Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggencarkan upaya pengentasan kemiskinan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk yayasan sosial. Salah satu kolaborasi terbaru dilakukan bersama Yayasan Nurul Hayat dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pasangan suami istri Mardi dan Ngatinem, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut. Rumah mereka sebelumnya nyaris roboh akibat kondisi yang sudah lapuk dan kerusakan parah karena diterjang angin puting beliung. Kini, rumah yang juga difungsikan sebagai tempat praktik pijat Mardi itu telah berdiri kokoh dan layak huni.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, kolaborasi dengan yayasan seperti Nurul Hayat merupakan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan sosial di tingkat akar rumput, khususnya terkait kemiskinan dan hunian tidak layak.

“Kami berkolaborasi dengan yayasan yang peduli terhadap masyarakat. Alhamdulillah, kami ucapkan terimakasih kepada Yayasan Nurul Hayat. Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang semakin sejahtera,” ujar Hari Wuryanto, Sabtu (12/07/2025).

Tak hanya menggandeng satu lembaga, Pemkab Madiun berencana memperluas cakupan program RTLH dengan melibatkan lebih banyak yayasan yang memiliki jaringan donatur di wilayah Madiun.

“Tentu kami akan menambah kuota pembangunan RTLH dengan bekerjasama dengan berbagai yayasan. Apalagi, donatur dari yayasan tersebut adalah masyarakat Kabupaten Madiun sendiri, dan manfaatnya juga kembali untuk masyarakat Kabupaten Madiun,” tambahnya.

Ngatinem, penerima manfaat, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia merasa lega karena kini memiliki tempat tinggal yang aman, terutama saat musim penghujan. Selain itu, suaminya kini bisa melayani jasa pijat di rumah dengan lebih nyaman.

“Alhamdulillah senang, tidak bingung soal tempat tinggal. Sekarang kalau musim hujan sudah tidak khawatir, dan bapak bisa mijat di rumah,” tutur Ngatinem.

Sementara itu, Pimpinan Yayasan Nurul Hayat Madiun, Khoirul Rohman menjelaskan bahwa program bedah rumah dilakukan setiap tahun. Sebelum pembangunan dilakukan, pihaknya selalu melakukan survei dan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelayakan penerima.

“Kebetulan Pak Mardi juga bisa pijat, jadi kami sediakan ruangan khusus di rumahnya untuk praktik layanan pijat ke masyarakat,” ujar Khairul.

Berbagai macam program Nurul Hayat tak hanya “bedah rumah paripurna” saja ada beberapa aspek ekonomi dan kesehatan juga dijalankan diantaranya pemberian sertifikat keahlian dan Pelayanan Kesehatan gratis.

Program RTLH ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret atas persoalan sosial. Diharapkan, program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga pra- sejahtera di Kabupaten Madiun.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Bencana Hidrometeorologi, Longsor Hantam Rumah Warga di Ngebel

    Waspada Bencana Hidrometeorologi, Longsor Hantam Rumah Warga di Ngebel

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo |  Hujan deras yang mengguyur kawasan Ngebel pada Selasa malam (07/01/2025) kembali memicu longsor di Dukuh Sekodok, Desa/Kecamatan Ngebel. Material longsor menimpa rumah milik Slamet. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. “Ada suara bruk. Saya lihat, satu ruangan sudah terkena longsoran. Yang rusak itu lemari sama kursi. Saat kejadian tidak […]

    Bagikan
  • Bapanas Sidak Pasar Legi Ponorogo, Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Bulan Ramadan

    Bapanas Sidak Pasar Legi Ponorogo, Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Bulan Ramadan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Melonjaknya sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada bulan Ramadan 2026 mendorong Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Legi Ponorogo, Selasa (03/02/2026) pagi. Dalam sidak tersebut terungkap beberapa komoditas masih bertahan di harga tinggi, terutama cabai rawit yang mencapai Rp95 ribu per kilogram. Sidak […]

    Bagikan
  • Mobil Kijang Tabrak 3 Motor di Jalan Thamrin, 1 Pemotor Tewas, 1 Korban Luka Berat

    Mobil Kijang Tabrak 3 Motor di Jalan Thamrin, 1 Pemotor Tewas, 1 Korban Luka Berat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Thamrin Kota Madiun pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Mobil Toyota Kijang menabrak 3 sepeda motor dari arah berlawanan. Satu pengendara motor dilaporkan meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, dua lainnya mengalami luka-luka. Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil Kijang melaju dari arah […]

    Bagikan
  • Distribusi Banpang di Madiun Capai 77 Persen, Ditarget Rampung Lebih Cepat

    Distribusi Banpang di Madiun Capai 77 Persen, Ditarget Rampung Lebih Cepat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Penyaluran bantuan pangan (Banpang) periode Februari–Maret 2026 di Kabupaten Madiun dipastikan berjalan lancar. Pemerintah menjamin isu kenaikan harga plastik yang sempat mencuat tidak mengganggu distribusi program tersebut. Deputi III Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto, mengatakan seluruh kebutuhan pengadaan, termasuk karung kemasan, telah diantisipasi pemerintah. […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat. Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu.  “Industri padat karya itu menyerap […]

    Bagikan
expand_less