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, Selasa (21/4/2026), dan dihadiri jajaran Forkopimda serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait.

Dari total jemaah, sebanyak 23 orang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Seluruh ASN yang berangkat dipastikan telah mendapatkan izin cuti selama menjalankan ibadah haji.

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menyampaikan bahwa para jemaah dijadwalkan berangkat pada 27 April 2026 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kelancaran perjalanan para jemaah.

“Semoga seluruh jemaah haji dari Kota Madiun diberi kelancaran, kesehatan, sampai di Mekah dengan selamat, dan kembali menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental menjelang keberangkatan. Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kesiapan energi dan kesehatan yang prima, mengingat rangkaian ibadah yang cukup panjang.

“Jaga kesehatan, jaga kekuatan batin, dan ikuti seluruh arahan pembimbing selama di sana,” tambahnya.

Terkait ASN yang berangkat, Bagus memastikan seluruh tugas telah didelegasikan kepada pejabat atau pegawai yang ditunjuk. Masa cuti haji bagi ASN diperkirakan berlangsung selama 42 hari.

“Ya kalau untuk kinerja, semua karena sudah didelegasikan, ini sudah semuanya dikoordinasikan. Jadi yang berangkat haji bisa fokus lebih dulu disana,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengingatkan jemaah untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan. Ia menegaskan bahwa koper besar akan dikumpulkan pada Minggu (26/4/2026) pukul 08.30–11.00 WIB.

“Jemaah diminta tidak membawa barang terlarang. Gunting atau cairan tertentu harus sesuai aturan dan di koper besar. Untuk cairan seperti kosmetik, maksimal 100 ml. Bahkan madu juga tidak diperbolehkan dibawa dalam koper,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar tas paspor selalu dibawa secara terpisah dan tidak dimasukkan ke dalam koper besar, guna menghindari kendala saat proses keberangkatan di bandara.

Datik juga mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan tidak terlalu lelah menjelang keberangkatan, termasuk mengurangi aktivitas walimatussafar yang berlebihan.

“Persiapkan hati, pikiran, dan kesehatan. Fokus pada ibadah haji agar dapat menjalankannya dengan maksimal,” pungkasnya.

Doa bersama ini menjadi momentum penting bagi para jemaah untuk memantapkan kesiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci, sekaligus mempererat dukungan dari pemerintah dan masyarakat Kota Madiun. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    Pemkab Magetan Masih Tanggung Utang Iuran JKN Rp6 Miliar, Dampak Aturan Berlaku Surut dan Tekanan Fiskal

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih memiliki kewajiban membayar tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada BPJS Kesehatan senilai sekitar Rp6 miliar. Kewajiban tersebut menjadi salah satu konsekuensi tekanan fiskal yang dihadapi daerah setelah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

    DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, mengkritisi penanganan kebakaran di wilayahnya yang dinilai belum maksimal. Evaluasi tersebut mengemuka setelah sejumlah insiden kebakaran terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Purwadi menilai, secara kelembagaan, bidang pemadam kebakaran (Damkar) sudah seharusnya berdiri sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) tersendiri dan tidak lagi bergabung dengan Satuan […]

    Bagikan
  • Jebakan Tikus Makan Korban Lagi! Petani 60 Tahun di Madiun Tewas Tersengat Listrik di Sawah

    Jebakan Tikus Makan Korban Lagi! Petani 60 Tahun di Madiun Tewas Tersengat Listrik di Sawah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jebakan tikus beraliran listrik kembali memakan korban jiwa di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Korban diketahui bernama Sukono (60), warga Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ditemukan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari perangkap tikus yang terpasang di area persawahan. Ia ditemukan tak bernyawa di area persawahan Dusun Sedoro, Desa Tanjungrejo, […]

    Bagikan
  • Sempat Terhenti, Program MBG di Paron Kini Lebih Tertata

    Sempat Terhenti, Program MBG di Paron Kini Lebih Tertata

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, akhirnya kembali bergulir. Program ini sebelumnya berhenti sejenak pada Rabu (27/8/2025) untuk dilakukan evaluasi. Hal itu setelah sejumlah siswa dan wali murid mengeluhkan kualitas makanan yang disajikan. Sejak pertama kali diluncurkan pada Senin (25/8/2025), MBG menyasar 47 sekolah di empat desa […]

    Bagikan
  • Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

    Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Musim kemarau tidak hanya memicu krisis air bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa serangan hama wereng. Setelah sebelumnya petani di sejumlah wilayah kesulitan memperoleh pasokan air irigasi akibat menyusutnya volume Waduk Dawuhan, kini petani di Kecamatan Dagangan harus menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang […]

    Bagikan
  • CCTV Mati 3 Bulan, Maling Gasak Belasan Chromebook di SDN Tiron 02 Madiun

    CCTV Mati 3 Bulan, Maling Gasak Belasan Chromebook di SDN Tiron 02 Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Aksi pencurian dengan cara membobol sekolah terjadi di SDN Tiron 02, Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (17/2/2026) dini hari. Sejumlah perangkat elektronik milik sekolah dilaporkan hilang dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Peristiwa yang terjadi bertepatan dengan hari libur tersebut pertama kali diketahui penjaga sekolah sekitar pukul 05.00 WIB. Informasi […]

    Bagikan
expand_less