Bupati Madiun Serahkan Sapi Jumbo Untuk Kurban, Ajak ASN Berdayakan Peternak Lokal
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 73
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan hewan kurban berupa sapi jenis Limousin seberat 850 kilogram kepada Panitia Hari Raya Idul Adha Masjid Quba, Kecamatan Mejayan, Caruban, Kabupaten Madiun, Rabu (27/5/2026).
Penyerahan sapi jumbo untuk kurban dilakukan usai Salat Idul Adha yang juga dihadiri Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto.
Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu mengatakan sapi kurban tersebut dibeli langsung dari peternak lokal asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap peternak lokal sekaligus penguatan ekonomi masyarakat daerah.
“Alhamdulillah, sapi ini asli dari peternak yang ada di Desa Bajulan,” ujar Mas Hari Wur.
Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Madiun agar membeli hewan ternak dari peternak lokal.
Menurut Mas Hari Wur, pada Idul Adha tahun ini Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan 12 ekor sapi dan 28 ekor kambing ke sejumlah masjid, panti asuhan, sekolah luar biasa (SLB), hingga pondok pesantren di berbagai wilayah.
Distribusi hewan kurban dilakukan secara bergilir agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat, khususnya di daerah yang masih minim hewan kurban.
“Kalau di beberapa masjid mungkin sudah banyak, ada yang empat, lima bahkan sepuluh hewan kurban. Jadi kita arahkan juga ke tempat-tempat yang membutuhkan,” katanya.
Bupati juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Madiun dalam melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Ia menyebut hampir seluruh wilayah di Kabupaten Madiun menggelar penyembelihan hewan kurban.
“Ini menunjukkan bahwa mereka berkurban untuk saudara-saudaranya dan masyarakatnya. Ini melatih diri bahwa segala sesuatu membutuhkan pengorbanan dan kesabaran untuk mencapai sesuatu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Hari Wuryanto memastikan seluruh hewan kurban di Kabupaten Madiun dalam kondisi sehat berdasarkan laporan Dinas Peternakan setempat.
“Laporan dari Dinas Peternakan juga kambing dan sapi yang digunakan untuk kurban di Madiun ini sehat semua,” tuturnya.
Momentum Idul Adha juga dimanfaatkan Mas Hari Wur untuk mengajak masyarakat meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan dan kepatuhan menjalankan perintah Allah SWT.
Ia berharap semangat keikhlasan, gotong royong, dan guyub rukun dapat menjadi landasan dalam mewujudkan Kabupaten Madiun Kampung Pesilat yang sejahtera.
Selain itu, dirinya turut mendoakan jemaah haji asal Kabupaten Madiun yang saat ini berada di Tanah Suci agar diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Alhamdulillah sehat semua. Ada empat jemaah yang saat wukuf dihantar ke Arafah, tapi kondisinya juga sehat,” tandasnya. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





