Seleksi Direktur Baru Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun, Tiga Kandidat Bersaing Ketat
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026
- visibility 153
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Persaingan memperebutkan kursi Direktur Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun memasuki tahap penentuan. Tiga kandidat yang lolos seleksi tiga besar menjalani wawancara langsung dengan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), Senin (13/7/2026). Tiga kandidat tersebut adalah Joko Nugroho, Sukoharjono serta Jamaluddin.
Dalam wawancara bersama Panitia Seleksi (Pansel), Bagus tidak sekadar menguji kemampuan teknis para kandidat. Ia lebih banyak menggali kapasitas calon direktur dalam menghadapi tantangan, memecahkan persoalan, mengambil kebijakan strategis, dan membawa transformasi perusahaan ke depan.
“Yang pasti, saya ingin menggali lebih kepada bagaimana menghadapi tantangan ke depan. Kota ini ingin bertransformasi, sehingga poin-poin yang saya sampaikan adalah problem, solusinya bagaimana, dan transformasi ke depan PDAM ini akan seperti apa,” kata Bagus.
Menurutnya, kemampuan mengambil keputusan menjadi salah satu aspek penting dalam menentukan sosok yang layak memimpin perusahaan daerah tersebut. Sebab, kemampuan teknis dinilai bukan satu-satunya ukuran untuk memilih seorang direktur.

“Terkait teknis, saya yakin semuanya bisa berjalan selama ini. Tetapi dalam hal mencari seorang direktur, beberapa poin yang tadi saya sebutkan itu yang penting,” ujarnya.
Masing-masing kandidat mendapat sekitar 15 pertanyaan. Meski demikian, Bagus belum mengungkap siapa calon yang paling unggul. Ia menyebut performa ketiganya dalam sesi wawancara relatif berimbang.
“Ini kebetulan imbang. Wawancaranya imbang, semuanya bisa menjawab secara bagus. Tinggal nanti beberapa poin yang harus saya tentukan,” ungkapnya.
Hasil akhir seleksi masih menunggu penilaian bersama Pansel. Selain itu, data rekam jejak atau track record masing-masing calon juga masih harus dilengkapi sebagai bagian dari proses penentuan.
“Rata-rata sampai 15 pertanyaan. Nanti menunggu penilaian karena ada yang harus diselesaikan dari tim seleksi. Sekaligus menunggu permintaan data terkait track record masing-masing calon yang harus kita penuhi,” jelas Bagus.
Proses penetapan direktur baru berpacu dengan berakhirnya masa jabatan direksi lama Perumdam Tirta Taman Sari. Jika direktur definitif belum ditetapkan, posisi pimpinan perusahaan plat merah itu akan diisi sementara oleh pelaksana tugas (Plt) melalui Dewan Pengawas.
Bagus menegaskan proses selanjutnya, termasuk pengajuan untuk mendapatkan pertimbangan dari Kementerian Dalam Negeri, akan dilakukan sesegera mungkin. Ia berharap posisi Direktur Perumdam Tirta Taman Sari tidak terlalu lama dijabat oleh Plt.
“Sesegera mungkin. Supaya tidak jadi Plt PDAM karena ini akan saya dorong terus untuk melanjutkan yang kemarin sudah ada, dan yang kurang baik diperbaiki,” pungkasnya. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez



