Berita Terkini
Trending Tags

Plt Wali Kota Cek Fasum serta Pasar Mojorejo, Matangkan Konsep Penataan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 147
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun cek fasum dan pasar Mojorejo. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meninjau sejumlah fasilitas umum (Fasum) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan OPD terkait pada Selasa (9/6/2026). Seperti pengecekan fasum di Jalan Janoko, Kelurahan Mojorejo Kecamatan Kartoharjo yang sebelumnya telah dibersihkan bersama masyarakat.

“Setelah dibersihkan tadi saya cek. Nanti fasum ini bisa dimanfaatkan lagi untuk masyarakat. Kami akan mengundang masyarakat, bahwa untuk apa fasum disitu.  Apakah nanti untuk olahraga, atau untuk aktivitas yang lain,” jelas Bagus.

Lebih lanjut, Pemkot Madiun juga telah merencanakan revitalisasi Pasar Mojorejo yang berada di Jalan Mastrip. Konsep pembangunan tengah dimatangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Dinas Perdagangan Kota Madiun.

“Kemarin itu sudah dipaparkan desain dari Pasar Mojorejo. Nah, dari desain Pasar Mojorejo ini kita melihat bagaimana nanti fungsi dari revitalisasi Pasar Mojorejo ini sesuai dengan harapan,” imbuhnya.

Di Pasar Mojorejo ini terdapat penjual soto yang menjadi langganan banyak orang. Selain itu, juga terdapat beberapa pedagang barang antik di lokasi tersebut. Penataan nantinya ditargetkan Pasar Mojorejo lebih nyaman dan ramai pengunjung.

“Di dalam ini kan pedagang soto dan juga teman-teman pedagang barang antik. Tidak merubah dalam konteks bangunannya, tetapi bagaimana nanti menata kembali supaya nanti bisa dimanfaatkan secara maksimal, lebih bersih,” tegas Plt Wali Kota.

Bagus menegaskan pedagang Pasar Mojorejo tidak akan direlokasi. Namun, mereka tetap harus menyesuaikan selama proses pembangunan. Penataan lokasi pedagang pun juga ditempatkan agar lebih representatif.

“Enggak ada relokasi. Jadi tetap di sini, cuman bagaimana nanti sekitar lingkungan bersih, terus genteng-gentengnya nanti akan diganti begitu, sehingga kelihatan orang itu makan nyaman,” pungkas Bagus Panuntun. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD 2025–2029. Forum yang digelar pada (21/08/2025) itu mempertemukan Pemkab, DPRD, serta sejumlah pemangku kepentingan, dan menghasilkan kesepakatan strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan jangka menengah. Dalam kesempatan […]

    Bagikan
  • Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kabupaten Ponorogo menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026). Pemantauan hilal dilaksanakan di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Sejak pukul 16.00 WIB, petugas Kemenag bersama sejumlah pihak terkait telah bersiaga di lokasi yang berada […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Perkuat Integritas Pemerintahan Lewat Penerapan GRC

    Pemkab Madiun Perkuat Integritas Pemerintahan Lewat Penerapan GRC

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertema “Governance, Risk Management, and Compliance untuk Mewujudkan Kabupaten Madiun Bersahaja”, yang diselenggarakan di Hotel Aston Madiun, Selasa (07/10/2025). Acara dibuka langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Damkar Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kantor KPU Kota Madiun 

    Damkar Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Kantor KPU Kota Madiun 

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun berhasil mengevakuasi sarang tawon vespa dari lingkungan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun, Senin (28/07/2025). Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan dari pihak KPU terkait keberadaan tawon berukuran besar yang membahayakan lingkungan sekitar, termasuk sekolah-sekolah di dekatnya. Menurut Bambang Hariwahyudi, Penata Layanan Operasional Damkar […]

    Bagikan
  • Angka Stunting di Saradan Tinggi, Pemprov Jatim dan Pemkab Madiun Kerahkan Bantuan Gizi

    Angka Stunting di Saradan Tinggi, Pemprov Jatim dan Pemkab Madiun Kerahkan Bantuan Gizi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Madiun mempercepat intervensi penurunan stunting di Kecamatan Saradan lantaran menjadi kawasan dengan angka kasus tertinggi. Program pemberian makanan bergizi digelar di Balai Desa Sumbersari, menyasar 200 balita dari 15 desa. Kepala Bakorwil I Madiun, Heru Wahono Santoso dalam sambutannya menyatakan penurunan angka stunting di Jawa […]

    Bagikan
  • Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    Ratusan Hektar Cengkeh Mati Diserang Bakteri, Petani Rugi Puluhan Juta

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan hektar tanaman cengkeh di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, mati akibat serangan Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC). Serangan penyakit tanaman ini membuat petani mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah karena gagal panen. Kondisi memprihatinkan itu tampak di Desa Kare, Senin (20/10/2025). Hampir seluruh pohon cengkeh di lahan warga tampak gundul […]

    Bagikan
expand_less