Berita Terkini
Trending Tags

Sekolah Rakyat Madiun Siap Sambut Siswa Baru Lewat MPLS Pekan Depan, Proyek Ditarget Rampung Akhir Juli

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 69
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan Sekolah Rakyat Madiun. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Madiun memasuki tahap akhir. Progres fisik proyek yang dibangun di Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, kini telah mencapai 90,061 persen. Sejumlah fasilitas utama sudah siap digunakan untuk mendukung kegiatan awal tahun ajaran baru, termasuk agenda open house yang dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Juli 2026 sebagai bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Manajer Proyek Sekolah Rakyat Madiun, Wahidi, mengatakan percepatan pekerjaan terus dilakukan agar sejumlah bangunan prioritas dapat difungsikan lebih awal, meski masa kontrak proyek masih berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026.

“Progres sekarang sudah 90,061 persen. Secara kontrak sebenarnya sampai 15 Agustus, tetapi kami melakukan percepatan sesuai arahan pimpinan agar dapat mendukung kegiatan MPLS siswa baru,” ujar Wahidi saat ditemui dikantornya Selasa (8/7/2026).

Meski sebagian besar pekerjaan telah selesai, masih terdapat beberapa pekerjaan penyelesaian yang sedang dikebut. Di antaranya penyelesaian asrama putri SMP dan SMA, pemasangan sebagian atap, pekerjaan arsitektural, serta pengecoran jalan yang tersisa sekitar 30 persen.

“Kami targetkan seluruh pekerjaan selesai pada 31 Juli mendatang,” tegas Wahidi.

Menurutnya, sejumlah fasilitas utama telah selesai dikerjakan dan siap dimanfaatkan untuk kegiatan awal sekolah. Di antaranya gedung serbaguna, ruang kelas SMA, dua gedung asrama putri SD, kantin, masjid, serta dapur.

Untuk kegiatan MPLS, Wahidi menyebut Dinas Sosial berencana menggelar open house selama dua hari sebagai masa pengenalan lingkungan sekolah bagi calon peserta didik.

“Informasi dari Dinas Sosial, kemungkinan akan ada open house pada 14 sampai 15 Juli,” katanya.

Ia menjelaskan, pihak kontraktor bertanggung jawab menyiapkan bangunan, sedangkan kebutuhan kegiatan seperti panggung dan kursi akan disiapkan oleh Dinas Sosial.

Sekolah Rakyat Madiun nantinya memiliki kapasitas hingga 1.000 siswa. Rinciannya, jenjang SD sebanyak 540 siswa, SMP 270 siswa, dan SMA 270 siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menilai progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Menurutnya, kompleks Sekolah Rakyat memiliki sekitar 15 bangunan yang terdiri atas ruang belajar, asrama, kantin, hingga fasilitas bagi tenaga pengajar.

“Kalau saya lihat, yang tersisa sekarang lebih banyak pekerjaan finishing. Contohnya penyelesaian penutup atap dan perapian area luar seperti jalan. Hampir seluruh item pekerjaan sudah dikerjakan oleh pelaksana,” kata Boby.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Balai Kementerian PUPR dan PT Brantas Abipraya selaku kontraktor, masa kontrak proyek memang berlangsung hingga Agustus 2026. Namun, percepatan terus dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera beroperasi.

Pemerintah Kabupaten Madiun juga terus memberikan dukungan terhadap percepatan pembangunan, mulai dari membantu penyediaan tenaga kerja hingga mengatasi kendala pasokan material beton siap pakai (ready mix) melalui koordinasi dengan pihak penyedia.

“Kami terus berkoordinasi terkait progres maupun kendala yang bisa dibantu pemerintah daerah. Kemarin sempat ada persoalan tenaga kerja dan pasokan ready mix, alhamdulillah semuanya bisa teratasi,” ujarnya.

Boby optimistis target penyelesaian proyek pada akhir Juli dapat tercapai sehingga seluruh fasilitas siap mendukung operasional Sekolah Rakyat.

“Saya optimistis, berdasarkan komunikasi terakhir, akhir Juli insyaallah progres sudah 100 persen,” katanya.

Sekolah Rakyat Madiun dibangun di atas lahan bekas tanah bengkok seluas 5,8 hektare di Kelurahan Nglames. Proyek yang dikerjakan PT Brantas Abipraya itu didanai APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp911,48 miliar. Pembangunan memiliki waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender, disertai masa pemeliharaan selama 360 hari setelah proyek dinyatakan selesai. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca 42 Derajat, Jemaah Haji Asal Madiun Diminta Kurangi Aktifitas Ibadah Sunnah Jelang Puncak Haji

    Cuaca 42 Derajat, Jemaah Haji Asal Madiun Diminta Kurangi Aktifitas Ibadah Sunnah Jelang Puncak Haji

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jelang puncak rangkaian ibadah Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Madiun intens memantau kondisi ratusan jamaah di Tanah Suci. Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, meminta ratusan jemaah haji asal Kabupaten Madiun mengurangi aktivitas ibadah sunah menjelang puncak haji. Imbauan itu disampaikan […]

    Bagikan
  • Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Ambruk Diterjang Banjir, Ratusan Warga Terdampak

    Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Ambruk Diterjang Banjir, Ratusan Warga Terdampak

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah jembatan penghubung di Desa Ngrambe–Sidomulyo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, putus total setelah diterjang banjir pada Selasa (24/2/2026) pagi. Runtuhnya jembatan ini terekam dalam sebuah video yang beredar di masyarakat, memperlihatkan kepanikan warga saat konstruksi utama jembatan roboh terseret arus. Dalam dua hari terakhir, wilayah tersebut diguyur hujan deras hingga menyebabkan […]

    Bagikan
  • Suasana Haru dan Khitmat Jemaah Sindo Wisata Jalani Wukuf Di Arafah

    Suasana Haru dan Khitmat Jemaah Sindo Wisata Jalani Wukuf Di Arafah

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Arafah – Wukuf adalah rukun haji yang sangat penting, yang berarti berdiam diri atau berhenti di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Wukuf ini menjadi momen puncak dalam ibadah haji, di mana jamaah berupaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, merenungkan dosa-dosa, dan memohon ampunan. Wukuf dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, mulai dari matahari […]

    Bagikan
  • Janjikan Lolos Verifikasi Dapur MBG, Tiga Terduga Pelaku Penipuan Dibekuk

    Janjikan Lolos Verifikasi Dapur MBG, Tiga Terduga Pelaku Penipuan Dibekuk

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota mengamankan tiga pria yang diduga melakukan penipuan terkait pengurusan pendirian dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Ketiganya diciduk saat berada di Hotel Aston Madiun pada Senin malam (2/3/2026). Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Riyadi didampingi Kasi Humas Ipda Aris Yunandi mengatakan pengungkapan […]

    Bagikan
  • Modal Rp200 Ribu, Pemuda Magetan Raup Jutaan Rupiah dari Selada Hidroponik di Lahan Bekas Kebun Ketela

    Modal Rp200 Ribu, Pemuda Magetan Raup Jutaan Rupiah dari Selada Hidroponik di Lahan Bekas Kebun Ketela

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Siapa sangka, modal awal hanya Rp200 ribu mampu mengubah lahan pekarangan yang sebelumnya kurang produktif menjadi sumber penghasilan jutaan rupiah. Hal itu dibuktikan Rudi Saputra (27), pemuda asal Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang sukses mengembangkan budidaya selada hidroponik dengan sistem rumah kaca (greenhouse). Berbekal kemauan belajar secara […]

    Bagikan
  • Sensasi Petik Anggur Aneka Varietas Di Greenhouse Mas Ari Ponorogo

    Sensasi Petik Anggur Aneka Varietas Di Greenhouse Mas Ari Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah kebun anggur dalam bentuk greenhouse di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo,Jawa Timur menjadi destinasi wisata edukasi baru bagi masyarakat. Kebun Anggur Mas Ari ini menawarkan pengalaman melihat puluhan varietas anggur dari dalam dan luar negeri. Bahkan, sekaligus mengajak pengunjung belajar langsung cara menanam hingga memetik buah dari pohonnya. Pada Jumat […]

    Bagikan
expand_less