Diduga Bawa Golok Curian, Pria ODGJ Mengamuk di Jalan Batoro Katong Ponorogo
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 57
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk sambil membawa sebilah golok di Jalan Batoro Katong, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Aksi tersebut membuat warga, pedagang kaki lima, dan pengguna jalan panik.
Pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga mengambil golok milik seorang pedagang kelapa. Senjata tajam tersebut kemudian digunakan untuk mengancam dan mencoba menyerang sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi.
Sebelum berhasil diamankan, pelaku sempat mengejar seorang pengamen berkostum anime dan mengacungkan golok ke arah pengendara motor yang melintas. Pelaku juga mendatangi lapak pedagang kaki lima sambil meminta makanan dengan membawa golok, sehingga para pedagang dan pengunjung berlarian menyelamatkan diri.
Salah seorang pedagang kaki lima, Heri Santoso, mengaku sempat ketakutan karena pelaku terus membawa golok sambil mengancam warga.
“Awalnya golok itu diduga diambil dari pedagang kelapa. Setelah itu pelaku keliling sambil mengacungkan golok ke warga dan pedagang. Semua langsung lari menyelamatkan diri karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Heri.
Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo segera mendatangi lokasi. Pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Petugas juga menyita golok yang diduga merupakan milik pedagang kelapa.
Petugas Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Cokro Wiyono, mengatakan proses pengamanan dilakukan untuk mencegah pelaku melukai warga maupun dirinya sendiri.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku. Saat diamankan tidak ada perlawanan. Golok yang dibawa juga langsung kami amankan agar tidak membahayakan masyarakat,” kata Cokro.
Setelah diamankan, pelaku dibawa ke Poli Kejiwaan RSUD Harjono Ponorogo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Petugas juga masih berkoordinasi untuk menelusuri identitas serta memastikan kondisi kejiwaan pelaku. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





