Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Sekolah Rakyat Madiun Siap Sambut Siswa Baru Lewat MPLS Pekan Depan, Proyek Ditarget Rampung Akhir Juli

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 335
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan Sekolah Rakyat Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Madiun memasuki tahap akhir. Progres fisik proyek yang dibangun di Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, kini telah mencapai 90,061 persen. Sejumlah fasilitas utama sudah siap digunakan untuk mendukung kegiatan awal tahun ajaran baru, termasuk agenda open house yang dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Juli 2026 sebagai bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Manajer Proyek Sekolah Rakyat Madiun, Wahidi, mengatakan percepatan pekerjaan terus dilakukan agar sejumlah bangunan prioritas dapat difungsikan lebih awal, meski masa kontrak proyek masih berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026.

“Progres sekarang sudah 90,061 persen. Secara kontrak sebenarnya sampai 15 Agustus, tetapi kami melakukan percepatan sesuai arahan pimpinan agar dapat mendukung kegiatan MPLS siswa baru,” ujar Wahidi saat ditemui dikantornya Selasa (8/7/2026).

Meski sebagian besar pekerjaan telah selesai, masih terdapat beberapa pekerjaan penyelesaian yang sedang dikebut. Di antaranya penyelesaian asrama putri SMP dan SMA, pemasangan sebagian atap, pekerjaan arsitektural, serta pengecoran jalan yang tersisa sekitar 30 persen.

“Kami targetkan seluruh pekerjaan selesai pada 31 Juli mendatang,” tegas Wahidi.

Menurutnya, sejumlah fasilitas utama telah selesai dikerjakan dan siap dimanfaatkan untuk kegiatan awal sekolah. Di antaranya gedung serbaguna, ruang kelas SMA, dua gedung asrama putri SD, kantin, masjid, serta dapur.

Untuk kegiatan MPLS, Wahidi menyebut Dinas Sosial berencana menggelar open house selama dua hari sebagai masa pengenalan lingkungan sekolah bagi calon peserta didik.

“Informasi dari Dinas Sosial, kemungkinan akan ada open house pada 14 sampai 15 Juli,” katanya.

Ia menjelaskan, pihak kontraktor bertanggung jawab menyiapkan bangunan, sedangkan kebutuhan kegiatan seperti panggung dan kursi akan disiapkan oleh Dinas Sosial.

Sekolah Rakyat Madiun nantinya memiliki kapasitas hingga 1.000 siswa. Rinciannya, jenjang SD sebanyak 540 siswa, SMP 270 siswa, dan SMA 270 siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menilai progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Menurutnya, kompleks Sekolah Rakyat memiliki sekitar 15 bangunan yang terdiri atas ruang belajar, asrama, kantin, hingga fasilitas bagi tenaga pengajar.

“Kalau saya lihat, yang tersisa sekarang lebih banyak pekerjaan finishing. Contohnya penyelesaian penutup atap dan perapian area luar seperti jalan. Hampir seluruh item pekerjaan sudah dikerjakan oleh pelaksana,” kata Boby.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Balai Kementerian PUPR dan PT Brantas Abipraya selaku kontraktor, masa kontrak proyek memang berlangsung hingga Agustus 2026. Namun, percepatan terus dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera beroperasi.

Pemerintah Kabupaten Madiun juga terus memberikan dukungan terhadap percepatan pembangunan, mulai dari membantu penyediaan tenaga kerja hingga mengatasi kendala pasokan material beton siap pakai (ready mix) melalui koordinasi dengan pihak penyedia.

“Kami terus berkoordinasi terkait progres maupun kendala yang bisa dibantu pemerintah daerah. Kemarin sempat ada persoalan tenaga kerja dan pasokan ready mix, alhamdulillah semuanya bisa teratasi,” ujarnya.

Boby optimistis target penyelesaian proyek pada akhir Juli dapat tercapai sehingga seluruh fasilitas siap mendukung operasional Sekolah Rakyat.

“Saya optimistis, berdasarkan komunikasi terakhir, akhir Juli insyaallah progres sudah 100 persen,” katanya.

Sekolah Rakyat Madiun dibangun di atas lahan bekas tanah bengkok seluas 5,8 hektare di Kelurahan Nglames. Proyek yang dikerjakan PT Brantas Abipraya itu didanai APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp911,48 miliar. Pembangunan memiliki waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender, disertai masa pemeliharaan selama 360 hari setelah proyek dinyatakan selesai. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Bulan Suro yang selama ini identik dengan berbagai tradisi adat dan ritual masyarakat Jawa ternyata belum mampu mendongkrak penjualan gerabah tradisional di Kabupaten Magetan. Para pedagang gerabah di kawasan Pasar Sayur Magetan mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pantauan di sejumlah lapak gerabah menunjukkan berbagai produk tradisional […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Ultimatum Pelaku Anarkis dan Penjarahan Saat Demo DPRD

    Polres Madiun Kota Ultimatum Pelaku Anarkis dan Penjarahan Saat Demo DPRD

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menegaskan akan menindak tegas para pelaku anarkis dan penjarahan yang terjadi saat aksi demonstrasi di gedung DPRD Kota Madiun pada Sabtu, (30/08/2025) lalu. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, menyampaikan imbauan agar para pelaku segera menyerahkan diri dan mengembalikan barang hasil jarahan maupun kerusakan fasilitas umum […]

    Bagikan
  • Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    Kakek 62 Tahun di Magetan Meninggal Usai Terjatuh dari Pohon Jati

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Dusun Jaten, Desa Krajan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang petani saat bekerja di area persawahan, Jumat (07/11/2025). Korban Harjo Sini (62) ditemukan sudah tak bernyawa oleh istrinya sendiri setelah sempat dicari karena tak kunjung pulang dari ladang. Salah satu warga setempat, Suroto (50) mengaku mendengar suara […]

    Bagikan
  • Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lantai dua Pasar Baru Magetan tampak kian muram. Deretan los yang digembok rapat hingga kios kosong tanpa penghuni menjadi pemandangan sehari-hari. Aktivitas jual beli pun nyaris tak terlihat, membuat kawasan yang seharusnya menjadi pusat perdagangan justru seperti mati suri. Kondisi ini bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberi kesan kumuh pada […]

    Bagikan
  • Kejagung RI Beberkan Kasus Dugaan Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

    Kejagung RI Beberkan Kasus Dugaan Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026. Dadan langsung ditahan bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Buka Open Trip Rail Tour Blitar, Wisata Sejarah Bung Karno hingga Kampung Cokelat Mulai Rp385 Ribu

    KAI Daop 7 Madiun Buka Open Trip Rail Tour Blitar, Wisata Sejarah Bung Karno hingga Kampung Cokelat Mulai Rp385 Ribu

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Berwisata dengan kereta api kini semakin menarik. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menghadirkan program wisata tematik **Rail Tour Jawa Timur**, sebuah paket perjalanan yang memadukan kenyamanan transportasi kereta api dengan pengalaman menjelajahi destinasi unggulan di Jawa Timur. Program yang mulai digulirkan sejak Oktober 2026 ini menjadi […]

    Bagikan
expand_less