Lapas Pemuda Madiun Menjalin Kebersamaan dengan Warga Binaan Makan Pecel Bareng
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 57
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Warga binaan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti makan bersama usai pelaksanaan Sholat Idul Adha Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut digelar di lingkungan lapas dengan menu pecel dan telur yang disajikan secara prasmanan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengatakan kegiatan makan bersama merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan antara petugas dan warga binaan pada momentum Hari Raya Idul Adha.
“Momen Idul Adha ini kami ingin menghadirkan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Melalui makan bersama ini, kami berharap warga binaan dapat merasakan kebahagiaan Hari Raya meskipun sedang menjalani masa pembinaan,” ujar Rudi.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan agar tercipta suasana yang lebih humanis di dalam lapas.
Selama kegiatan berlangsung, warga binaan dan petugas tampak berbaur dalam suasana akrab dan tertib. Hidangan disajikan secara prasmanan sehingga warga binaan dapat mengambil makanan secara bergiliran.
Salah seorang warga binaan, Yusuf, mengaku senang dapat mengikuti makan bersama tersebut. Ia menyebut suasana kebersamaan yang tercipta membuat perayaan Hari Raya terasa lebih hangat.
“Baru kali ini saya merasakan makan pecel prasmanan bersama-sama seperti ini di momen Hari Raya,” katanya.
Kegiatan makan bersama itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Idul Adha di Lapas Pemuda Madiun. Selain sebagai sarana kebersamaan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara petugas dan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Selain itu, pada Idul Adha tahun ini, Lapas Pemuda menyembelih 1 ekor sapi dan 9 ekor kambing yang berasal dari partisipasi petugas Lapas, mitra, serta stakeholder Lapas Pemuda Madiun. Daging kurban selanjutnya diolah untuk dibagikan kepada warga binaan lapas.
“Pelaksanaan kurban ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi. Daging kurban nantinya akan kami olah menjadi sate untuk dinikmati bersama warga binaan agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan dan suasana Hari Raya Idul Adha,” jelas Kalapas Pemuda. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





