Plt Wali Kota Cek Fasum serta Pasar Mojorejo, Matangkan Konsep Penataan
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 35
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meninjau sejumlah fasilitas umum (Fasum) bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan OPD terkait pada Selasa (9/6/2026). Seperti pengecekan fasum di Jalan Janoko, Kelurahan Mojorejo Kecamatan Kartoharjo yang sebelumnya telah dibersihkan bersama masyarakat.
“Setelah dibersihkan tadi saya cek. Nanti fasum ini bisa dimanfaatkan lagi untuk masyarakat. Kami akan mengundang masyarakat, bahwa untuk apa fasum disitu. Apakah nanti untuk olahraga, atau untuk aktivitas yang lain,” jelas Bagus.
Lebih lanjut, Pemkot Madiun juga telah merencanakan revitalisasi Pasar Mojorejo yang berada di Jalan Mastrip. Konsep pembangunan tengah dimatangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Dinas Perdagangan Kota Madiun.
“Kemarin itu sudah dipaparkan desain dari Pasar Mojorejo. Nah, dari desain Pasar Mojorejo ini kita melihat bagaimana nanti fungsi dari revitalisasi Pasar Mojorejo ini sesuai dengan harapan,” imbuhnya.
Di Pasar Mojorejo ini terdapat penjual soto yang menjadi langganan banyak orang. Selain itu, juga terdapat beberapa pedagang barang antik di lokasi tersebut. Penataan nantinya ditargetkan Pasar Mojorejo lebih nyaman dan ramai pengunjung.
“Di dalam ini kan pedagang soto dan juga teman-teman pedagang barang antik. Tidak merubah dalam konteks bangunannya, tetapi bagaimana nanti menata kembali supaya nanti bisa dimanfaatkan secara maksimal, lebih bersih,” tegas Plt Wali Kota.
Bagus menegaskan pedagang Pasar Mojorejo tidak akan direlokasi. Namun, mereka tetap harus menyesuaikan selama proses pembangunan. Penataan lokasi pedagang pun juga ditempatkan agar lebih representatif.
“Enggak ada relokasi. Jadi tetap di sini, cuman bagaimana nanti sekitar lingkungan bersih, terus genteng-gentengnya nanti akan diganti begitu, sehingga kelihatan orang itu makan nyaman,” pungkas Bagus Panuntun. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





